Pak Awang kalau tidak salah kutip, mungkin berita ini yang dimaksud oleh pak Setiabudi.
salam, Andi 09/01/09 02:16Upwilling Matikan Ribuan Ton Ikan Maninjau, Kerugian Rp134 M Padang (ANTARA News) - Belasan ribu ton bangkai ikan budidaya di Danau Maninjau, Sumatera Barat (Sumbar), yang mati akibat perubahan tekanan arus air dan kandungan oksigen atau dikenal musim "upwilling" (tuba belerang), mulai Kamis (8/1) siang dikubur massal di tepian selingkar danau itu. "Ikan dengan jumlah sangat besar itu dikubur dalam puluhan lubang ukuran besar yang digali dengan alat berat eskavator di selingkar danau," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Yosmeri kepada ANTARA di Padang, Kamis. Penguburan dilakukan masyarakat bersama-sama khususnya para nelayan usaha keramba apung Danau Maninjau. Bangkai ikan dikubur untuk menghilangkan bau menyengat dan ikan-ikan itu tidak bisa dijual atau dimanfaatkan karena telah mati dan membusuk. Ia menyebutkan, belasan ribu ton ikan itu mati sejak tiga hari terakhir, akibat terjadinya "upwilling" di Danau Maninjau. Normalnya ikan-ikan itu dipasok untuk kebutuhan pasar di Sumbar, Riau, Jambi dan Sumatera Utara yang dikirim setiap hari oleh para pengusaha perikanan Danau Maninjau. Kerugian materi akibat upwilling mencapai Rp134 miliar yang diderita sekitar 1.200 kepala keluarga (KK) nelayan keramba apung di Danau Maninjau yang mengusahakan lebih dari 13 ribu unit keramba apung di selingkar danau. Menurut dia, upwilling sebagai penyebab matinya ikan Maninjau terjadi karena perubahan arus air bawah permukaan danau yang naik ke permukaan. Akibatnya, tekanan oksigen terlarut dalam air menjadi berkurang dimana secara teknis kandungan oksigen menyusut menjadi sekitar dua PPm dari kondisi normal empat PPm. Kemudian kandungan amoniak dalam air meningkat menjadi sekitar 0,5 PPm dari kondisi normal 0,02 PPm. Dengan kondisi seperti itu menyebabkan kandungan belerang dalam air ikut menyebar yang kemudian membunuh ikan di Danau Maninjau yang juga telah kekurangan oksigen sehingga mati dalam jumlah sangat besar. Ia menyebutkan, upwilling terjadi akibat datangnya musim hujan dalam waktu lebih lama disertai angin badai yang mempengaruhi perubahan besar arus air di danau. Danau Maninjau berada di Kabupaten Agam, Sumbar, terletak sekitar 140 kilometer sebelah utara Kota Padang. Maninjau merupakan danau vulkanik berada pada ketinggian 461,50 meter di atas permukaan laut dengan luas sekitar 99,5 KM dan memiliki kedalaman maksimum 495 meter.(*) COPYRIGHT © 2009 --- Pada Jum, 9/1/09, Awang Satyana <[email protected]> menulis: Dari: Awang Satyana <[email protected]> Topik: Re: [iagi-net-l] Erupsi Sulfida dari bawah danau .....ribuan ton ikan mati !!! Kepada: [email protected], "Forum HAGI" <[email protected]> Tanggal: Jumat, 9 Januari, 2009, 1:55 PM Pak Setiabudi, Sambil lalu, saya sempat menyaksikan tayangan hal ini di sebuah televisi. Karena tak menyimak dengan baik alias sambil berlalu, saya tak tahu itu kejadian di danau mana, tetapi memang di Sumatra, dan baru tahu juga kalau penyebabnya oleh semburan sulfida dari dasar danau. Ekshalasi gas sulfida (sulphide gas venting) umum ditemukan di danau-danau yang sebenarnya merupakan kawah-kawah kompleks gunungapi berstatus dormant. Misalnya, dua dari tiga danau kawah di Kelimutu Flores adalah danau dengan serupsi gas sulfida yang kuat (saya mengulas tentang hal ini bulan lalu di milis ini). Yang menyembur bukan hanya gas belerang, tetapi biasanya juga dengan metana, CO2, atau CO. Sebagian gas2 ini kita tahu bersifat toksik. Gas sulfur saat bereaksi dengan air bisa menghasilkan H2SO4 (asam belerang) atau H2S. Mungkin itu yang meracuni ikan-ikan di danau. Danau-danau di Sumatra, yang berlokasi di sepanjang Bukit Barisan sebagian adalah sisa-sisa kawah gunungapi Kuarter atau yang lebih tua, maka fenomena seperti di atas bisa saja terjadi. Tetapi ikan mati secara masal juga bisa terjadi karena limbah (misalnya oleh eutrofikasi ganggang atau eceng gondok) atau penyakit endemik seperti akibat virus. Misalnya, di Danau Toba, pada November 2004, puluhan juta ekor Ikan Mas yang dibudidaya warga ditemukan mati secara serentak akibat terserang virus koi herpes yang mengakibatkan kerugian miliaran rupiah. Maka bila benar ribuan ton ikan mati di danau Sumatra baru2 ini akibat suphide gas venting di bawah danau, diperlukan juga penelitian geologi/volkanologi danau tersebut. salam, awang --- On Fri, 1/9/09, Setiabudi Djaelani <[email protected]> wrote: From: Setiabudi Djaelani <[email protected]> Subject: [iagi-net-l] Erupsi Sulfida dari bawah danau .....ribuan ton ikan mati !!! To: "[email protected]" <[email protected]> Date: Friday, January 9, 2009, 11:33 AM Kemarin pagi saya mendengar berita radio, ribuan ton ikan setiap hari mati di danau ? (Sumatra) akibat keluarnya matrial sulfide dari bawah/ dasar danau tersebut. Gejala geologi apakah gerangan itu ? Mohon sharenya !! Apakah pernah terjadi sebelumnya di tempat lain ?? Setiabudi Dj -------------------------------------------------------------------------------- serah-terima pp-iagi: senin sore, 13 oktober 2008 ketua umum: LAMBOK HUTASOIT sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL pasukan sedang disusun, hanya satu IAGI... -------------------------------------------------------------------------------- ayo, segera pula siapkan utk PIT IAGI ke-38 dg tuan-rumah adalah PENGDA JATENG * mungkin di semarang * mungkin pula di solo * mungkin juga join dg HAGI dll. ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. --------------------------------------------------------------------- Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

