Hebat sekali, sampai 2 top geologists Indonesia bisa dikadalin (paling tidak
itu menurut pengakuan langsung dari mereka sendiri, yaitu guru besar Teknik
Geologi ITB & juga bekas ketua IAGI pak Koesoemadinata & pak Andang
Bachtiar, bekas ketua IAGI, keduanya dedengkot geologi Indonesia yg paling
top sampai saat ini), sangat2 memprihatinkan, ya Allah tunjukkanlah
Kebesaran & KeadilanMU kepada kita bangsa Indonesia, khususnya masyarakat
korban Lusi ...aameeen YRA.


Wass,
nyoto




2011/5/27 R.P.Koesoemadinata <[email protected]>

>  Ya maksud saya seolah-olah usulannya "diperhatikan" dengan menambahnya
> pembicara dari dalam negeri/universitas di Indonesia. Tapi yang diajukan
> jelas kemana arahnya.
> Saya pun juga dikadalin. Saya sebenarnya juga diundang menghadiri
> simposium, bahkan ditelepon beberapa kali. Namun setelah saya baca
> flyer-nya, saya lihat jelas ke mana arahnya dan maksudnya. Sayapun
> menyatakan tidak bisa hadlir karena saya kebetulan ada acara
> presentasi/rapat di Jakarta.
> Waktu saya di Jambi minggu yang lalu untuk menjadi panelist dalam suatu
> diskusi mengenai bagihasil minyak bagi Jambi (katanya direkomendasikan oleh
> Pak Andang juga) saya terus menerus ditelepon oleh seorang wartawati dari
> TVOne, katanya dia ditugaskan mewawancara saya, mengenai dunia perminyakan
> Indonesia. Akhirnya saya setuju dan wawancara berlangsung di kamar hotel di
> Jakarta. Wawancara berlangsung mungkin lebih dari 30 menit dan juga muncul
> pertanyaan mengenai Lumpur Lapindo. Off the record saya katakan, "kalian itu
> bagaimana, kan saya tahu siapa yang punya TVOne dan pendapat saya mengenai
> masalah itu kan jelas saya utarakan pada wawancara". Saya katakan pasti
> kalau sudah sampai di editor, hasil wawancara ini bakal kena editing berat,
> bahkan mungkin juga tidak akan ditayangkan."
> Mereka sih senyum-senyum saja.
> Ternyata benar sekali, pada acara Tahukah Anda kemarin sore saya hanya
> muncul beberapa detik saja membicarakan mengenai 'Indonesia sebagai
> net-importer oil dan sudah keluar dari OPEC' (hal yang kurang relevant),
> sedangkan yang muncul lainnya Prof Sukendar dan Ir Sunu (dari Lapindo) yang
> berbicara mengenai Lusi cukup panjang lebar. Saya sendiri tidak nonton acara
> itu karena masih dalam perjalanan dari Jakarta ke Bandung.
> Wah jadi dikadalin juga, walaupun sudah tahu apa yang akan terjadi.
> Wassalam
> RPK
>
>  ----- Original Message -----
> *From:* Andang Bachtiar <[email protected]>
> *To:* [email protected]
>   *Sent:* Friday, May 27, 2011 8:50 AM
> *Subject:* RE: [iagi-net-l] Andang Protes
>
>  Koreksi Prof, saya tidak ikut datang di Symposium. Jadi, luput dijadikan
> kadal.
>
>
>
> Note (lagi):
>
>
>
>    1. Kalau memang benar mau berorientasi pada penyelesaian ke depan, akan
>    lebih logis, elegan, dan bermanfaat simposiumnya membahas bagaimana disain
>    3D/4D seismic, disain MT, disain subsidence GPS survey-nya dikaitkan dengan
>    modeling subsidence, perluasan area terdampak, dan kemungkinan pengaruhnya
>    pada infrastruktur yang ada maupun yg direncanakan dibangun (jalan tol,
>    jalan kereta, jalan biasa, lapangan2 migas, jalur2 pipa, dsb)
>    2. Dan akan lebih klop kalau kawan2 dari Badan Geologi sebagai lembaga
>    geologi resmi pemerintah juga diundang  2-3 orang untuk mempresentasikan
>    berbagai hasil riset mereka dalam 3 tahun terakhir ini (geokimia, amblesan,
>    struktur dangkal, air tanah, dsb), termasuk rencana akuisisi seismic 3D 
> yang
>    sekarang sedang dalam proses tender dsb.
>    3. Format workshop lebih cocok dari pada symposium: spy hasilnya
>    kongkrit ke depan.
>
>
>
> Salam
>
>
>
> ADB
>
>
>  ------------------------------
>
> *From:* R.P.Koesoemadinata [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Friday, May 27, 2011 8:17 AM
> *To:* [email protected]
> *Subject:* Re: [iagi-net-l] Andang Protes
>
>
>
> Wah sebetulnya saya sudah tidak ingin berkomentar lagi mengenai Lumpur
> Lapindo ini
>
> Tapi, maaf saja, Pak Andang. Anda kelihatannya akhirnya dikadalin juga
>
> Hehe
> Wassalam
>
> RPK
>
>  ----- Original Message -----
>
> *From:* [email protected]
>
> *To:* [email protected]
>
> *Sent:* Friday, May 27, 2011 5:53 AM
>
> *Subject:* Re: [iagi-net-l] Andang Protes
>
>
>
> Saya menuliskannya sebagai catatan (note) di facebook saya SEMINGGU yg
> lalu, bukan tiba2 kemarin. Mungkin untuk menjadikannya berita wartawan lebih
> cocoknya memuatnya pas kemarin pelaksanaan acara.
>
> Note fb itu saya tulis setelah saya komunikasikan concern ke panitianya ttg
> TIDAK ADANYA PEMBICARA DR PERISET PERGURUAN TINGGI INDONESIA dan dominannya
> periset asing (10 orang) dlm info undangan ke saya maupun dlm website
> Humanitus sampai 2 hari yg lalu. Waktu itu di website masih dipampangkan
> foto 2 pembicara dr Indonesia yaitu Awang BPMigas dan Sawolo EMP (Lapindo).
>
> Alhamdulillah, rupanya panitia sadar akan pincangnya acara tsb
> (a-nasionalis dan berat ke satu sisi pendapat), maka kemudian pd acara
> sebenarnya diseimbangkanlah kesan itu dg mencoret Sawolo EMP/Lapindo dr
> daftar dan menambahkan Prof Sukendar, Agus Guntoro, dan Sayogi Sudarman dlm
> daftar pembicara. Suatu move yg pintar, tp agak kedodoran kalau diberi
> tambahan argumen bhw: yg diundang adalah yg gencar menulis di jurnal2
> (internasional) ttg Lumpur Lapindo tsb.
>
> Usulan saya untuk memasukkan pembicara dr Perg Tinggi paling dekat dg
> Sidoarjo yg banyak menulispun (Dr Amin Widodo) tidak dikabulkan. Selain itu
> saya menyinggung nama Prof Hasanudin ITB yg pernah menulis bersama Davies
> (yg kemudian diancam dituntut oleh Lapindo krn menggunakan data Lapindo
> tanpa ijin untuk ikut menulis paper dg Davies), juga kawan2 Badan Geologi yg
> sangat aktif riset dan menulis ttg Lumpur Lapindo. Tapi nampaknya panitia
> lebih suka memilih mrk dr Indonesia yg punya kecenderungan expertise di
> tektonik regional, geotermal, dan yg mrk kenal ikut bersama Lapindo
> mengkampanyekan penyebab gempa.
>
> Waktu itu surat saya dijawab panitia dg : "akan dipertimbangkan" meskipun
> sulit untuk mengubah acara krn hrs memilih diantara 40 ahli yg diundang.
> Saya sendiri tetap mrk harapkan datang untuk meramaikan acara diskusi.
> Karena saya ada komitmen full 3 hari kmrn di Jakarta, maka agak sulit untuk
> ikutan hadir, terutama kalau hanya untuk tanya jawab 2-5 menit dan bukan
> sessi trbuka brainstorming smua pihak membeberkan usulan rencana ke depan.
>
> Sampai saat ini, saya masih juga pada pendapat: semua penyelesaian teknis
> harus jadi 1 paket dg penyelesaian masalah sosial, tdk bisa dipisahkan. Kami
> dr IAGI dan HAGI masih dalam posisi terus membantu Badan Geologi dlm rangka
> akuisisi data 3D seismik di area lumpur dan sekitarnya untuk digunakan dalam
> evaluasi perencanaan teknis - sosial kedepan.
>
> Salam
> ADB
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>  ------------------------------
>
> *From: *"R.P.Koesoemadinata" <[email protected]>
>
> *Date: *Thu, 26 May 2011 20:55:29 +0700
>
> *To: *<[email protected]>
>
> *ReplyTo: *<[email protected]>
>
> *Subject: *[iagi-net-l] Andang Protes
>
>
>
> Apakah betul mengirimkan surat protes atas terselenggaranya Symposium on
> Indonesia's mud volcano yang berlangsung pada 25-26 Mei 2011 di Sidoarjo
> sebagai mana dikutip Wartawan Tempo di Tempo Online hari ini?
> http://www.tempointeraktif.com/hg/iptek/2011/05/26/brk,20110526-336947,id.html
>
>
>
> Wassalam
>
> RPK
>
>
>
> __________ NOD32 5559 (20101024) Information __________
>
> This message was checked by NOD32 antivirus system.
> http://www.eset.com
>
>

Kirim email ke