Pak Awang & Pak Setiabudi,


Seingat saya beberapa tahun lalu hal ini terjadi di Danau Maninjau, Sumbar. 
Keluarnya gas sulfur dari dasar danau mengakibatkan pH air turun drastis 
sehingga ikan2 di danau & tambak petani banyak yang mati. Pak Awang, saya 
kurang mengerti maksud kawah gunung api berstatus dormant. Apakah sudah tidak 
aktif lagi? Kemudian munculnya gejala ini apakah murni hanya aktifasi sesar2 
disekitar danau tersebut, atau memang gejala kembali aktifnya gunung tersebut?



Terima kasih Pak



Andri



-----Original Message-----
From: Awang Satyana [mailto:[email protected]]
Sent: Friday, January 09, 2009 1:56 PM
To: [email protected]; Forum HAGI
Subject: Re: [iagi-net-l] Erupsi Sulfida dari bawah danau .....ribuan ton ikan 
mati !!!



Pak Setiabudi,



Sambil lalu, saya sempat menyaksikan tayangan hal ini di sebuah televisi. 
Karena tak menyimak dengan baik alias sambil berlalu, saya tak tahu itu 
kejadian di danau mana, tetapi memang di Sumatra, dan baru tahu juga kalau 
penyebabnya oleh semburan sulfida dari dasar danau.



Ekshalasi gas sulfida (sulphide gas venting) umum ditemukan di danau-danau yang 
sebenarnya merupakan kawah-kawah kompleks gunungapi berstatus dormant. 
Misalnya, dua dari tiga danau kawah di Kelimutu Flores adalah danau dengan 
serupsi gas sulfida yang kuat (saya mengulas tentang hal ini bulan lalu di 
milis ini). Yang menyembur bukan hanya gas belerang, tetapi biasanya juga 
dengan metana, CO2, atau CO. Sebagian gas2 ini kita tahu bersifat toksik. Gas 
sulfur saat bereaksi dengan air bisa menghasilkan H2SO4 (asam belerang) atau 
H2S. Mungkin itu yang meracuni ikan-ikan di danau.



Danau-danau di Sumatra, yang berlokasi di sepanjang Bukit Barisan sebagian 
adalah sisa-sisa kawah gunungapi Kuarter atau yang lebih tua, maka fenomena 
seperti di atas bisa saja terjadi.



Tetapi ikan mati secara masal juga bisa terjadi karena limbah (misalnya oleh 
eutrofikasi ganggang atau eceng gondok) atau penyakit endemik seperti akibat 
virus. Misalnya, di Danau Toba, pada November 2004, puluhan juta ekor Ikan Mas 
yang dibudidaya warga ditemukan mati secara serentak akibat terserang virus koi 
herpes yang mengakibatkan kerugian miliaran rupiah.



Maka bila benar ribuan ton ikan mati di danau Sumatra baru2 ini akibat suphide 
gas venting di bawah danau, diperlukan juga penelitian geologi/volkanologi 
danau tersebut.



salam,

awang





--- On Fri, 1/9/09, Setiabudi Djaelani <[email protected]> wrote:



From: Setiabudi Djaelani <[email protected]>

Subject: [iagi-net-l] Erupsi Sulfida dari bawah danau .....ribuan ton ikan mati 
!!!

To: "[email protected]" <[email protected]>

Date: Friday, January 9, 2009, 11:33 AM



Kemarin pagi saya mendengar berita radio, ribuan ton ikan setiap hari mati di

danau ? (Sumatra) akibat keluarnya matrial sulfide dari bawah/ dasar  danau

tersebut.



Gejala geologi apakah gerangan itu ?  Mohon sharenya !! Apakah pernah terjadi

sebelumnya di tempat lain ??



Setiabudi Dj



--------------------------------------------------------------------------------

serah-terima pp-iagi: senin sore, 13 oktober 2008

ketua umum: LAMBOK HUTASOIT

sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL

pasukan sedang disusun, hanya satu IAGI...

--------------------------------------------------------------------------------

ayo, segera pula siapkan utk PIT IAGI ke-38

dg tuan-rumah adalah PENGDA JATENG

* mungkin di semarang

* mungkin pula di solo

* mungkin juga join dg HAGI dll.

-----------------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id

To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:

Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta

No. Rek: 123 0085005314

Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia

No. Rekening: 255-1088580

A/n: Shinta Damayanti

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/

IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

---------------------------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on

its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and

its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect

damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or

profits, arising out of or in connection with the use of any information posted

on IAGI mailing list.

---------------------------------------------------------------------








Kirim email ke