Kalo dah masuk ranah politik, moto yang berlaku adalah: Yang menang adalah yang 
benar.
Salam,
Yatno
  ----- Original Message ----- 
  From: nyoto - ke-el 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, May 27, 2011 9:36 AM
  Subject: Re: [iagi-net-l] Andang Protes


  Hebat sekali, sampai 2 top geologists Indonesia bisa dikadalin (paling tidak 
itu menurut pengakuan langsung dari mereka sendiri, yaitu guru besar Teknik 
Geologi ITB & juga bekas ketua IAGI pak Koesoemadinata & pak Andang Bachtiar, 
bekas ketua IAGI, keduanya dedengkot geologi Indonesia yg paling top sampai 
saat ini), sangat2 memprihatinkan, ya Allah tunjukkanlah Kebesaran & KeadilanMU 
kepada kita bangsa Indonesia, khususnya masyarakat korban Lusi ...aameeen YRA.


  Wass,
  nyoto



   
  2011/5/27 R.P.Koesoemadinata <[email protected]>

    Ya maksud saya seolah-olah usulannya "diperhatikan" dengan menambahnya 
pembicara dari dalam negeri/universitas di Indonesia. Tapi yang diajukan jelas 
kemana arahnya.
    Saya pun juga dikadalin. Saya sebenarnya juga diundang menghadiri 
simposium, bahkan ditelepon beberapa kali. Namun setelah saya baca flyer-nya, 
saya lihat jelas ke mana arahnya dan maksudnya. Sayapun menyatakan tidak bisa 
hadlir karena saya kebetulan ada acara presentasi/rapat di Jakarta.
    Waktu saya di Jambi minggu yang lalu untuk menjadi panelist dalam suatu 
diskusi mengenai bagihasil minyak bagi Jambi (katanya direkomendasikan oleh Pak 
Andang juga) saya terus menerus ditelepon oleh seorang wartawati dari TVOne, 
katanya dia ditugaskan mewawancara saya, mengenai dunia perminyakan Indonesia. 
Akhirnya saya setuju dan wawancara berlangsung di kamar hotel di Jakarta. 
Wawancara berlangsung mungkin lebih dari 30 menit dan juga muncul pertanyaan 
mengenai Lumpur Lapindo. Off the record saya katakan, "kalian itu bagaimana, 
kan saya tahu siapa yang punya TVOne dan pendapat saya mengenai masalah itu kan 
jelas saya utarakan pada wawancara". Saya katakan pasti kalau sudah sampai di 
editor, hasil wawancara ini bakal kena editing berat, bahkan mungkin juga tidak 
akan ditayangkan."
    Mereka sih senyum-senyum saja.
    Ternyata benar sekali, pada acara Tahukah Anda kemarin sore saya hanya 
muncul beberapa detik saja membicarakan mengenai 'Indonesia sebagai 
net-importer oil dan sudah keluar dari OPEC' (hal yang kurang relevant), 
sedangkan yang muncul lainnya Prof Sukendar dan Ir Sunu (dari Lapindo) yang 
berbicara mengenai Lusi cukup panjang lebar. Saya sendiri tidak nonton acara 
itu karena masih dalam perjalanan dari Jakarta ke Bandung.
    Wah jadi dikadalin juga, walaupun sudah tahu apa yang akan terjadi.
    Wassalam
    RPK
      ----- Original Message ----- 
      From: Andang Bachtiar 
      To: [email protected] 
      Sent: Friday, May 27, 2011 8:50 AM
      Subject: RE: [iagi-net-l] Andang Protes


      Koreksi Prof, saya tidak ikut datang di Symposium. Jadi, luput dijadikan 
kadal.



      Note (lagi):



        1.. Kalau memang benar mau berorientasi pada penyelesaian ke depan, 
akan lebih logis, elegan, dan bermanfaat simposiumnya membahas bagaimana disain 
3D/4D seismic, disain MT, disain subsidence GPS survey-nya dikaitkan dengan 
modeling subsidence, perluasan area terdampak, dan kemungkinan pengaruhnya pada 
infrastruktur yang ada maupun yg direncanakan dibangun (jalan tol, jalan 
kereta, jalan biasa, lapangan2 migas, jalur2 pipa, dsb) 
        2.. Dan akan lebih klop kalau kawan2 dari Badan Geologi sebagai lembaga 
geologi resmi pemerintah juga diundang  2-3 orang untuk mempresentasikan 
berbagai hasil riset mereka dalam 3 tahun terakhir ini (geokimia, amblesan, 
struktur dangkal, air tanah, dsb), termasuk rencana akuisisi seismic 3D yang 
sekarang sedang dalam proses tender dsb. 
        3.. Format workshop lebih cocok dari pada symposium: spy hasilnya 
kongkrit ke depan. 


      Salam



      ADB




--------------------------------------------------------------------------

      From: R.P.Koesoemadinata [mailto:[email protected]] 
      Sent: Friday, May 27, 2011 8:17 AM
      To: [email protected]
      Subject: Re: [iagi-net-l] Andang Protes



      Wah sebetulnya saya sudah tidak ingin berkomentar lagi mengenai Lumpur 
Lapindo ini

      Tapi, maaf saja, Pak Andang. Anda kelihatannya akhirnya dikadalin juga

      Hehe
      Wassalam

      RPK

        ----- Original Message ----- 

        From: [email protected] 

        To: [email protected] 

        Sent: Friday, May 27, 2011 5:53 AM

        Subject: Re: [iagi-net-l] Andang Protes



        Saya menuliskannya sebagai catatan (note) di facebook saya SEMINGGU yg 
lalu, bukan tiba2 kemarin. Mungkin untuk menjadikannya berita wartawan lebih 
cocoknya memuatnya pas kemarin pelaksanaan acara.

        Note fb itu saya tulis setelah saya komunikasikan concern ke panitianya 
ttg TIDAK ADANYA PEMBICARA DR PERISET PERGURUAN TINGGI INDONESIA dan dominannya 
periset asing (10 orang) dlm info undangan ke saya maupun dlm website Humanitus 
sampai 2 hari yg lalu. Waktu itu di website masih dipampangkan foto 2 pembicara 
dr Indonesia yaitu Awang BPMigas dan Sawolo EMP (Lapindo).

        Alhamdulillah, rupanya panitia sadar akan pincangnya acara tsb 
(a-nasionalis dan berat ke satu sisi pendapat), maka kemudian pd acara 
sebenarnya diseimbangkanlah kesan itu dg mencoret Sawolo EMP/Lapindo dr daftar 
dan menambahkan Prof Sukendar, Agus Guntoro, dan Sayogi Sudarman dlm daftar 
pembicara. Suatu move yg pintar, tp agak kedodoran kalau diberi tambahan 
argumen bhw: yg diundang adalah yg gencar menulis di jurnal2 (internasional) 
ttg Lumpur Lapindo tsb.

        Usulan saya untuk memasukkan pembicara dr Perg Tinggi paling dekat dg 
Sidoarjo yg banyak menulispun (Dr Amin Widodo) tidak dikabulkan. Selain itu 
saya menyinggung nama Prof Hasanudin ITB yg pernah menulis bersama Davies (yg 
kemudian diancam dituntut oleh Lapindo krn menggunakan data Lapindo tanpa ijin 
untuk ikut menulis paper dg Davies), juga kawan2 Badan Geologi yg sangat aktif 
riset dan menulis ttg Lumpur Lapindo. Tapi nampaknya panitia lebih suka memilih 
mrk dr Indonesia yg punya kecenderungan expertise di tektonik regional, 
geotermal, dan yg mrk kenal ikut bersama Lapindo mengkampanyekan penyebab gempa.

        Waktu itu surat saya dijawab panitia dg : "akan dipertimbangkan" 
meskipun sulit untuk mengubah acara krn hrs memilih diantara 40 ahli yg 
diundang. Saya sendiri tetap mrk harapkan datang untuk meramaikan acara 
diskusi. Karena saya ada komitmen full 3 hari kmrn di Jakarta, maka agak sulit 
untuk ikutan hadir, terutama kalau hanya untuk tanya jawab 2-5 menit dan bukan 
sessi trbuka brainstorming smua pihak membeberkan usulan rencana ke depan.

        Sampai saat ini, saya masih juga pada pendapat: semua penyelesaian 
teknis harus jadi 1 paket dg penyelesaian masalah sosial, tdk bisa dipisahkan. 
Kami dr IAGI dan HAGI masih dalam posisi terus membantu Badan Geologi dlm 
rangka akuisisi data 3D seismik di area lumpur dan sekitarnya untuk digunakan 
dalam evaluasi perencanaan teknis - sosial kedepan.

        Salam
        ADB 

        Powered by Telkomsel BlackBerry®


------------------------------------------------------------------------

        From: "R.P.Koesoemadinata" <[email protected]> 

        Date: Thu, 26 May 2011 20:55:29 +0700

        To: <[email protected]>

        ReplyTo: <[email protected]> 

        Subject: [iagi-net-l] Andang Protes



        Apakah betul mengirimkan surat protes atas terselenggaranya Symposium 
on Indonesia's mud volcano yang berlangsung pada 25-26 Mei 2011 di Sidoarjo 
sebagai mana dikutip Wartawan Tempo di Tempo Online hari ini? 
http://www.tempointeraktif.com/hg/iptek/2011/05/26/brk,20110526-336947,id.html



        Wassalam

        RPK




      __________ NOD32 5559 (20101024) Information __________

      This message was checked by NOD32 antivirus system.
      http://www.eset.com


Kirim email ke