Menurut saya sih kita buat sederhana saja Pak Donski.
Kita semua tau dan ngerti bangsa ini lagi sakit, terpuruk, semrawut,
saudara makan saudara, dan ini tidak hanya terjadi didunia kita saja,
tapi disemua aspek kehidupan.
Menurut saya semua anak bangsa saat ini cuman punya dua pilihan.
Menjadi bagian dari masalah atau menjadi bagian dari pemecahan masalah,
itu saja.
Saya berharap rekan2 seprofesi geologi bisa menjadi bagian dari
pemecahan masalah yang sedang dihadapi bangsa ini. 
Ketegasan akan pilihan kita diantara dua pilihan itu akan otomatis
menuntun kita untuk berperilaku dan bertingkah laku dalam menjalani
hidup berbangsa dan bernegara ini.
Salam
  
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, 22 September 2010 4:46 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] PT Sorikmas Mining Sedang Merancang Bencana di
Madina

Mohon maaf sebelumnya pak-bu, Kang Firman
Lepas dari penyampaian yang kurang elok bagi yang mungkin tidak melihat
keseharian pak Bosman, dan jujur saya juga tidak mengenal keseharian pak
Bosman, Saya kok justru melihat masalah penolakan pak Bosman dan warga
kampung Medina ini sebagai perwujudan ketidak percayaan individu dan
atau warga masyarakat terhadap hukum, regulasi, good mining practice dan
semua tulisan indah serta kajian fs dan proposal rencana sosialisasi
tambang yang terlalu tebal untuk kepala orang kampung seperti saya.
Karena jujur saja, bila dalam keadaan penegakan regulasi dan hukum saat
ini di negara ini, saya pribadi bila misalnya ada perusahaan yang mau
bangun pipeline, atau misalnya mengebor shot hole seismik di belakang
pekarangan rumah saya, maka saya juga mungkin bisa bertindak seperti pak
Bosman, walaupun saya sempat mengenyam pendidikan/ dikatakan makan
sekolahan. Kemudian dari awal juga saya rasa pesan yang ingin
disampaikan dari kampanye pak Bosman sudah jelas, "tolak", "hentikan",
"pergi", dan dari semua e-mail yang saya lihat mengenai SorikMas ini,
menurut saya tidak akan ada dialektika yang bersifat dan berujung pada
solusi "win-win" terhadap pesan tersebut. Lalu mengenai kampanye
tersebut dilakukan di Milist Iagi, menurut saya pula tanggapan pak
Bosman sudah jelas (dari imil beliau).. Apakah Iagi punya sikap terhadap
kampanye yang dilakukan di milis Iagi tersebut..? Karena walaupun milist
Iagi menolak kampanye tersebut melalui Nettique dan aturan milis (bila
ada) menurut saya perjuangan beliau tak akan terhenti disini (namanya
juga sudah tidak bisa percaya? mau main pelan, ataupun keras saya
takutkan juga akan di mainkan). Dan alangkah baiknya lagi bila bapak-dan
ibu yang memiliki milis Iagi ini jelas sikapnya karena akan semakin
larut kepada pembahasan yang mungkin lebih tajam bila dibiarkan. Di lain
pihak kita sebagai geologist dan Ikatan ahli, saya hanya bisa lihat bila
ada akibat buruk yang timbul dari suatu usaha eksplorasi-eksploitasi
sumber daya alam, mau tidak mau tangan2 kita termasuk tangan salah satu
yang punya andil terhadap masalah ,coba kita lihat, begitu pipeline dan
jalur haul nya atau lintasan seismik/ jalur mob-demob menara bor selesai
maka akan ada ribuan warga yang berbondong2 pindah ke sekitar sana, ikut
masuk dan menebang hutan, membakar ladang, membangun pemukiman, begitu
juga dengan wilayah pertambangan, dan siapa yang kuasa menahan?
Melarang? karena kembali lagi, untuk umur kerja saya yang masih
kanak2,terlalu banyak lubang celah yang perlu diperbaiki oleh regulatory
dan pemegang kebijakan di negara kita terhadap hukum dan aturan, karena
sekali lagi, oknum tak akan bisa berimprovisasi terhadap kesepakatan
hukum bila aturannya jelas dan runtun, bila pun ada yang bisa dilakukan
oleh tangan saya ini hanyalah merubah keadaan kalau saya punya kuasa,
atau kalau sudah tak tahan dan tak pula punya kuasa maka tangan itu akan
dipakai untuk menutup muka pura2 tidak peduli atau untuk menahan malu ..
selain itu mungkin hanya bisa sedih melihat nasib orang2 desa atau
kampung yang punya potensi untuk jadi korban seperti mungkin yang pernah
terjadi di penambangan liar Bukit Gadang Rimba Panti, atau cerita2
sebelumnya yang saya baca mengenai Peti di konsesi batubara Kalimantan
dan kasus oil leakage di pantai selatan timor-nusatenggara, dimana
kerusakan lingkungan dan pencemaran air baru dampak terhadap lingkungan,
belum lagi dampak sosial terhadap adat kebiasaan serta perekonomian
mereka, nasib mereka orang kampung disana betul2 terjepit diantara Palu
(orang2 pintar cerdik pandai) dan Landasan (Investor, perusahaan,
penanam modal) yang notabene adalah saudara2 mereka sendiri, yang punya
modal, yang makan sekolahan. 

Mohon maaf untuk tulisan saya bila karenanya akan banyak hati yang
terluka, sekaligus memohon agar disikapi dengan adil akar permasalahan
isu SorikMas ini biar tidak berlarut-larut

Salam Iagi
Donski

-----Original Message-----
From: Firman Fauzi <[email protected]>
Date: Tue, 21 Sep 2010 12:32:06 
To: <[email protected]><[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] PT Sorikmas Mining Sedang Merancang Bencana di
Madina
Pak Yoga,

Alhamdulillah jika Anda tidak menabukan penolakan dan tetap berpegang
kpd hukum yg berlaku simultan dgn hati nurani.

Dan kami yg berdarah sumatera ini sering kali bila membuat pernyataan
menggunakan istilah yg memiliki penekanan yg kuat. Ini adalah gaya
bahasa. Dan saya yakin itu pula yg dimaksudkan Pak Bosman, beliau ini
ingin memberikan penekanan yg lebih atas maksud penolakan perusahaan
tambang tersebut. Namun saya yakin kelompok ini akan melakukan penolakan
tsb dgn argumentasi logis mereka dan tentunya dalam koridor hukum yg
berlaku. Saya yakin itu. Karena saya membaca kampanyenya di link yg
diberikan, cukup menggunakan bahasa dan argumentasi yg masuk akal. Bukan
begitu Pak Bosman? :-)

Salam hangat, 
FF


On 21 Sep 2010, at 11:42 AM, "Yoga Negara" <[email protected]>
wrote:

> Kang Fauzi,
> 
> Sama kang saya juga tidak ada sangkut pautnya dengan urusan ini.
> Cuman gatel aja melihat caranya bung Bosman menyuarakan hatinya.
> 
> Btw, coba deh buka kamus besar:
> Usir=menyuruh pergi dengan "paksa"
> Paksa=.....
> Akang bisa lihat apa makna kata paksa ini....
> 
> Saya tidak sedikit pun men-tabu-kan penggalangan penolakan pendirian
kegiatan industri tambang ini.
> Bahkan di email2 saya yg lalu, saya ungkapkan bahwa jika memang
industri ini akan menimbulakn dampak lingkungan yang sangat merusak,
saya-pun akan ikut menyuarakan hati nurani saya (dgn cara yang berbeda
tentunya).
> 
> Bangsa dan Negara kita ini punya aturan yang jelas tentang segala hal
menyangkut masalah perikehidupan bernegara.
> Ada aturan2 dan rambu2 yang itu harus kita patuhi dalam segala hal.
> Ataukah saat ini kita lagi berada di fase hukum rimba?
> 
> Ah....kapan bangkitnya bangsa kita ini?
> 
> -----Original Message-----
> From: Firman Fauzi [mailto:[email protected]] 
> Sent: Tuesday, 21 September 2010 2:12 PM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [iagi-net-l] PT Sorikmas Mining Sedang Merancang Bencana
di Madina
> 
> Pak Yoga,
>  
> Pertama saya ingin menjelaskan dulu saya tidak ada sangkut paut apapun
mengenai kampanye penolakan PT. Sorikmas Mining ini, saya hanya
tergelitik dengan pernyataan Anda dan saya ingin sekali menanggapinya.
>  
> Menurut saya apa yg diposting oleh Pak Bosman adalah kampanye biasa,
berisi ajakan untuk tidak menerima sesuatu, tentunya dengan argumen2
obyektif dan subyektif yg ada. Sejauh kampanye tersebut tidak
menyerempet ke hal SARA itu tidak mengapa.
>  
> Berkampanye menolak sebuah penambangan bukanlah suatu kekuatan
kekerasan, tidak pula serta merta tak beradab, tak bermartabat, dan tak
bertatakrama. Jadi terlepas dari substansi yg sedang dikampanyekan oleh
Pak Bosman, saya tidak melihat ini suatu gerakan yg bersifat seperti yg
Anda tuliskan.
>  
> Jika melihat ke arah substansi, saya dpt mengerti dengan cita2 yg
dibawa oleh kelompok ini. Sebagai contoh, di area Samarinda itu banyak
sekali perusahaan2 batubara skala-skala kecil sampai sedang yg tidak
mengindahkan "tata krama" dan jauh dari "beradab". Mereka
mengeksploitasi batubara dengan meninggalkan ceruk2 dalam yg luas,
dibiarkan tergenang air menjadi danau tak sedap dipandang, tidak
dilakukan reklamasi sedikitpun atas apa yg pernah mereka lakukan di
lahan tersebut. Belum lagi bila lahan yg akan dieksploitasi merupakan
lahan tadah hujan dan sudah direncanakan dalam cetak biru wilayah
merupakan hutan lindung misalnya. Mungkin ini concern yg hendak
diutarakan oleh kelompok Pak Bosman ini.
>  
> Saya rasa dialog tentang "menolak PT. Sorikmas" versus "mendukung PT.
Sorikmas" adalah hal yg wajar. Bagi yg menolak, setelah berdialog dan
berargumentasi mungkin akan lebih membuka mata bahwa bahan tambang tak
jua tabu untuk dieksploitasi sepanjang itu untuk kemaslahatan rakyat
sambil menerapkan aturan2 yg ketat tentang pelestarian lingkungan area
penambangan tersebut dengan melakukan reklamasi yg konsisten, dan ada
jaminan bahwa dampak buruk dari penambangan tersebut dapat terkontrol
dan diatasi misalnya. Sementara bagi pihak yg ditolak, setelah
berargumen dgn yg menolak mungkin akan terbuka pula matanya untuk tidak
melulu memikirkan bisnis dan keuntungan tak terhingga atas eksploitasi
yg mereka lakukan. Kewajiban menjaga dan mereservasi alam juga merupakan
hal wajib yg harus mereka lakukan. Mungkin saja dialog pro-kontra ini
akan menuju ke arah keputusan yg lebih matang tentang rencana
penambangan tersebut atau bahkan pembatalan rencana penambangan.
>  
> Pak Yoga, berkata tidak dan menggalang kekuatan untuk menolak bukanlah
hal tabu untuk dilakukan sejauh ada hal substantif dan argumentatif
terangkai dalam kampanye tersebut; dan bukan pula serta merta menjadi
tak bermartabat, bukan pula serta merta melakukan kekerasan. Biarlah
dialog ini berlangsung dgn semangat masing2 pihak yg (saya yakin)
memiliki tujuan yg baik. Nanti bila salah satu dari kelompok ini yg
melakukan kekerasan yg sebenarnya, biarlah hukum yg berlaku atas hal
tersebut. Namun jgn belum-belum secara gampang mencap seorang atau
kelompok tertentu dengan "melakukan kekerasan", "kurang bermartabat dan
beradab", dan "tak bertatakrama".
>  
> Salam hangat dan mohon maaf bila ada kalimat yg tidak berkenan di
hati,
> FF
> 
> --- On Tue, 21/9/10, Yoga Negara <[email protected]> wrote:
> 
> 
> From: Yoga Negara <[email protected]>
> Subject: RE: [iagi-net-l] PT Sorikmas Mining Sedang Merancang Bencana
di Madina
> To: [email protected]
> Date: Tuesday, 21 September, 2010, 4:27
> 
> 
> Apakah implikasi, outcome, or domino effect yang mungkin terjadi jika
> gerakan semacam ini berhasil dilakukan?
> Ah negeriku, semakin banyak didiami saudara2ku yang hanya mengandalkan
> kekuatan kekerasan untuk menekan saudara2 lainnya...
> Tidak adakah cara yang lebih ber"adab" dan ber"martabat" untuk
> menyuarakan suatu pendapat?
> Ataukah memang para guru, para moyang, para leluhur dan para maha guru
> "dosen" kita selama ini terlupakan untuk mengajari kita tentang "tata
> krama"
> Semoga hukum dan norma tetap menjadi juri utama dalam hal ini.
> Salam
> Yoga
> 
> -----Original Message-----
> From: bosman batubara [mailto:[email protected]] 
> Sent: Monday, 20 September 2010 7:28 PM
> To: [email protected]
> Subject: [iagi-net-l] PT Sorikmas Mining Sedang Merancang Bencana di
> Madina
> 
> Hallo, ada yang baru di usirsorikmasmining, kalo tak senang silahkan
> didel, kalo 
> simpati silahkan diforward ke sebanyak mungkin alamat:
> 
> 
> ***
> 
> Aktivitas perusahaan pertambangan PT Sorikmas Mining (SM) di
Kabupaten 
> Mandailing Natal (Madina), baik yang di blok Utara di Tor  Sihayo,
> maupun yang 
> di Blok Selatan di Ulupungkut, dapat disebut bahwa  sebenarnya mereka,
> secara 
> diam-diam dan direstui pemerintah, sedang  merancang bencana di
Madina.
> Bencana yang saya maksudkan di sini bukanlah bencana alam seperti
> gunungapi 
> meletus, tsunami, ataupun gempabumi, akan tetapi bencana yang  terjadi
> karena 
> didahului oleh adanya aktivitas manusia seperti  pertambangan yang
akan 
> dilaksanakan oleh PT SM. Bencana yang seperti ini  sering disebut
dengan
> bencana 
> industri. Apa-apa saja jenis bencana yang  sedang dirancang oleh PT
SMM?
> 
> ***
> selengkapnya: 
> 
> 
>
http://usirsorikmasmining.wordpress.com/2010/09/20/pt-sorikmas-mining-se
> dang-merancang-bencana-di-madina/
> 
> 
> Jangan lupa ya, dukunglah gerakan kami untuk mengusir PT Sorikmas
Mining
> dari 
> Bumi Madina, bergabunglah dengan group kami di facebook:
> 
> "USIR SORIK MAS MINING DARI BUMI MADINA" alamatnya:
> 
>
http://www.facebook.com/profile.php?id=1263630838#!/group.php?gid=155072
> 241176524&ref=mf
> 
> 
> salam
> Bosman
> 
> 
> 
>       
> 
>
------------------------------------------------------------------------
--------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
>
------------------------------------------------------------------------
--------
> Ayo siapkan diri....!!!!!
> Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010
>
------------------------------------------------------------------------
-----
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
list.
> ---------------------------------------------------------------------
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>
------------------------------------------------------------------------
--------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
>
------------------------------------------------------------------------
--------
> Ayo siapkan diri....!!!!!
> Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010
>
------------------------------------------------------------------------
-----
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
list.
> ---------------------------------------------------------------------
> 

------------------------------------------------------------------------
--------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
------------------------------------------------------------------------
--------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010
------------------------------------------------------------------------
-----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
list.
---------------------------------------------------------------------


--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke