Seorang rekan meneruskan sebuah artikel  dalam suatu milis, berjudul “Pada 
Tahun 2012 Bumi akan Hancur Lebur………. Siapkah Anda?? Artikel ini secara garis 
besar berisi tentang akan dipenuhinya siklus besar (5125 tahun) kalender Maya 
yang terkenal akurat itu pada 21 Desember 2012 -ekivalen kalender Gregorian 
(Masehi). Menurut tradisi Maya, setiap awal perulangan siklus akan ditandai 
oleh perubahan besar secara global. Ada yang menafsirkan perubahan itu sebagai 
Kiamat Bumi lama, diganti Bumi baru, dan banyak lagi penafsiran. Artikel ini 
juga dilengkapi dengan prediksi kejadian-kejadian geologi-astronomi-meteorologi 
sains bersifat bencana yang juga mendukung 21 Desember 2012 sebagai “kiamat”. 
 
Saya nanti akan menanggapi penafsiran kalender Maya itu juga prediksi2 sains 
yang katanya mendukungnya. Kali ini, saya akan menceritakan beberapa buku 
terbaru yang saya baca terkait Kiamat. Beberapa buku banyak menyinggung geologi 
sebagai penyebab Kiamat itu.
 
Bila kita membuka internet, menonton TV (Discovery Channel) atau bioskop 
(Apocalyso -Mel Gibson), melihat buku-buku baru di toko buku; maka kita akan 
disuguhi suatu issue : “kiamat” akan tiba pada 21 Desember 2012. Mengapa kata 
kiamat saya beri tanda kutip ? Sebab, di antara para penulis buku-buku yang 
berhubungan dengan issue ini ada yang percaya bahwa pada hari itulah 
benar-benar kiamat akan datang, tetapi ada yang menulis bahwa pada hari itu 
bukan kiamat yang terjadi, tetapi sebuah perubahan besar. Apapun itu, kalau 
boleh saya menarik kesimpulan dari buku-buku itu, pada 21 Desember 2012 akan 
terjadi sesuatu yang sangat besar secara global. Hanya, juga terjadi perbedaan 
pendapat antara kejadian global yang negatif (bencana) dan yang positif 
(perubahan global ke arah lebih baik).
 
Buku-buku apa saja yang saya maksudkan ? Buku-buku inilah yang memicu issue 
yang “menakutkan” itu : 
 
Daniel Pinchbeck (2006) “ 2012 : The Return of Quetzalcoat” (Penguin/Tarcher)
 
David Carson dan  Nina Sammons (2006) “ 2013 Oracle: Ancient Keys to the 2012 
Awakening” (Council Oaks Publication)
 
Sri Ram Kaa dan Kira Raa (2006) "2012: You have a choice!: Archangelic answers 
and practices for the quantum leap" (TOSA Publishing)
 
Hwee-Yong Jang (2007) "Gaia Project: 2012; The Earth's Coming Great Changes"  
(Llewellyn Publications)
 
Gregg Braden dkk. (2007) "The Mystery of 2012: Predictions, Prophecies & 
Possibilities" (Sounds True Publication)
 
Whitley Strieber (2007) "2012: The War for Souls” (Tor Books)
 
Barbara Hand Clow (2007) "The Mayan Code" (Bear and Company)
 
Andrew Smith (2007) “The Revolution of 2012: Vol. 1, The Preparation” (Ford 
Evans Publication)
 
Drunvalo Melchizedek (2007) “Serpent of Light” (Red Wheel/Weiser)
 
Lawrence E. Joseph  (2007) "Apocalypse 2012: A Scientific Investigation into 
Civilization's End" (Broadway Publication)
 
Bila teman-teman ingin membaca review semua buku di atas, bisa membacanya 
melalui google dan masuk ke amazon.com. 
 
Buku terakhir; Lawrence E. Joseph  (2007) "Apocalypse 2012: A Scientific 
Investigation into Civilization's End" (Broadway Publication); dipilih PT 
Gramedia Pustaka Utama Jakarta (November 2008) untuk diterjemahkan ke dalam 
bahasa Indonesia. Terjemahannya berjudul “Kiamat 2012 : Investigasi Akhir 
Zaman” (diterjemahkan dengan baik oleh Sisilia Kinanti, dengan cover buku yang 
sama dengan aslinya). Saya membeli buku setebal 287 halaman ini pada 1 November 
2008 dengan harga Rp 45.000 (harga aslinya Rp 50.000).
 
Mengapa saya membeli buku ini ? Sebab sebagai seorang geologist, saya 
tertantang untuk mempelajari analisis penulis yang seorang jurnalis dan ketua 
dewan direksi Aerospace Consulting Corporation. Tulisnya di buku ini yang 
berhubungan dengan geologi a.l. 
 

Medan magnet yang melindungi Bumi dari radiasi berbahaya telah retak di 
berbagai tempat tanpa diketahui sebabnya. Rekahan terbesar terletak di atas 
lautan antara Brazil dan Afrika Selatan, terbentang sepanjang 160.000 km yang 
dikenal sebagai anomali Atlantik Selatan.
 

Supervolkano Yellowstone, yang meletus dahsyat setiap 600.000 hingga 700.000 
tahun, sedang bersiap-siap untuk meletus lagi. Erupsi terakhir dengan kekuatan 
setara terjadi di Danau Toba, Indonesia, 74.000 tahun lalu, menewaskan lebih 
dari 90 % populasi dunia saat itu.
 
Klaim no. 1 adalah tantangan untuk solid earth geophysicist untuk menelitinya 
sebab penulis buku ini mendapatkan info tersebut dari Pieter Kotze, ahli 
geomagnetisme terkenal yang bekerja di Hermanus Magnetic Observatory. Klaim 
no.2 adalah tantangan bagi para ahli volkanologi. Silakan dijawab.
 
“Benarkah dunia akan kiamat pada 12 Desember 2012 ? Jangan melihat ke atas. 
Percuma saja. Anda tidak bisa menghindar. Anda tidak bisa menggali lubang yang 
cukup dalam untuk bersembunyi. Kiamat sebentar lagi, dan tak ada yang bisa Anda 
lakukan untuk menghentikannya. “  - begitulah kalimat “menakutkan” yang saya 
kutip dari cover belakang buku ini.
 
Penulis berkesimpulan tanggal 12 Desember 2012 akan terjadi sesuatu yang amat 
sangat dahsyat karena bencana alam yang mahadahsyat dan global dengan berbagai 
agen bencana alam (geologi, atmosfer, dan lain-lain). Uniknya, penulis juga 
menyimpulkan satu tempat di Bumi di mana menurutnya tempat itu kebal dari 
Kiamat 2012. Lebih unik lagi, untuk memperoleh tempat di situ penulis memberi 
informasi kisaran harga untuk membeli rumah di situ.
 
Penulis mengakhiri bukunya dengan sebuah nasihat berjudul “Semoga Selamat”. 
Tulisnya, “Sikapi 2012 dengan serius, tapi jangan panik. Buatlah rencana 
darurat, tapi jangan melakukan sesuatu secara sembrono. Ada pekerjaan yang 
harus kita lakukan antara sekarang dan saat itu, ada banyak persiapan, baik 
dalam masyarakat maupun secara pribadi, demi menghadapi ujian yang akan datang. 
Jika hati kita bisa menerima semua itu, kita pasti juga akan menemukan cara 
untuk menaklukkan ancaman itu.
 
Buku Joseph (2007) ini menggunakan sekitar 160 referensi dan 266 catatan kaki. 
Referensi2 yang digunakannya kebanyakan diambilnya dari website, jurnal2 ilmiah 
populer, tetapi jarang buku2 dari ilmu2 arus utama (mainstream sciences). 
Beberapa buku yang controversial dan banyak diserang, digunakannya juga. 
Meskipun begitu, tetap asyik membaca buku ini meskipun tak ada kewajiban untuk 
mempercayainya.
 
Kalau buku Joseph (2007) membahas “kiamat” berdasarkan analisis2 sains dan 
tradisi-tradisi beberapa masyarakat purba (bangsa Maya, bangsa Cina) dan 
sumber2 Kristen, maka sebuah buku bernuansa sama (Bolushi, 2006) yang saya beli 
pada Juli 2008 membahas masalah kiamat berdasarkan tradisi dan agama Islam. 
Uniknya, buku ini memberikan penafsiran yang lain dari Joseph, yaitu Oktober 
2015.
 
Buku berjudul “Oktober 2015 Imam Mahdi akan Datang” ditulis oleh Jaber Bolushi. 
Buku aslinya berjudul “Dzuhur al-Mahdi ‘am 2015 Nubu’ah Qur’aniyah”, 
diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia pada tahun 2007 oleh Ali Shofie dan 
Hamid Haddar, diterbitkan Papyrus Publishing, Jakarta.Tebal buku 311 halaman, 
saya masih membelinya di Gramedia dengan harga Rp 44.550 (tercantum Rp 49.500).
 
Untuk orang-orang yang senang numerology, buku ini mengasyikkan sebab tesis 
buku ini untuk sampai ke Oktober 2015 sebagai kedatangan Imam Mahdi menggunakan 
Al-Jumal al Taqlidi dan al-Jumal al-Saghir, yaitu sebuah rangkaian rumus 
hitungan angka peninggalan tradisi Arab kuno. Dengan petunjuk angka yang 
didapat, orang bisa mengetahui tahun terjadinya sebuah peristiwa besar pada 
masa depan. 
 
Dengan menggunakan rumus tersebut, penulis buku ini mengungkap beberapa 
peristiwa besar yang akan terjadi di dunia ini dalam beberapa tahun mendatang, 
di antaranya : 
 
-tahun 2014, 2019, 2029 akan ada ancaman asteroid ke Bumi yang menyebabkan 
bencana alam dahsyat.
-tahun 2014 : bencana besar di Jazirah Arab
-tahun 2018 : kedatangan Isa al-Masih
-tahun 2019 : peghancuran Masjid Al-Aqsha, dsb., dsb..
 
Meskipun begitu, Jaber Bolushi mengakhiri bukunya dengan sebuah kotak bergaris 
tepi tebal dengan tulisan di dalamnya, “Buku ini sama sekali tidak mewakili 
pendapat dari mazhab atau kelompok tertentu, tetapi semata-mata hanyalah 
pandangan pribadi penulis.”
 
Nah, seperti buku Joseph (2007) : “Kiamat 2012”, maka buku Bolushi (2006) : 
“Oktober 2015 : Imam Mahdi akan Datang”, pun boleh dipercaya boleh tidak.
 
Tentang Kiamat, saya hanya percaya dan mengimani kata-kata yang tertuang dalam 
Kitab Suci, “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak ada seorang pun yang tahu, 
malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.” 
(Matius 24 : 36)
 
“Hati-hatilah dan berjaga-jagalah !  Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya 
tiba.” (Markus 13 : 33). 
 
“Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap 
dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, 
dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala 
sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus 
hidup.” (I Petrus 3 : 10-11).
 
salam,
awang


      

Kirim email ke