Kang Firman, setahu saya masyarakat beradab adalah masyarakat yang taat hukum, terlepas suka tak suka dengan produk hukum pertambangan di RI sekarang, jadi kalau mau menilai tempatkan saja ke dua belah pihak dalam kerangka hukum, apakah si PT tersebut melanggar hukum atau si oknum yang againts the law. Kalau seandainya si PT telah mentaati hukum yg dikeluarkan pemerintah RI maka sebagai masyarakat beradab hormati saja dulu, kalau nantinya Pt tersebut melakukan kesalahan tentutanya ada punishment yang harus dihadapi. Adapun gembar-gembor PT tersebut mau merencanakan good mining practise silahkan saja mereka jelaskan terhadap stake holder sesungguhnya, syukur2 kalau mau dikasi bocoran di milis ini (kalau tak bersdia itu juga hak PT tersebutlah).
mudah2an kita semua beradab 2010/9/21 Firman Fauzi <[email protected]> > Pak Yoga, > > Alhamdulillah jika Anda tidak menabukan penolakan dan tetap berpegang kpd > hukum yg berlaku simultan dgn hati nurani. > > Dan kami yg berdarah sumatera ini sering kali bila membuat pernyataan > menggunakan istilah yg memiliki penekanan yg kuat. Ini adalah gaya bahasa. > Dan saya yakin itu pula yg dimaksudkan Pak Bosman, beliau ini ingin > memberikan penekanan yg lebih atas maksud penolakan perusahaan tambang > tersebut. Namun saya yakin kelompok ini akan melakukan penolakan tsb dgn > argumentasi logis mereka dan tentunya dalam koridor hukum yg berlaku. Saya > yakin itu. Karena saya membaca kampanyenya di link yg diberikan, cukup > menggunakan bahasa dan argumentasi yg masuk akal. Bukan begitu Pak Bosman? > :-) > > Salam hangat, > FF > > > On 21 Sep 2010, at 11:42 AM, "Yoga Negara" <[email protected]> wrote: > > > Kang Fauzi, > > > > Sama kang saya juga tidak ada sangkut pautnya dengan urusan ini. > > Cuman gatel aja melihat caranya bung Bosman menyuarakan hatinya. > > > > Btw, coba deh buka kamus besar: > > Usir=menyuruh pergi dengan "paksa" > > Paksa=..... > > Akang bisa lihat apa makna kata paksa ini.... > > > > Saya tidak sedikit pun men-tabu-kan penggalangan penolakan pendirian > kegiatan industri tambang ini. > > Bahkan di email2 saya yg lalu, saya ungkapkan bahwa jika memang industri > ini akan menimbulakn dampak lingkungan yang sangat merusak, saya-pun akan > ikut menyuarakan hati nurani saya (dgn cara yang berbeda tentunya). > > > > Bangsa dan Negara kita ini punya aturan yang jelas tentang segala hal > menyangkut masalah perikehidupan bernegara. > > Ada aturan2 dan rambu2 yang itu harus kita patuhi dalam segala hal. > > Ataukah saat ini kita lagi berada di fase hukum rimba? > > > > Ah....kapan bangkitnya bangsa kita ini? > > > > -----Original Message----- > > From: Firman Fauzi [mailto:[email protected]] > > Sent: Tuesday, 21 September 2010 2:12 PM > > To: [email protected] > > Subject: RE: [iagi-net-l] PT Sorikmas Mining Sedang Merancang Bencana di > Madina > > > > Pak Yoga, > > > > Pertama saya ingin menjelaskan dulu saya tidak ada sangkut paut apapun > mengenai kampanye penolakan PT. Sorikmas Mining ini, saya hanya tergelitik > dengan pernyataan Anda dan saya ingin sekali menanggapinya. > > > > Menurut saya apa yg diposting oleh Pak Bosman adalah kampanye biasa, > berisi ajakan untuk tidak menerima sesuatu, tentunya dengan argumen2 > obyektif dan subyektif yg ada. Sejauh kampanye tersebut tidak menyerempet ke > hal SARA itu tidak mengapa. > > > > Berkampanye menolak sebuah penambangan bukanlah suatu kekuatan kekerasan, > tidak pula serta merta tak beradab, tak bermartabat, dan tak bertatakrama. > Jadi terlepas dari substansi yg sedang dikampanyekan oleh Pak Bosman, saya > tidak melihat ini suatu gerakan yg bersifat seperti yg Anda tuliskan. > > > > Jika melihat ke arah substansi, saya dpt mengerti dengan cita2 yg dibawa > oleh kelompok ini. Sebagai contoh, di area Samarinda itu banyak sekali > perusahaan2 batubara skala-skala kecil sampai sedang yg tidak mengindahkan > "tata krama" dan jauh dari "beradab". Mereka mengeksploitasi batubara dengan > meninggalkan ceruk2 dalam yg luas, dibiarkan tergenang air menjadi danau tak > sedap dipandang, tidak dilakukan reklamasi sedikitpun atas apa yg pernah > mereka lakukan di lahan tersebut. Belum lagi bila lahan yg akan > dieksploitasi merupakan lahan tadah hujan dan sudah direncanakan dalam cetak > biru wilayah merupakan hutan lindung misalnya. Mungkin ini concern yg hendak > diutarakan oleh kelompok Pak Bosman ini. > > > > Saya rasa dialog tentang "menolak PT. Sorikmas" versus "mendukung PT. > Sorikmas" adalah hal yg wajar. Bagi yg menolak, setelah berdialog dan > berargumentasi mungkin akan lebih membuka mata bahwa bahan tambang tak jua > tabu untuk dieksploitasi sepanjang itu untuk kemaslahatan rakyat sambil > menerapkan aturan2 yg ketat tentang pelestarian lingkungan area penambangan > tersebut dengan melakukan reklamasi yg konsisten, dan ada jaminan bahwa > dampak buruk dari penambangan tersebut dapat terkontrol dan diatasi > misalnya. Sementara bagi pihak yg ditolak, setelah berargumen dgn yg menolak > mungkin akan terbuka pula matanya untuk tidak melulu memikirkan bisnis dan > keuntungan tak terhingga atas eksploitasi yg mereka lakukan. Kewajiban > menjaga dan mereservasi alam juga merupakan hal wajib yg harus mereka > lakukan. Mungkin saja dialog pro-kontra ini akan menuju ke arah keputusan yg > lebih matang tentang rencana penambangan tersebut atau bahkan pembatalan > rencana penambangan. > > > > Pak Yoga, berkata tidak dan menggalang kekuatan untuk menolak bukanlah > hal tabu untuk dilakukan sejauh ada hal substantif dan argumentatif > terangkai dalam kampanye tersebut; dan bukan pula serta merta menjadi tak > bermartabat, bukan pula serta merta melakukan kekerasan. Biarlah dialog ini > berlangsung dgn semangat masing2 pihak yg (saya yakin) memiliki tujuan yg > baik. Nanti bila salah satu dari kelompok ini yg melakukan kekerasan yg > sebenarnya, biarlah hukum yg berlaku atas hal tersebut. Namun jgn > belum-belum secara gampang mencap seorang atau kelompok tertentu dengan > "melakukan kekerasan", "kurang bermartabat dan beradab", dan "tak > bertatakrama". > > > > Salam hangat dan mohon maaf bila ada kalimat yg tidak berkenan di hati, > > FF > > > > --- On Tue, 21/9/10, Yoga Negara <[email protected]> wrote: > > > > > > From: Yoga Negara <[email protected]> > > Subject: RE: [iagi-net-l] PT Sorikmas Mining Sedang Merancang Bencana di > Madina > > To: [email protected] > > Date: Tuesday, 21 September, 2010, 4:27 > > > > > > Apakah implikasi, outcome, or domino effect yang mungkin terjadi jika > > gerakan semacam ini berhasil dilakukan? > > Ah negeriku, semakin banyak didiami saudara2ku yang hanya mengandalkan > > kekuatan kekerasan untuk menekan saudara2 lainnya... > > Tidak adakah cara yang lebih ber"adab" dan ber"martabat" untuk > > menyuarakan suatu pendapat? > > Ataukah memang para guru, para moyang, para leluhur dan para maha guru > > "dosen" kita selama ini terlupakan untuk mengajari kita tentang "tata > > krama" > > Semoga hukum dan norma tetap menjadi juri utama dalam hal ini. > > Salam > > Yoga > > > > -----Original Message----- > > From: bosman batubara [mailto:[email protected]] > > Sent: Monday, 20 September 2010 7:28 PM > > To: [email protected] > > Subject: [iagi-net-l] PT Sorikmas Mining Sedang Merancang Bencana di > > Madina > > > > Hallo, ada yang baru di usirsorikmasmining, kalo tak senang silahkan > > didel, kalo > > simpati silahkan diforward ke sebanyak mungkin alamat: > > > > > > *** > > > > Aktivitas perusahaan pertambangan PT Sorikmas Mining (SM) di Kabupaten > > Mandailing Natal (Madina), baik yang di blok Utara di Tor Sihayo, > > maupun yang > > di Blok Selatan di Ulupungkut, dapat disebut bahwa sebenarnya mereka, > > secara > > diam-diam dan direstui pemerintah, sedang merancang bencana di Madina. > > Bencana yang saya maksudkan di sini bukanlah bencana alam seperti > > gunungapi > > meletus, tsunami, ataupun gempabumi, akan tetapi bencana yang terjadi > > karena > > didahului oleh adanya aktivitas manusia seperti pertambangan yang akan > > dilaksanakan oleh PT SM. Bencana yang seperti ini sering disebut dengan > > bencana > > industri. Apa-apa saja jenis bencana yang sedang dirancang oleh PT SMM? > > > > *** > > selengkapnya: > > > > > > http://usirsorikmasmining.wordpress.com/2010/09/20/pt-sorikmas-mining-se > > dang-merancang-bencana-di-madina/ > > > > > > Jangan lupa ya, dukunglah gerakan kami untuk mengusir PT Sorikmas Mining > > dari > > Bumi Madina, bergabunglah dengan group kami di facebook: > > > > "USIR SORIK MAS MINING DARI BUMI MADINA" alamatnya: > > > > http://www.facebook.com/profile.php?id=1263630838#!/group.php?gid=155072<http://www.facebook.com/profile.php?id=1263630838#%21/group.php?gid=155072> > > 241176524&ref=mf > > > > > > salam > > Bosman > > > > > > > > > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > > PP-IAGI 2008-2011: > > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... > > > -------------------------------------------------------------------------------- > > Ayo siapkan diri....!!!!! > > Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010 > > > ----------------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > > No. Rek: 123 0085005314 > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > > No. Rekening: 255-1088580 > > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > --------------------------------------------------------------------- > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event > shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the > use of any information posted on IAGI mailing list. > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > > > > > > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > > PP-IAGI 2008-2011: > > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... > > > -------------------------------------------------------------------------------- > > Ayo siapkan diri....!!!!! > > Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010 > > > ----------------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > > No. Rek: 123 0085005314 > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > > No. Rekening: 255-1088580 > > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > --------------------------------------------------------------------- > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event > shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the > use of any information posted on IAGI mailing list. > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > PP-IAGI 2008-2011: > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... > > -------------------------------------------------------------------------------- > Ayo siapkan diri....!!!!! > Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010 > > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net > <http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/%0AIAGI-net>Archive 2: > http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall > IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss > of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any > information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > -- Sent from my Computer®

