ga semudah itu sodara Firman, it's too good to be true....dan kalo pun
bisa, saya yakin juga ga bakal ada kesimpulannya....dan parahnya
lagi...kalopun nantinya ada kesimpulan pun, ga bisa mengikat secara
hukum...dan kalopun bisa mengikat secara hukum, psti dipilih kesimpulan yg
menguntungkan pihak2 tertentu...
akhrinya mirip debat para pemuka agama tentang agama mana yg paling
benar...ga bakal ada titik temunya, semua punya pendapatnya masing2 dan
sulit menerima pendapat yang lain..belum lagi masing2 punya kepentingan yg
berbeda-beda...
lagipula tidak ada seseorang yang bener2 ahli di dua bidang sekaligus
seperti drilling & struktur geologi...., ibarat leo messi ga mungkin jago
jadi striker dan kiper sekaligus...
maap saya terlalu pesimis
cheers,
YP
Firman Fauzi
<[EMAIL PROTECTED]
o.uk> To
[email protected]
10/29/2008 07:13 cc
PM
Subject
[iagi-net-l] Sudahi Debat
Please respond to Berkepanjangan Ini
<[EMAIL PROTECTED]
.id>
Dear IAGI netters,
Mengenai hasil diskusi baik di BPPT dulu, tim yang dikomandoi oleh Pak
Rubi, Tim Lapindo, juga diskusi terakhir di Cape Town, saya melihat kita
semua jalan di tempat. Tidak aja kemajuan sama sekali. Masing-masing
kelompok hanya menggunakan data masing2 yang mereka anggap benar lalu
menganalisa dan menyimpulkan sesuai dengan keyakinan sendiri yang memang
sudah dipegang teguh sejak awal perdebatan. Berangkat dari struktur
berpikir masing2 dan kesimpulan sendiri2 itulah maka akhirnya ketika
bertemu di ajang perdebatatan ilmiah yang ada malah debat kusir
berkepanjangan dengan hasil teteeep aja kesimpulan sendiri yang benar.
Jika memang semua dari kita memiliki benar2 berniat untuk tidak membiarkan
hal ini berlarut2, sebenarnya tidak sulit. Tinggal marilah kita duduk
bersama, mulai dari titik awal lagi dengan set data yang benar. Mari kita
semua pelototi bersama set data itu. Siapa yang boleh hadir? Dua kubu yang
bersilang pendapat, yaitu kubu yang menyimpulkan bahwa LUSI adalah murni
akibat proses pemboran BJP-1, dan kubu yg menyimpulkan LUSI adalah murni
fenomena mud volcano yg dipicu oleh gempa Jogja. Tidak sulit mencari siapa
yang perlu hadir di situ: Pak Bambang Istadi, Pak Sawolo, Pak Manzini, Pak
Awang, dan yang lain yang menyimpulkan bhw LUSI berkaitan dengan gempa
Yogya. Lalu siapa lagi? Pak Nyoto, Pak Rubi, Pak Davis, Pak Tingay, Pak
Kusuma, Pak Mino, dan banyak lagi yang menyimpulkan bahwa LUSI adalah
akibat dari pemboran BJP-1. Lalu orang2 seperti saya yang haus akan
pembelajaran, orang-orang yang terus terang ingin mengetahui apa sebenarnya
yang terjadi.
Lalu apa yang mesti dilakukan? Bikin janjilah Bapak-bapak semua, kapan, di
mana, berapa lama, bongkar data set yang ada, QC data setnya apakah data
tersebut benar atau rekayasa, lalu sepakat lah bila set data tersebut sudah
benar. Nah kemudian berdebatlah. Berdebatlah sejadinya dengan berdasarkan
pada set data yang sudah di-QC tadi. Mana mudlognya, mana tabel lumpurnya,
mana hidrolikanya, mana deskripsi cuttingnya, mana d-exponent-nya, mana
analisa kromatografnya, mana pendekatan gradien fracturenya, mana real time
recordnya, mana loss-nya, mana kicknya, berapa shut in pressure-nya, Kujung
tertembus atau tidak, berapa leak of test di dekat casing shoe terakhir,
mengapa tidak set casing sebelum menembus zona tekanan formasi yang
berbeda, atau apakah memang sudah menembus rezim tekanan yang berbeda, mana
ini, mana itu, mengapa begini dan begitu, kenapa rig release setelah stuck
terjadi, apakah semburan terjadi di BJP-1 atau di jarak 50m atau 150m, atau
200m, mana yang benar, mana yang tidak tepat, bla bla bla dan bla bla bla.
Ketika kita berdebat sejadinya sambil memelototi data yang sama, insya
Allah kita semua akan menuju ke satu arah kesimpulan, insya Allah kita akan
mencapai titik temu.
Pertanyaan saya adalah, kenapa kita gak melakukan ini secepatnya? Apakah
masing2 terlalu gengsi untuk memulai. Atau jangan2 tiap kelompok sama
berpikir bahwa kelompok yang satu membela kepentingan politik tertentu, dan
demikian pula sebaliknya. Akhirnya yang ada hanya kekonyolan semata.Ayolah
secepatnya, biar jangan kita berlama2 berdebat kusir tak berujung dan lalu
di selingi olok2an tak perlu. Ayo kita bikin pertemuan ini, minta izin
company masing-masing, kalau perlu usahakan adanya instruksi resmi dari
negara untuk menunjuk orang-orang tersebut untuk cuti barang 1-2 minggu
agar hanya dan hanya berkonsentrasi memelototi set data yang benar tentang
pengeboran BJP-1.
Demi kebaikan bangsa ini, dan demi perkembangan ilmu geologi.
Salam,
Firman Fauzi
This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
recipient(s) named above. It may contain confidential or legally
privileged information and should not be copied or disclosed to, or
otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
please contact the sender and delete the e-mail from your system.
--------------------------------------------------------------------------------
serah-terima pp-iagi: senin sore, 13 oktober 2008
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL
pasukan sedang disusun, hanya satu IAGI...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo, segera pula siapkan utk PIT IAGI ke-38
dg tuan-rumah adalah PENGDA JATENG
* mungkin di semarang
* mungkin pula di solo
* mungkin juga join dg HAGI dll.
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------