Balik ke science....
mau nanya ........dulu waktu jaman perang dingin USA dan USSR,  katanya mereka 
sudah menyiapkan senjata untuk perang bintang.
awalnya katanya mau saling tembak2an satelit mata2 lawan.
tetapi banyak UFO analist (atau apapun namanya), menyatakan bahwa mereka (USSR 
& USA) sebenarnya bekerja sama membuat senjata untuk melawan UFO dari luar yang 
mau menyerang bumi.
lalu disebutkan bahwa senjata ini bisa dipakai sebagai alat unruk menembaki 
meteor yang akan masuk kedalam orbit bumi
sejenis laser kalau ngak salah.

(jadi tidak perlu mem bor meteor itu, lalu memasukkan bom kedalam lubangnya 
kayak salah satu film Holywood).

apa benar ada ngak sih senjata ini?

fbs




----- Original Message ----
From: Awang Satyana <[email protected]>
To: [email protected]; Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia 
<[email protected]>
Cc: Geo Unpad <[email protected]>; Eksplorasi BPMIGAS 
<[email protected]>
Sent: Saturday, February 21, 2009 12:56:10 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Bumi Hancur Lebur : 21 Desember 2012 (?!)

Pak Franc,
 
Nibiru – planet temuan Zecharia Sitchin, seorang sarjana ekonomi University of 
London yang menguasai bahasa2 kuno Ibrani, Sumeria, Babilonia, dan arkeologi 
Timur Tengah – sampai saat ini tidak diakui oleh mainstream astronomy, juga 
teori arkeologinya tak diakui oleh mainstream archeology. Meskipun demikian, 
asyik membaca petualangan penemuan planet ini sebab planet ini ditemukan bukan 
dengan teleskop, tetapi melalui artefak-artefak Babilonia dan Sumeria berumur 
ribuan tahun. Penemuan2 Sitchin terutama didasarkan atas mitos Enuma Elish, 
sebuah kisah penciptaan dunia yang ditemukan di reruntuhan perpustakaan 
Babilonia.
 
Buku-buku Sitchin, terutama seri Earth Chronicles (semuanya ada 6 
volume,1976-1998, Avon Books), tersebar luas dan banyak diterjemahkan ke dalam 
berbagai bahasa. Terjemahan dalam bahasa Indonesia, setahu saya belum ada. 
 
Seperti biasanya buku-buku yang controversial, ya boleh percaya boleh tidak. 
Membacanya membuat saya cukup berdebar, tercengang dengan berbagai hipotesis 
yang diajukan. Sebuah contoh tesis Sitchin yang terkenal adalah bahwa ada 10 
planet di Tata Surya, satu yang ditemukannya bernama Nibiru, sebuah planet 
dengan garis edar yang sangat elips, sehingga tak selalu bisa ditangkap 
teleskop pada saat diamati sebab saat itu sedang mengembara jauh. Planet ini 
dihuni kaum cerdas bernama Nefilim yang dijuluki Anunnaki, mereka adalah kaum 
ancient astronauts yang pernah mengunjungi Bumi untuk mencari emas. “Nefilim” 
atau “Anunnaki” adalah dewa2 junjungan bangsa Sumeria. Saat mereka datang ke 
Bumi, mereka berhadapan dengan peradaban kuno di Bumi termasuk orang2 Sumeria. 
Mereka datang dengan misi damai dan mengajarkan kecerdasan awal kepada bangsa2 
purba di Bumi. Bagaimana membuat ziggurat, mengangkat batu2 besar seperti di 
Stonehenge, berbahasa, dll. adalah
kecerdasan2 yang diajarkan oleh para Anunnaki (“yang turun dari Langit ke Bumi” 
artinya dalam bahasa Sumeria).
 
Sitchin mengklaim bahwa para Nefilim ini tercatat dalam Perjanjian Lama 
(Kejadian 6 : 4) dalam bahasa Yahudi semitic aslinya. Kata Nefilim tak akan 
dijumpai dalam Alkitab berbahasa Indonesia, juga dalam edisi terjemahan King 
James Version (KJV) –seri terjemahan Alkitab yang paling banyak dipakai; tetapi 
akan ditemukan namanya dalam Alkitab berbahasa Ibrani, dan juga ditemukan dalam 
Alkitab edisi American Standard. Alkitab bahasa Indonesia dan KJV menyebutnya 
sebagai “orang-orang raksasa”, tetapi Alkitab berbahasa Ibrani dan terjemahan 
American Standard menyebutnya “Nefilim”. Silakan dibandingkan Kejadian 6 : 4 di 
bawah :
 
“Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu 
sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan 
perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang 
gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.” (Alkitab bahasa 
Indonesia) 
 
Genesis 6:4  There were giants in the earth in those days; and also after that, 
when the sons of God came in unto the daughters of men, and they bare children 
to them, the same became mighty men which were of old, men of renown. (Alkitab 
KJV)
 
Genesis 6:4  The Nephilim were in the earth in those days, and also after that, 
when the sons of God came unto the daughters of men, and they bare children to 
them: the same were the mighty men that were of old, the men of renown. 
(Alkitab American Standard)
 
“Ha-Npiliym hayuw ba'arets bayamiym hahem wgam'achrey- ken 'sher yabo'uw bney 
ha-'Elohiym 'el- bnowtha'adam wyalduw lahem hemah hagiboriym 'sher 
me`owlam'anshey hashem”. (Alkitab bahasa Ibrani, ditransliterasi dari huruf2 
Ibrani-Aram)
 
Sedikit ulasan tentang ayat tersebut dalam bahasa Ibrani-Aram,  ‘hashem’ (men 
of renown) mempunyai makna orisinil : roket-roket berapi (!). Akar kata Yahudi 
semitic dari Nefilim adalah NFL (bahasa ini tak punya vocal), yang berarti 
“yang jatuh ke Bumi”.
 
Temuan Sitchin tentang Nefilim ini segera memicu perdebatan sampai sekarang di 
kalangan para ahli astronomi, arkeologi, teologi, dan spesialis bahasa-bahasa 
kuno. Seperti saya sebutkan di atas, mayoritas mainstream sciences menolak 
penemuan Sitchin ini. Misalnya, Prof.Michael Heiser, seorang ahli Hebrew Bible 
and Ancient Semitic Languages dari University of Wisconsin-Madison menolak 
dengan keras semua hipotesis  Sitchin tentang Nefilim dan Nibiru. Ia mengatakan 
bahwa Sitchin telah menyebarkan pseudosains, dan Nibiru dinamainya 
“pseudoscience planetary object”. Heiser juga mengritik dengan keras cara 
Sitchin menafsirkan artefak “plakat Berlin” –artefak Sumeria yang menjadi dasar 
semua hipotesis Sitchin.
 
Meskipun demikian, Sitchin berjasa dalam mengembangkan apa yang disebut 
arkeo-astronomi, yaitu astronomi berdasarkan artefak2 arkeologi. Seperti kita 
tahu, astronomi adalah ilmu pertama yang dikenal manusia saat mereka melihat 
bintang-bintang di langit, menyembahnya, mencatat pengamatan2-nya, dan 
meninggalkannya sebagai artefak2. Mainstream astronomy tak mengakui 
arkeo-astronomi, sebagaimana ia juga tak mengakui astrologi. Tetapi para 
pembela arkeo-astronomi mengklaim bahwa justru arkeo-astronomi bisa menjawab 
persoalan2 yang tak bisa dipecahkan oleh astronomi modern. Yang jelas, 
penemuan2 Zecharia Sitchin mendapat sambutan luas dikalangan ufologists, 
ancient astronaut theorists, dan conspiracy theorists (teori konspirasi ? ya, 
beberapa kelompok elit di dunia ini yang memegang peranan mengontrol dunia 
sangat mempercayai hal2 seperti ini dan ingin memanfaatkannya untuk kekuatan 
politik).
 
Lalu apa hubungan Nibiru dengan Desember 2012 ? Ini bisa dilihat kaitannya di 
dalam buku “2012 : Appointment with Marduk” (Burak Eldem, 2003 –Inkilap 
Publishing). Marduk adalah nama Babilonia untuk Nibiru. Penulis Turki ini 
mencoba menyempurnakan hipotesis Zecharia Sitchin. Eldem mengemukakan hipotesis 
bahwa periode siklus orbit yang tepat untuk planet Nibiru adalah 3661 tahun, 
dan periode tibanya planet ini ke Tata Surya adalah Desember 2012. Dari mana 
Eldem memperoleh hipotesis itu ? Ia menggunakan kalender bangsa Maya untuk 
memprediksi periode siklus Nibiru. Periode itu bersamaan dengan akhir sekaligus 
awal siklus besar kalender Maya yang jatuh pada 21 Desember 2012 dalam kalender 
Gregorian. Bangsa Maya percaya bahwa awal kalender mereka, yaitu tahun 3114 SM 
diawali dengan bencana global atau mulainya peradaban baru, begitu juga yang 
mereka yakini akan terjadi pada saat akhir siklus besar yang jatuh pada 2012. 
Mengapa bangsa Maya memulai
kalendernya pada 3114 SM ? Itu bersamaan dengan munculnya kebudayaan Sumeria di 
Mesopotamia pada 3100 SM, peradaban Inca dan Quechua di Peru, dan perkiraan 
pembangunan Stonehenge di Inggris. Menurut Sitchin periode itulah para Nefilim 
mengunjungi Mesopotamia. Buku controversial Burak Eldem, seperti biasanya, 
segera memicu perdebatan di kalangan para ahli astronomi dan arkeologi.
 
Tentang alignment Bumi dengan Nibiru. Kita sendiri belum yakin apakah Nibiru 
ada atau tidak. Ada pro dan kontra yang hebat tentang ini. Bila pun ada, 
hipotesis2 Sitchin tak menyebutkan suatu alignment, tetapi justru penghancuran. 
Sitchin mengemukakan hipotesis “Tiamat”, suatu planet yang semula terletak 
antara Mars and Yupiter. Suatu waktu antara 65 juta tahun – 4 milyar tahun 
lalu, Nibiru datang dan memotong orbitnya kemudian menghancurkannya. MakaTiamat 
pun menjadi asteroid2 di antara Mars dan Yupiter. Efek ini pun memiringkan 
sumbu Bumi. Sitchin juga mempostulasikan bahwa Pluto memulai sejarahnya sebagai 
“Gaga”, sebuah satelit Saturnus, yang oleh gangguan gravitasi saat Nibiru lewat 
telah tertarik dan menyimpang ke luar Neptunus.  
 
Begitulah, namanya hipotesis controversial, ya memang isinya controversial dan 
mencengangkan; tak heran segera menyulut perdebatan. 
 
Salam,
awang

--- On Fri, 2/20/09, Franciscus B Sinartio <[email protected]> wrote:

From: Franciscus B Sinartio <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Bumi Hancur Lebur : 21 Desember 2012 (?!)
To: [email protected], "Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia" 
<[email protected]>
Date: Friday, February 20, 2009, 7:49 PM

Pak Awang,
ada lagi yang cerita tentang Nibiru, planet yang baru ketahuan akhir2 ini.  dan
allignment dari semua planet matahari()Termasuk Nibiru), akan mengacaukan
gravitasi di bumi dan akan menyebakan ketidak seimbangan dari volkanik system,
mungkin termasuk magnetism.  Suhu di Afrika akan mencapai 50 derajat celsius, 
dst. dst.

katanya akan ada kegelapan total dalam 3 hari 3 malam.

kalau tgl 12 December 2012, itu berdasarkan tafsiran kalender Maya, bisa saja
meleset 2 atau 3 tahun atau lebih.

tetapi allignment ini benar2 akan terjadi .
kalau allignment ini yang terjadi akhir 1990 an dulu itu Nibiru ngak ikutan.

apakah Nibiru ini memang ada, dan apakah efeknya memang dasyat kalau terjadi
allignment entahlah.

terima kasih atas reference nya pak Awang.
bisa mulai cari2 buku2 ini, dan coba belajar tentang hal ini.

fbs




----- Original Message ----
From: Awang Satyana <[email protected]>
To: IAGI <[email protected]>; Geo Unpad
<[email protected]>; Forum HAGI <[email protected]>;
Eksplorasi BPMIGAS <[email protected]>
Sent: Friday, February 20, 2009 1:25:21 PM
Subject: [iagi-net-l] Bumi Hancur Lebur : 21 Desember 2012 (?!)

Seorang rekan meneruskan sebuah artikel  dalam suatu milis, berjudul “Pada
Tahun 2012 Bumi akan Hancur Lebur………. Siapkah Anda?? Artikel ini secara
garis besar berisi tentang akan dipenuhinya siklus besar (5125 tahun) kalender
Maya yang terkenal akurat itu pada 21 Desember 2012 -ekivalen kalender Gregorian
(Masehi). Menurut tradisi Maya, setiap awal perulangan siklus akan ditandai oleh
perubahan besar secara global. Ada yang menafsirkan perubahan itu sebagai Kiamat
Bumi lama, diganti Bumi baru, dan banyak lagi penafsiran. Artikel ini juga
dilengkapi dengan prediksi kejadian-kejadian geologi-astronomi-meteorologi sains
bersifat bencana yang juga mendukung 21 Desember 2012 sebagai “kiamat”. 

Saya nanti akan menanggapi penafsiran kalender Maya itu juga prediksi2 sains
yang katanya mendukungnya. Kali ini, saya akan menceritakan beberapa buku
terbaru yang saya baca terkait Kiamat. Beberapa buku banyak menyinggung geologi
sebagai penyebab Kiamat itu.

Bila kita membuka internet, menonton TV (Discovery Channel) atau bioskop
(Apocalyso -Mel Gibson), melihat buku-buku baru di toko buku; maka kita akan
disuguhi suatu issue : “kiamat” akan tiba pada 21 Desember 2012. Mengapa
kata kiamat saya beri tanda kutip ? Sebab, di antara para penulis buku-buku yang
berhubungan dengan issue ini ada yang percaya bahwa pada hari itulah benar-benar
kiamat akan datang, tetapi ada yang menulis bahwa pada hari itu bukan kiamat
yang terjadi, tetapi sebuah perubahan besar. Apapun itu, kalau boleh saya
menarik kesimpulan dari buku-buku itu, pada 21 Desember 2012 akan terjadi
sesuatu yang sangat besar secara global. Hanya, juga terjadi perbedaan pendapat
antara kejadian global yang negatif (bencana) dan yang positif (perubahan global
ke arah lebih baik).

Buku-buku apa saja yang saya maksudkan ? Buku-buku inilah yang memicu issue
yang “menakutkan” itu : 

Daniel Pinchbeck (2006) “ 2012 : The Return of Quetzalcoat”
(Penguin/Tarcher)

David Carson dan  Nina Sammons (2006) “ 2013 Oracle: Ancient Keys to the 2012
Awakening” (Council Oaks Publication)

Sri Ram Kaa dan Kira Raa (2006) "2012: You have a choice!: Archangelic
answers and practices for the quantum leap" (TOSA Publishing)

Hwee-Yong Jang (2007) "Gaia Project: 2012; The Earth's Coming Great
Changes"  (Llewellyn Publications)

Gregg Braden dkk. (2007) "The Mystery of 2012: Predictions, Prophecies
& Possibilities" (Sounds True Publication)

Whitley Strieber (2007) "2012: The War for Souls” (Tor Books)

Barbara Hand Clow (2007) "The Mayan Code" (Bear and Company)

Andrew Smith (2007) “The Revolution of 2012: Vol. 1, The Preparation” (Ford
Evans Publication)

Drunvalo Melchizedek (2007) “Serpent of Light” (Red Wheel/Weiser)

Lawrence E. Joseph  (2007) "Apocalypse 2012: A Scientific Investigation
into Civilization's End" (Broadway Publication)

Bila teman-teman ingin membaca review semua buku di atas, bisa membacanya
melalui google dan masuk ke amazon.com. 

Buku terakhir; Lawrence E. Joseph  (2007) "Apocalypse 2012: A Scientific
Investigation into Civilization's End" (Broadway Publication); dipilih
PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta (November 2008) untuk diterjemahkan ke dalam
bahasa Indonesia. Terjemahannya berjudul “Kiamat 2012 : Investigasi Akhir
Zaman” (diterjemahkan dengan baik oleh Sisilia Kinanti, dengan cover buku yang
sama dengan aslinya). Saya membeli buku setebal 287 halaman ini pada 1 November
2008 dengan harga Rp 45.000 (harga aslinya Rp 50.000).

Mengapa saya membeli buku ini ? Sebab sebagai seorang geologist, saya
tertantang untuk mempelajari analisis penulis yang seorang jurnalis dan ketua
dewan direksi Aerospace Consulting Corporation. Tulisnya di buku ini yang
berhubungan dengan geologi a.l. 


Medan magnet yang melindungi Bumi dari radiasi berbahaya telah retak di
berbagai tempat tanpa diketahui sebabnya. Rekahan terbesar terletak di atas
lautan antara Brazil dan Afrika Selatan, terbentang sepanjang 160.000 km yang
dikenal sebagai anomali Atlantik Selatan.


Supervolkano Yellowstone, yang meletus dahsyat setiap 600.000 hingga 700.000
tahun, sedang bersiap-siap untuk meletus lagi. Erupsi terakhir dengan kekuatan
setara terjadi di Danau Toba, Indonesia, 74.000 tahun lalu, menewaskan lebih
dari 90 % populasi dunia saat itu.

Klaim no. 1 adalah tantangan untuk solid earth geophysicist untuk menelitinya
sebab penulis buku ini mendapatkan info tersebut dari Pieter Kotze, ahli
geomagnetisme terkenal yang bekerja di Hermanus Magnetic Observatory. Klaim no.2
adalah tantangan bagi para ahli volkanologi. Silakan dijawab.

“Benarkah dunia akan kiamat pada 12 Desember 2012 ? Jangan melihat ke atas.
Percuma saja. Anda tidak bisa menghindar. Anda tidak bisa menggali lubang yang
cukup dalam untuk bersembunyi. Kiamat sebentar lagi, dan tak ada yang bisa Anda
lakukan untuk menghentikannya. “  - begitulah kalimat “menakutkan” yang
saya kutip dari cover belakang buku ini.

Penulis berkesimpulan tanggal 12 Desember 2012 akan terjadi sesuatu yang amat
sangat dahsyat karena bencana alam yang mahadahsyat dan global dengan berbagai
agen bencana alam (geologi, atmosfer, dan lain-lain). Uniknya, penulis juga
menyimpulkan satu tempat di Bumi di mana menurutnya tempat itu kebal dari Kiamat
2012. Lebih unik lagi, untuk memperoleh tempat di situ penulis memberi informasi
kisaran harga untuk membeli rumah di situ.

Penulis mengakhiri bukunya dengan sebuah nasihat berjudul “Semoga Selamat”.
Tulisnya, “Sikapi 2012 dengan serius, tapi jangan panik. Buatlah rencana
darurat, tapi jangan melakukan sesuatu secara sembrono. Ada pekerjaan yang harus
kita lakukan antara sekarang dan saat itu, ada banyak persiapan, baik dalam
masyarakat maupun secara pribadi, demi menghadapi ujian yang akan datang. Jika
hati kita bisa menerima semua itu, kita pasti juga akan menemukan cara untuk
menaklukkan ancaman itu.

Buku Joseph (2007) ini menggunakan sekitar 160 referensi dan 266 catatan kaki.
Referensi2 yang digunakannya kebanyakan diambilnya dari website, jurnal2 ilmiah
populer, tetapi jarang buku2 dari ilmu2 arus utama (mainstream sciences).
Beberapa buku yang controversial dan banyak diserang, digunakannya juga.
Meskipun begitu, tetap asyik membaca buku ini meskipun tak ada kewajiban untuk
mempercayainya.

Kalau buku Joseph (2007) membahas “kiamat” berdasarkan analisis2 sains dan
tradisi-tradisi beberapa masyarakat purba (bangsa Maya, bangsa Cina) dan sumber2
Kristen, maka sebuah buku bernuansa sama (Bolushi, 2006) yang saya beli pada
Juli 2008 membahas masalah kiamat berdasarkan tradisi dan agama Islam. Uniknya,
buku ini memberikan penafsiran yang lain dari Joseph, yaitu Oktober 2015.

Buku berjudul “Oktober 2015 Imam Mahdi akan Datang” ditulis oleh Jaber
Bolushi. Buku aslinya berjudul “Dzuhur al-Mahdi ‘am 2015 Nubu’ah
Qur’aniyah”, diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia pada tahun 2007 oleh
Ali Shofie dan Hamid Haddar, diterbitkan Papyrus Publishing, Jakarta.Tebal buku
311 halaman, saya masih membelinya di Gramedia dengan harga Rp 44.550 (tercantum
Rp 49.500).

Untuk orang-orang yang senang numerology, buku ini mengasyikkan sebab tesis
buku ini untuk sampai ke Oktober 2015 sebagai kedatangan Imam Mahdi menggunakan
Al-Jumal al Taqlidi dan al-Jumal al-Saghir, yaitu sebuah rangkaian rumus
hitungan angka peninggalan tradisi Arab kuno. Dengan petunjuk angka yang
didapat, orang bisa mengetahui tahun terjadinya sebuah peristiwa besar pada masa
depan. 

Dengan menggunakan rumus tersebut, penulis buku ini mengungkap beberapa
peristiwa besar yang akan terjadi di dunia ini dalam beberapa tahun mendatang,
di antaranya : 

-tahun 2014, 2019, 2029 akan ada ancaman asteroid ke Bumi yang menyebabkan
bencana alam dahsyat.
-tahun 2014 : bencana besar di Jazirah Arab
-tahun 2018 : kedatangan Isa al-Masih
-tahun 2019 : peghancuran Masjid Al-Aqsha, dsb., dsb..

Meskipun begitu, Jaber Bolushi mengakhiri bukunya dengan sebuah kotak bergaris
tepi tebal dengan tulisan di dalamnya, “Buku ini sama sekali tidak mewakili
pendapat dari mazhab atau kelompok tertentu, tetapi semata-mata hanyalah
pandangan pribadi penulis.”

Nah, seperti buku Joseph (2007) : “Kiamat 2012”, maka buku Bolushi (2006) :
“Oktober 2015 : Imam Mahdi akan Datang”, pun boleh dipercaya boleh tidak.

Tentang Kiamat, saya hanya percaya dan mengimani kata-kata yang tertuang dalam
Kitab Suci, “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak ada seorang pun yang tahu,
malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.”
(Matius 24 : 36)

“Hati-hatilah dan berjaga-jagalah !  Sebab kamu tidak tahu bilamanakah
waktunya tiba.” (Markus 13 : 33). 

“Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan
lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala
api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika
segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu
harus hidup.” (I Petrus 3 : 10-11).

salam,
awang

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
tunggulah 'call for paper' utk PIT IAGI ke-38!!!
akan dilaksanakan di Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
tunggulah 'call for paper' utk PIT IAGI ke-38!!!
akan dilaksanakan di Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke