> Frans

Itulah yang saya kira akan menjadi persoalan
"teknis"nya.
Disamping undang undang , peraturan dan alasan
alasan lain , Hakim mempunyai
otorisasi berdasarkan " keyakinan
halim" berdasarkan rasa keadilan .



Si Abah.


   numpang tanya,
> kalau di pengadilan
kan berlaku asas praduga tak bersalah?
> jadi Lapindo tidak bisa
di tuntut, kalau ada keragu-raguan atau pendapat
> bahwa ledakan
tersebut bisa saja terjadi di tempat lain jika tidak ada
> sumur
BP-01 karena pressure dari lumpur nya memang mencari-cari titik yang
> paling lemah untuk keluar menstabilkan pressure. dan lokasi sumur
BP-1
> kebetulan merupakan titik lemahnya (bisa saja menjadi lemah
karena
> pemboran)
> apakah benar pernyataan diatas?
> memang benar BP-01 yang merupakan titik awal semburan lumpur nya,
tetapi
> kalau misalnya tidak menyembur di sumur tersebut apakah
lumpur tersebut
> tidak meluap ke permukaan ditempat lain?
> bagaimana membuktikan ini benar atau salah?
> saya bukan
mau berpihak ke siapa2, tetapi yang penting rakyat disana sudah
>
terlalu lama menderita. tetapi seperti yang kita semua tahu, kalau 
kita
> menunggu sampai pressure lumpur yang dibawah permukaan
menjadi stabil
> dengan pressure diatas permukaan sehingga tdk ada
semburan lagi, maka
> mungkin kita akan menunggu cukup lama, dan
harus dilakukan langkah konkrit
> untuk mengurangi penderitaan
rakyat yang terlibat.
> ini sekedar opini saya.
> fbs
> 
> 
> ----- Original Message ----
>
From: yanto R.Sumantri <[EMAIL PROTECTED]>
> To:
[email protected]
> Sent: Friday, August 1, 2008 1:43:33 PM
> Subject: Re: [iagi-net-l] "Lusi" MV Origin : The Debate
Continues
> 
> 
> 
> 
>>Rekan
rekan
> 
> Saya takut bahwa dalam pengadilan nanti
> ,Hakim akan sangat terpengaruh oleh opini yang terbentuk 
>
dimasyarakat luas.
> Sebagai  hakim maka hakim ataupun Dewan
Hakim
> berkuasa atas dasar "keyakinan" - yang ada pada
dirinya utuk
> memutuskan perkara.
> Memang sebagai suatu 
kejadian alam ,
> peristiwa Lusi memberikan persoalan yang sangat
berat kepada Bangsa
> Indonesia yang sedang dilanda masalah
"kepercayaan " satu sama
> lain ( antara warga dengan
warga , antara para politisi dengan politisi
> lain , antar
birokrat dan aparat pengak hulum , bahkan anyar
>
institusi/lembaga tinggi negara).
> SEMPURNA lah  kesulitan
> kesulitan ini menimpa bangsa >!!!!!!
> 
>
Kembali pada Lusi (
> Lu..............siiiiih).
> 
> Saya sependapat dengan Awang memang
> ada dua pendapat ,
tetapi menurut saya  yang jelas dan dominan
> kemudian dalam
peran-nya dengan mud flow yang se - abrek adalah KONDISI
> GEOLOGI
. 
> Jadi apapun yang men "trigger" terjadinya
>
mud flow , tetaplah kondisi geologi memegang peran yang paling ominan.
> Kalau ini diterima sebagai fakta alam , apakah layaku yang
metnyebakan
> ataau men "strigger" terjadinya mud flow
diwajibkan menanggung
> seluruh kerugian yang timbul ?????
> 
> Saya percaya dalam kondisi
> tidak adanya saling
percaya  dalam masyarakat kita , apaun keputusan
> pengadilan  ,
akan terjadi gonjang ganjing yang tidak akan
> berkesudahan .
> 
> Apakah saya terlalu pesimis  ?????
> 
>
Si Abah
> 
> 
> 
> 
>   Apa
penyebab erupsi
> "Lusi" (Lumpur Sidoarjo) rupanya telah
menjadi bahan
>>
> perdebatan dari ruang pengadilan,
jurnal-jurnal ilmiah, seminar-seminar
>> nasional dan
internasional, diskusi internet di milis-milis,
> sampai
>> obrolan di café atau warung kopi. Peliputan media
> cetak dan elektronik
>> yang luas atas issue ini telah
menyebabkan
> kasus Lusi diketahui umum di
>> mana pun.
Dua school of thought
> yang menjadi bahan perdebatan telah
>> mengerucut menjadi dua : (1)
> gempa Yogyakarta 27 Mei
2006 sebagai
>> penyebab, dan (2) pemboran
> sumur
eksplorasi Banjarpanji-1 (Lapindo
>> Brantas, Mei 2006)
> sebagai penyebab. Walaupun, sepengamatan saya, orang
>>
awam lebih
> banyak berpihak kepada teori nomor (2) &ndash;
itu sebagian besar
>> karena pemberitaan media; tidak begitu
yang terjadi dengan
> perdebatan di
>> antara para
ahli. Kedua kubu pemikiran sama kuat,
> ahli-ahli di masing
kubu
>> bertahan dengan pendapatnya. Perbedaan
>
pendapat para ahli yang dipanggil
>> sebagai saksi ahli
dalam
> pengadilan telah
>>  menyebabkan kasus tersebut
tidak dapat segera
> tuntas diadili. Minggu ini
>> pun,
pengadilan negeri Jawa Timur
> mulai memanggil kembali beberapa
saksi
>> ahli untuk dimintai
> keterangan.
>> 
>> Apakah nanti pada akhirnya akan
>
diperoleh kesepakatan di antara para ahli
>> ? Saya tak yakin
akan
> itu. Apakah nanti pada akhirnya akan diputuskan oleh
>> pengadilan
> satu penyebab ? Mungkin saja, tetapi
sebenarnya pengadilan
>> bukan
> lembaga yang dengan
tepat bisa memutuskan hal itu. Perdebatan ilmiah
>> dalam ilmu
apa pun memang susah diselesaikan, kita telah punya
> banyak
>> contohnya. Perdebatan akan selesai ketika ada bukti kuat
> yang bisa
>> mendiamkan semua perdebatan dan terpaksa
satu pihak
> harus mau menerima
>> pendapat pihak
lainnya.
>> 
>>
> Contoh saja, apakah kita
masih mau mendebat teori plate tectonics
> ketika
>>
bukti pengukuran-pengikuran GPS menujukkan bahwa semua
> benua
saat ini
>> tengah bergerak dan mantle tomography
menunjukkan
> bahwa kerak samudra
>> sedang menyusup di
bawah benua ? Pada saat
> baru diumumkan, teori ini
>>
memicu perdebatan yang sengit lebih
> dari 20 tahun. Contoh lain,
apakah
>> kita masih percaya dengan
> teori geosentris
ketika bukti-bukti astronomi
>> dengan gamblang
>
menunjukkan bahwa Bumi walaupun planet hidup bukan pusat
>>
Alam
> Semesta ? Bahkan, Matahari kita pun bukan (heliosentris).
Kita juga
>> punya contoh perdebatan yang tak kunjung selesai,
misalnya antara
> yang
>> percaya dan tidak teori
evolusi (tahun depan, perdebatan
> ini akan memasuki
>>
tepat 150 tahun).
>> 
>>
> Kembali ke Lusi,
melihat perdebatan yang mungkin tak akan mudah
>>
>
diselesaikan, maka AAPG (American Association of Petroleum Geologists)
>> dalam pertemuan tahunan internasionalnya yang pada tahun
2008
> ini
>> akan digelar di Capetown, South Africa,
26-29 Oktober 2008,
> akan
>> mengadakan acara khusus
tentang Lusi dalam program
> teknisnya. Sesi khusus
>>
ini diberi judul &rdquo;Lusi Mud Volcano
> : Earthquake or
Drilling Trigger&rdquo;.
>> 
>> Di dalam
> acara ini akan diberi kesempatan kepada tokoh-tokoh dari dua
kubu
>> pemikiran menyampaikan pendapatnya. Acara sidang ilmiah
ini akan
> diketuai
>> oleh Jon Gluyas (Fairfield
Energy, Middlesex, England)
> yang dijamin AAPG
>> akan
bertindak &rdquo;fair&rdquo; alias
> netral. Berikut
judul-judul presentasi yang
>> akan digelar :
>> 
>>
>> &rdquo;Causes and Triggers of the Lusi Mud
> Volcano, Indonesia&rdquo; (Mazzini,
>> Svensen,
Planke,
> Akhmanov)
>> &ldquo;East Java Mud Volcano
(Lusi) : Drilling Facts
> and Analysis&rdquo; (Istadi)
>> &ldquo;The Lusi Mud Eruption of
> East
Java&rdquo; (Tingay, Heidbach, Davies, Swarbrick)
>>
> &ldquo;The East Java Mud Volcano (2006 to Present) : An
Earthquake or
> Drilling
>> Trigger&rdquo; (Davies,
Brumm, Manga, Swarbrick,
> Rubiandini, Tingay)
>> 
>> Acara ditutup oleh presentasi
> tentang deformasi Lusi
akibat erupsinya :
>> 
>>
>>
>
&ldquo;Deformation due to Eruption of a Mud Volcano : The Lusi Mud
> Volcano
>> (2006-Present), East Java&rdquo; (Abidin,
Davies,
> Kusuma, Sumintadiredja,
>> Andreas,Gamal)
>> 
>>
> &ldquo;We need to agree first on
the cause, so we expect an active
> debate&rdquo;, kata
>> John Snedden (ExxonMobil), penggagas acara
> perdebatan
itu. Apakah bisa
>> diharapkan dalam acara sekitar dua
> jam itu akan terjadi persetujuan
>> tentang penyebab
Lusi ? Saya
> meragukannya.
>> 
>>
Pertemuan-pertemuan ilmiah (seminar)
> tentang penyebab Lusi telah
beberapa
>> kali diadakan baik di
> Indonesia maupun di
luar negeri (Australia, Amerika,
>> Eropa),
> baik
mempertemukan dalam satu ruangan tokoh-tokoh masing kubu
>>
> pemikiran, maupun tidak (masing-masing kubu pemikiran mengadakan
>>
> pertemuannya sendiri).
>> 
>>
Publikasi kunci tentang kedua
> penyebab ini pun telah beredar
:
>> 
>> Davies, R.,
> Swarbrick, R., Evans,
R., Huuse, M., 2007, Birth of a mud
>>
> volcano : East
Java, 29 May 2006, GSA Today, 17, p. 4-9.
>> 
>>
Mazzini, A., Svensen, H., Akhmanov, G.G., Aloisi, G., Planke,
>
S.,
>> Sørenssen, M., Istadi, B., 2007, Triggering
and
> dynamic evolution of the
>> LUSI mud volcano,
Indonesia, Earth and
> Planetary Science Letters, 261
>> (2007), p. 375-388.
>>
> 
>>
Presentasi kunci yang pernah dilakukan tentang kedua pendapat
>
ini adalah :
>> 
>> Brumm, M., Manga, M., Davies,
R.J.,
> 2007, Did an earthquake trigger the
>> eruption
of the Sidoarjo
> (LUSI) mud volcano ?, American Geophysical
Union,
>> Fall Meeting,
> December 2007.
>>

>> Svensen, H., Mazzini, A., Akhmanov,
> G.G.,
Aloisi,G., Planke, S.,
>> Sørenssen, A., Istadi, B.,
> 2007, Triggering and dynamic evolution of the
>> LUSI
mud volcano,
> Indonesia, American Geophysical Union, Fall
Meeting,
>> December
> 2007.
>> 
>> Beberapa publikasi penting yang berhubungan
> dengan
hal gempa dan mud
>> volcano yang baik dipelajari adalah
> :
>> 
>> Manga, M. and Brodsky, E., 2006,
Seismic
> triggering of eruptions in the
>> far field :
volcanoes and
> geysers, Annu. Rev. Earth Planet. Sci, 34, p.
>> 263-291.
>>
> 
>> Mellors, R.,
Kilb, D., Aliyev, A., Gasanov, A., and
> Yetirmishli, G., 2007,
>> Correlations between earthquakes and
> large mud
volcano eruptions, Journal
>> of Geophysical Research,
> vol. 112.
>> 
>> Demikian, adalah perlu
dikaji terus dengan
> pikiran terbuka dan kepala
>>
dingin kedua kemungkinan penyebab
> Lusi ini.
>> 
>> Kalau ada rekan-rekan milis yang nanti
> kebetulan akan
ke Capetown, South
>> Africa untuk menghadiri
>
pertemuan internasional 2008 AAPG, jangan
>> dilupakan acara
> perdebatan Lusi di sana. Walaupun perdebatan tersebut
>>
bukan
> untuk pertama kalinya digelar, tetap menarik untuk
disaksikan, siapa
>> tahu kita menemukan kunci-kunci ke arah
pemecahan yang lebih
> baik.
>> 
>>
Salam,
>> awang
>>
>>
> 
>>
> 
> 
> --
>
_______________________________________________
> Nganyerikeun
hate
> batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma
hirupna pada
> ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu
lakonan.
> 
> 
>
--------------------------------------------------------------------------------
> PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
> * acara utama: 27-28 Agustus
2008
> * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
>
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
> * batas akhir
penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
> * abstrak / makalah
dikirimkan ke:
> www.grdc.esdm.go.id/aplod
> username:
iagi2008
> password: masukdanaplod
> 
>
--------------------------------------------------------------------------------
> PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
> * pendaftaran calon
ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
> * penghitungan suara: waktu PIT
IAGI Ke-37 di Bandung
> AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG
JUGA!!!
> 
>
-----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website:
http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123
0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net
Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI
or others. In no event
> shall IAGI and its members be liable for
any, including but not limited to
> direct or indirect damages, or
damages of any kind whatsoever, resulting
> from loss of use, data
or profits, arising out of or in connection with
> the use of any
information posted on IAGI mailing list.
>
---------------------------------------------------------------------
> 
> 


-- 
_______________________________________________
Nganyerikeun hate
batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada
ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.

Kirim email ke