Oki,
 
Daripada menjadi apokalyptic prophet, justru saya menanggapi pemberitaan2 media 
via internet, buku2, dan TV tentang 21 Desember 2012 sebagai hari Kiamat. 
Karena rating-nya tinggi, bisa dilihat berapa banyak buku2 beredar pada tahun 
2006-2007 tentang subyek ini, dan berapa banyak acara2 sejenis diputar di 
History Channel tentang ini. 
 
Daftar buku2nya ada di bawah seperti saya sudah posting, acara2 History Channel 
: 2012, End of Days (2006), Maya Doomsday (2007), The Last Days on Earth (2008) 
Seven Signs of the Apocalypse (2008) and Nostradamus 2012 (2008). Programs 
recounting past doomsdays: Comet Catastrophe (2007), Noah's Great Flood (2008) 
and Journey to 10000 B.C (2008). 
 
Ingat film The Day After Tomorrow ? Nah, dari sutradara yang sama (Roland 
Emmerich) tahun ini akan beredar film lain tentang Kiamat, berjudul "2012" 
dibintangi John Cusack. Kita tunggu saja tanggal edarnya, pasti menarik visual 
effect-nya.
 
Pemberitaan yang besar2-an ini akan memicu munculnya Sekte Hari Kiamat yang 
lain, kelompok yang meninggalkan semua pekerjaan, keluarga dan masyarakatnya, 
berkumpul di satu tempat menantikan kedatangan Tuhan. 
 
Sejarah dunia telah mencatat berbagai peristiwa tragis dari kehidupan para 
penganut ajaran sesat (bidah/sekte) tentang hari Kiamat, yang pada umumnya 
mengalami kekecewaan dan melakukan tindakan-tindakan konyol sebagai jalan 
keluar. Beberapa di antaranya : Sekte Kiamat Charles Taze Russel (1914 - Russel 
adalah pendiri Saksi Yehova sebelum kelompok ini pecah), Sekte Kiamat Jim Jones 
di Guyana (1978), Sekte Kiamat David Koresh (Texas, 1993), Sekte Kiamat Aum 
Shinri Kyo (Jepang 1995), Sekte Kiamat Mo Haeng-Ryong di Korea (2000), dan 
Sekte Kiamat Pondok Nabi Mangapin Sibuea di Bandung (2003). 
 
Semua tanggal hari Kiamat yang diprediksikan para pemimpin sekte ini tentu 
meleset sebab sampai sekarang dunia belum kiamat; diperbaiki lagi oleh mereka, 
meleset lagi, dst. dst. Para pendiri sekte2 ini adalah biasanya penekun Kitab 
Suci, yang merasa mendapat penglihatan atau pendengaran Tuhan tentang Hari 
Kiamat. Padahal dalam agama Kristen, mereka lupa bahwa hari H itu akan 
dirahasiakan Allah dan tak dibuka kepada siapa pun (Matius 24 : 36), masakan 
Allah melanggar perkataan-Nya sendiri ? Maka janganlah percaya kepada siapa pun 
yang mengatakan bahwa suatu hari H adalah hari Kiamat.
 
Tetapi 21 Desember 2012, bukanlah suatu keputusan sekte Kiamat tertentu. 
Tanggal itu ditemukan sekian banyak peneliti dan penulis dengan berbagai metode 
yang rumit. Mereka mengklaim dasarnya adalah sains dan sejarah, bukan bisikan 
atau vision dari Tuhan. Tetapi, buku2 yang dikeluarkan tentang hal ini tak 
diakui mainstream sciences. Mainstream sciences menganggap penulis2 tersebut 
mempopulerkan pseudosciences. Maka, banyak pro dan kontra tentang ini. Kemudian 
karena rating tentang masalah ini sangat tinggi, maka ramailah2 media 
mengulasnya, buku2 ditulisnya, film2 dibuat, dll. (semuanya karena bisnis).
 
Sebagai seorang geologist, di mana geologi banyak dipakai sebagai agen 
peristiwa Kiamat, saya merasa perlu menanggapi pemberitaan2 ini. Buat saya, 
hari H Kiamat tetap selamanya rahasia Allah, tetapi diberikan-Nya 
tanda-tandanya.
 
"Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara : apabila 
ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas 
sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya itu, ketahuilah, bahwa 
waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu." (itu kata-kata Yesus dalam Matius 
24 : 32-33). 
 
Apakah tanda-tanda itu ? Di atas Bukit Zaitun di sebelah timur Yerusalem, 
hampir 2000 tahun yang lalu, Yesus memberikan ketujuh tanda berikut sebelum 
Akhir Zaman tiba.
 
1. munculnya nabi palsu (Matius 24 : 5)
2. meluasnya wilayah peperangan (Matius 24 : 7a)
3. meluasnya wilayah bencana kelaparan (Matius 24 : 7b)
4. meningkatnya gempa bumi (Matius 24 : 7b)
5. meningkatnya kecepatan pemberitaan Injil (Matius 24 : 14)
6. munculnya sang "pembinasa keji" pemimpin tatanan dunia baru (Matius 24 : 15)
7. masa tribulasi (masa aniaya besar) (Matius 24 : 21, 29)
 
Nomor 1-5 telah digenapi dan sedang terjadi. Tatanan dunia baru adalah 
"globalisasi" dengan banyak penyatuan sistem perekonomian, dsb. Masa tribulasi 
akan menjelang. Diskusi tentang eskatologia (zaman akhir) ini masih bisa sangat 
panjang, saya cukupi sampai di sini; saya pikir setiap dari kita punya 
keyakinan masing2 dan bisa menarik pelajaran dari tanda-tanda zaman.
 
Selalu yang terbaik adalah : berjaga-jaga, maksudnya adalah : menjaga kelakuan.
 
salam,
awang

--- On Fri, 2/20/09, oki musakti <[email protected]> wrote:

From: oki musakti <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Bumi Hancur Lebur : 21 Desember 2012 (?!)
To: [email protected]
Date: Friday, February 20, 2009, 9:56 PM

Wah, kang Awang ikut-ikutan jadi apocalyptic prophet nih he he he....

Komentar saya:  sepanjang usia peradaban manusia, maksudnya manusia modern
homo sapiens, sudah berapa kali keluar ramalan akan datangnya hari kiamat pada
tanggal segini bulan segitu tahun sekian ? Tapi toh dunia dan peradaban tetap
berjalan melenggang.

Di sebagian umat Islam, setiap ada menjelang pergantian abad apalagi milenium
baik menurut kalender hijriah maupun greogorian, selalu muncul orang yang
mengaku sebagai Imam Mahdi pertanda ahir jaman. Di sebagian masyarakat Kristiani
pun juga banyak beredar pandangan serupa. 

Orang Jawa juga punya keyakinan hadirnya Ratu Adil, satria piningit dan entah
apalagi (terutama menjelang pemilu he he he). Pengikut Lia Eden yakin Jibril
akan segera muncul membongkar peradaban lama.

Orang Aztec  percaya ahir jaman akan ditandai dengan kembalinya 'feathered
snake father' alias Quetzalcotl. Ada yang bilang bahwa ekspedisi kecil
Hernan Cortez bisa dengan mudah menaklukkan  Motecuzoma dan para pahlawan Aztec
yang berjumlah ribuan kali lebih banyak karena mereka menganggap Quetzalcotl
yang menurut legenda memang berkulit putih menitis pada diri Cortez. Toh diluar
Mexico dunia tetap jalan....

Ingat beberapa tahun (atau bulan ? seem so long ago) yang lalu pernah rame soal
konjugasi tatasurya dalam satu garis yang katanya bisa memporakporandakan
bumi........well, we are still here.....

Eniwe, ngapain juga kita cemas soal kiamat 2012 sedangkan tidak ada diantara
kita yang bisa memastikan apakah besok pagi kita masih bisa menghirup udara
dunia koq......

Satu lagi, dalam agama ada nasehat yang kurang lebih isinya: " Apabila
diantara kita ada yang pada pagi hari mengetahui kiamat akan terjadi sore
harinya sedangkan di tangannya masih terdapat biji kurma, maka hendaknya ia
tetap menanam biji kurma tersebut......"

Lam-salam..
Oki




--- On Fri, 2/20/09, Awang Satyana <[email protected]> wrote:
From: Awang Satyana <[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] Bumi Hancur Lebur : 21 Desember 2012 (?!)
To: "IAGI" <[email protected]>, "Geo Unpad"
<[email protected]>, "Forum HAGI"
<[email protected]>, "Eksplorasi BPMIGAS"
<[email protected]>
Date: Friday, February 20, 2009, 11:25 PM

Seorang rekan meneruskan sebuah artikel  dalam suatu milis, berjudul “Pada
Tahun 2012 Bumi akan Hancur Lebur………. Siapkah Anda?? Artikel ini secara
garis besar berisi tentang akan dipenuhinya siklus besar (5125 tahun) kalender
Maya yang terkenal akurat itu pada 21 Desember 2012 -ekivalen kalender
Gregorian
(Masehi). Menurut tradisi Maya, setiap awal perulangan siklus akan ditandai
oleh
perubahan besar secara global. Ada yang menafsirkan perubahan itu sebagai
Kiamat
Bumi lama, diganti Bumi baru, dan banyak lagi penafsiran. Artikel ini juga
dilengkapi dengan prediksi kejadian-kejadian geologi-astronomi-meteorologi
sains
bersifat bencana yang juga mendukung 21 Desember 2012 sebagai “kiamat”. 
 
Saya nanti akan menanggapi penafsiran kalender Maya itu juga prediksi2 sains
yang katanya mendukungnya. Kali ini, saya akan menceritakan beberapa buku
terbaru yang saya baca terkait Kiamat. Beberapa buku banyak menyinggung geologi
sebagai penyebab Kiamat itu.
 
Bila kita membuka internet, menonton TV (Discovery Channel) atau bioskop
(Apocalyso -Mel Gibson), melihat buku-buku baru di toko buku; maka kita akan
disuguhi suatu issue : “kiamat” akan tiba pada 21 Desember 2012. Mengapa
kata kiamat saya beri tanda kutip ? Sebab, di antara para penulis buku-buku
yang
berhubungan dengan issue ini ada yang percaya bahwa pada hari itulah
benar-benar
kiamat akan datang, tetapi ada yang menulis bahwa pada hari itu bukan kiamat
yang terjadi, tetapi sebuah perubahan besar. Apapun itu, kalau boleh saya
menarik kesimpulan dari buku-buku itu, pada 21 Desember 2012 akan terjadi
sesuatu yang sangat besar secara global. Hanya, juga terjadi perbedaan pendapat
antara kejadian global yang negatif (bencana) dan yang positif (perubahan
global
ke arah lebih baik).
 
Buku-buku apa saja yang saya maksudkan ? Buku-buku inilah yang memicu issue
yang “menakutkan” itu : 
 
Daniel Pinchbeck (2006) “ 2012 : The Return of Quetzalcoat”
(Penguin/Tarcher)
 
David Carson dan  Nina Sammons (2006) “ 2013 Oracle: Ancient Keys to the
2012 Awakening” (Council Oaks Publication)
 
Sri Ram Kaa dan Kira Raa (2006) "2012: You have a choice!: Archangelic
answers and practices for the quantum leap" (TOSA Publishing)
 
Hwee-Yong Jang (2007) "Gaia Project: 2012; The Earth's Coming Great
Changes"  (Llewellyn Publications)
 
Gregg Braden dkk. (2007) "The Mystery of 2012: Predictions, Prophecies
& Possibilities" (Sounds True Publication)
 
Whitley Strieber (2007) "2012: The War for Souls” (Tor Books)
 
Barbara Hand Clow (2007) "The Mayan Code" (Bear and Company)
 
Andrew Smith (2007) “The Revolution of 2012: Vol. 1, The Preparation” (Ford
Evans Publication)
 
Drunvalo Melchizedek (2007) “Serpent of Light” (Red Wheel/Weiser)
 
Lawrence E. Joseph  (2007) "Apocalypse 2012: A Scientific Investigation
into Civilization's End" (Broadway Publication)
 
Bila teman-teman ingin membaca review semua buku di atas, bisa membacanya
melalui google dan masuk ke amazon.com. 
 
Buku terakhir; Lawrence E. Joseph  (2007) "Apocalypse 2012: A Scientific
Investigation into Civilization's End" (Broadway Publication); dipilih
PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta (November 2008) untuk diterjemahkan ke dalam
bahasa Indonesia. Terjemahannya berjudul “Kiamat 2012 : Investigasi Akhir
Zaman” (diterjemahkan dengan baik oleh Sisilia Kinanti, dengan cover buku
yang
sama dengan aslinya). Saya membeli buku setebal 287 halaman ini pada 1 November
2008 dengan harga Rp 45.000 (harga aslinya Rp 50.000).
 
Mengapa saya membeli buku ini ? Sebab sebagai seorang geologist, saya
tertantang untuk mempelajari analisis penulis yang seorang jurnalis dan ketua
dewan direksi Aerospace Consulting Corporation. Tulisnya di buku ini yang
berhubungan dengan geologi a.l. 
 

Medan magnet yang melindungi Bumi dari radiasi berbahaya telah retak di
berbagai tempat tanpa diketahui sebabnya. Rekahan terbesar terletak di atas
lautan antara Brazil dan Afrika Selatan, terbentang sepanjang 160.000 km yang
dikenal sebagai anomali Atlantik Selatan.
 

Supervolkano Yellowstone, yang meletus dahsyat setiap 600.000 hingga 700.000
tahun, sedang bersiap-siap untuk meletus lagi. Erupsi terakhir dengan kekuatan
setara terjadi di Danau Toba, Indonesia, 74.000 tahun lalu, menewaskan lebih
dari 90 % populasi dunia saat itu.
 
Klaim no. 1 adalah tantangan untuk solid earth geophysicist untuk menelitinya
sebab penulis buku ini mendapatkan info tersebut dari Pieter Kotze, ahli
geomagnetisme terkenal yang bekerja di Hermanus Magnetic Observatory. Klaim
no.2
adalah tantangan bagi para ahli volkanologi. Silakan dijawab.
 
“Benarkah dunia akan kiamat pada 12 Desember 2012 ? Jangan melihat ke atas.
Percuma saja. Anda tidak bisa menghindar. Anda tidak bisa menggali lubang yang
cukup dalam untuk bersembunyi. Kiamat sebentar lagi, dan tak ada yang bisa Anda
lakukan untuk menghentikannya. “  - begitulah kalimat “menakutkan” yang
saya kutip dari cover belakang buku ini.
 
Penulis berkesimpulan tanggal 12 Desember 2012 akan terjadi sesuatu yang amat
sangat dahsyat karena bencana alam yang mahadahsyat dan global dengan berbagai
agen bencana alam (geologi, atmosfer, dan lain-lain). Uniknya, penulis juga
menyimpulkan satu tempat di Bumi di mana menurutnya tempat itu kebal dari
Kiamat
2012. Lebih unik lagi, untuk memperoleh tempat di situ penulis memberi
informasi kisaran harga untuk membeli rumah di situ.
 
Penulis mengakhiri bukunya dengan sebuah nasihat berjudul “Semoga Selamat”.
Tulisnya, “Sikapi 2012 dengan serius, tapi jangan panik. Buatlah rencana
darurat, tapi jangan melakukan sesuatu secara sembrono. Ada pekerjaan yang
harus
kita lakukan antara sekarang dan saat itu, ada banyak persiapan, baik dalam
masyarakat maupun secara pribadi, demi menghadapi ujian yang akan datang. Jika
hati kita bisa menerima semua itu, kita pasti juga akan menemukan cara untuk
menaklukkan ancaman itu.
 
Buku Joseph (2007) ini menggunakan sekitar 160 referensi dan 266 catatan kaki.
Referensi2 yang digunakannya kebanyakan diambilnya dari website, jurnal2 ilmiah
populer, tetapi jarang buku2 dari ilmu2 arus utama (mainstream sciences).
Beberapa buku yang controversial dan banyak diserang, digunakannya juga.
Meskipun begitu, tetap asyik membaca buku ini meskipun tak ada kewajiban untuk
mempercayainya.
 
Kalau buku Joseph (2007) membahas “kiamat” berdasarkan analisis2 sains dan
tradisi-tradisi beberapa masyarakat purba (bangsa Maya, bangsa Cina) dan
sumber2
Kristen, maka sebuah buku bernuansa sama (Bolushi, 2006) yang saya beli pada
Juli 2008 membahas masalah kiamat berdasarkan tradisi dan agama Islam. Uniknya,
buku ini memberikan penafsiran yang lain dari Joseph, yaitu Oktober 2015.
 
Buku berjudul “Oktober 2015 Imam Mahdi akan Datang” ditulis oleh Jaber
Bolushi. Buku aslinya berjudul “Dzuhur al-Mahdi ‘am 2015 Nubu’ah
Qur’aniyah”, diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia pada tahun 2007 oleh
Ali Shofie dan Hamid Haddar, diterbitkan Papyrus Publishing, Jakarta.Tebal buku
311 halaman, saya masih membelinya di Gramedia dengan harga Rp 44.550
(tercantum
Rp 49.500).
 
Untuk orang-orang yang senang numerology, buku ini mengasyikkan sebab tesis
buku ini untuk sampai ke Oktober 2015 sebagai kedatangan Imam Mahdi menggunakan
Al-Jumal al Taqlidi dan al-Jumal al-Saghir, yaitu sebuah rangkaian rumus
hitungan angka peninggalan tradisi Arab kuno. Dengan petunjuk angka yang
didapat, orang bisa mengetahui tahun terjadinya sebuah peristiwa besar pada
masa
depan. 
 
Dengan menggunakan rumus tersebut, penulis buku ini mengungkap beberapa
peristiwa besar yang akan terjadi di dunia ini dalam beberapa tahun mendatang,
di antaranya : 
 
-tahun 2014, 2019, 2029 akan ada ancaman asteroid ke Bumi yang menyebabkan
bencana alam dahsyat.
-tahun 2014 : bencana besar di Jazirah Arab
-tahun 2018 : kedatangan Isa al-Masih
-tahun 2019 : peghancuran Masjid Al-Aqsha, dsb., dsb..
 
Meskipun begitu, Jaber Bolushi mengakhiri bukunya dengan sebuah kotak bergaris
tepi tebal dengan tulisan di dalamnya, “Buku ini sama sekali tidak mewakili
pendapat dari mazhab atau kelompok tertentu, tetapi semata-mata hanyalah
pandangan pribadi penulis.”
 
Nah, seperti buku Joseph (2007) : “Kiamat 2012”, maka buku Bolushi (2006) :
“Oktober 2015 : Imam Mahdi akan Datang”, pun boleh dipercaya boleh tidak.
 
Tentang Kiamat, saya hanya percaya dan mengimani kata-kata yang tertuang dalam
Kitab Suci, “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak ada seorang pun yang
tahu,
malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.”
(Matius 24 : 36)
 
“Hati-hatilah dan berjaga-jagalah !  Sebab kamu tidak tahu bilamanakah
waktunya tiba.” (Markus 13 : 33). 
 
“Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan
lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam
nyala
api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika
segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu
harus hidup.” (I Petrus 3 : 10-11).
 
salam,
awang


      


      


      

Kirim email ke