nice experience brur
On 2011 6 14 10:02, "Sugeng Hartono" <[email protected]>
wrote:
> Mas Bambang,
>
> Apa kabar? Semoga tetap sehat walafiat dan sibuk seperti saya dan teman-2
di sini.
> Saya hanya ingin menambahkan data open hole sumur dan pengecualiannya.
> Pengalaman saya selama di Salawati, open hole lubang 12-1/4" cukup
panjang, bisa 5000 ft atau lebih, ini meng-cover formasi Klasaman/Klasafet
sampai tembus formasi Kais (limestone) kira-2 hanya 10 ft masuk ke dalam
Kais, lalu dipasang casing; kemudian pemboran diteruskan dengan bit yang
lebih kecil.
>
> Ketika ditugaskan ke pemboran sumur Mudi di Block Tuban (pengecualiannya),
saya "agak terkejut" karena casing 9-5/8" dipasang di kedalaman tertentu
kira-kira 200 ft di atas Tuban Carbonates (main objective). Sebagai wsg,
saya dan kawan-2 mudloggers (Exlog) merasa "easy money" karena tidak perlu
kerja keras atau bergadang semalaman untuk menanti tembusnya Carbonates.
Ternyata keadaan ini tidak selalu mulus. Pada sumur tertentu, ketika
melakukan pemboran lubang 8-1/2" dari casing shoe 9-5/8" sampai top
Carbonates (hanya 200 ft saja) terjadi problem serius. Shale/Claystone
sangat reaktif, selalu runtuh, dan menyebabkan stuck drillpipe. Akhirnya
interval yang hanya 200 ft "terpaksa" dipasang casing 7" dengan casing shoe
persis pada top karbonat. Pemboran selanjutnya diteruskan dengan drilling
bit diameter 6-1/4" sampai kedalaman akhir. Sejak kejadian itu, casing
9-5/8" selalu dipasang max. 10 ft di dalam karbonat. Nah, sejak itu pula wsg
dan mudloggers perlu kerja keras, ekstra hati-2 dan begadang karena tidak
jarang Tuban Carbonates ini muncul (tertembus bit) setelah lewat tengah
malam atau menjelang subuh saat kantuk sudah tak tertahankan.
>
> Salam hangat,
> Sugeng
> ----- Original Message -----
> From: Bambang P. Istadi
> To: [email protected]
> Sent: Thursday, June 09, 2011 1:48 PM
> Subject: RE: [iagi-net-l] LUSI : Pengaruh fault terhadap penyebaran erupsi
?
>
>
> Pak Yogi,..
>
>
>
> Saya mau jawab penasaran bapak,.. "-masih agak penasaran ada openhole
vertikal 2800m-"
>
>
>
> Saya koreksi Banjarpanji 1,742m bukan 2,800m. Dibawah beberapa contoh
sumur dengan openhole panjang
>
>
>
> Jeruk-1 Santos Selat Madura 5,951 ft
>
> Jeruk-2 Santos Selat Madura 6,782 ft
>
> YY-1 Premier Natuna 6,300 ft
>
> Sumur2 Dalam Total Kalimantan > 6,000 ft
>
> Sumur2 Arun Mobil Aceh > 7,500 ft
>
> Banjar Panji-1 Lapindo Jawa Timur 5,717 ft
>
>
>
> Dari 4 cluster di Arun, lihat deh sumur2 vertikalnya, berapa panjang
openhole tanpa casing?? Yang diperhitungkan kick tolerance bukan berapa
panjang openhole. Kalau di GOM dan North Sea openhole panjang banyak.
Beberapa contoh di North Sea:
>
>
>
> West Lulu-4 Maersk Oil North Sea 7,562 ft
>
> West Lulu-3 Maersk Oil North Sea 7,526 ft
>
> West Lulu-2 Maersk Oil North Sea 7,778 ft'
>
> West Lulu-1 Maersk Oil North Sea 7,392 ft
>
> W-1X Chevron North Sea 7,693 ft
>
> V-1X Chevron North Sea 6,913 ft
>
> RAVN-2 Amoco North Sea 7,894 ft
>
> RAVN-1 Amoco North Sea 8,067 ft
>
> Q-1X Gulf North Sea 6,247 ft
>
> OLAF-1 Chevron North Sea 7,208 ft
>
> NORA-1 Chevron North Sea 7,009 ft
>
> MONA-1 Chevron North Sea 7,102 ft
>
> LULITA-1XC Maersk Oil North Sea 7,414 ft
>
> LONE-1 Chevron North Sea 7,291 ft
>
> JENS-1 Chevron North Sea 5,723 ft
>
> LIVA-1 Chevron North Sea 7,793 ft
>
> KIM-1 Chevron North Sea 8,750 ft
>
> KARL-1 Chevron North Sea 9,626 ft
>
> ISAK-1 Danop North Sea 7,359 ft
>
> I-1X Gulf North Sea 6,846 ft
>
> GERT-2 Chevron North Sea 8,830 ft
>
> GERT-1 Chevron North Sea 8,742 ft
>
> FALK-1 Amoco North Sea 7,447 ft
>
> FELICIA-1 Statoil North Sea 8,461 ft
>
> ELLY-2 Maersk Oil North Sea 7,317 ft
>
> ELLY-1 Chevron North Sea 6,784 ft
>
> ELIN-1 Chevron North Sea 7,070 ft
>
> EDNA-1 Chevron North Sea 5,768 ft
>
> EG-1 Agip DenmarkNorth Sea 7,949 ft
>
> DIAMANT-1 Philipis North Sea 6,943 ft
>
> CLEO-1 Chevron North Sea 6,811 ft
>
>
>
>
>
> Wass.w.w.
>
> Bambang
>
>
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: yogi priyadi [mailto:[email protected]]
> Sent: Wednesday, June 08, 2011 4:56 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] LUSI : Pengaruh fault terhadap penyebaran erupsi
?
>
>
>
> Pak Samodro,
>
>
>
> Sebenernya baik teori dipicu gempa maupun dipicu pemboran atau
>
> dua-duanya, ujung2-nya cuma pendekatan saja...seperti asumsi diatas
>
> asumsi (seperti kata Om Danny) karena yang dibicarakan adalah kondisi
>
> bawah permukaan yg tidak kasat mata hehe....
>
>
>
> kalo mau agak "real"...ya harus dilakukan akuisisi seismik 3D Hi-Res
>
> (ide lama sebenernya)....ntar bisa dimodelkan itu struktur-nya,
>
> sekalian bisa dihitung volume mud-nya....cuma ya siapa yang mau
>
> sponsorin? :)
>
>
>
> -masih agak penasaran ada openhole vertikal 2800m-
>
>
>
> rgds,
>
> YP
>
>
>
> 2011/6/6 kartiko samodro <[email protected]>:
>
> > LUSI : Pengaruh fault terhadap penyebaran erupsi ?
>
> >
>
> >
>
> >
>
> >
>
>
>
>
>
>
------------------------------------------------------------------------------
>
> “Save a Tree” – Please consider the environment before printing this
email.
>
>
>
> “Save a Tree” – Please consider the environment before printing this
email.