Maksud Made ini kalo mereka di blok M pas malam minggu he he he he he

Piiiiis De

Avi Al-Haj NPA 0666

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Made Sulitra" <[email protected]>
Date: Fri, 7 Oct 2011 06:52:29 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] UU 24/2009 dan Bahasa Pengantar dalam PIT IAGI dan 
PIT HAGI
Jangan lupa expat ("Foreigner") yang di Indonesia sangat smart (profit 
oriented), kalau ada maunya bahasa Indonesianya jauh lebih bagus dari orang 
kita in English, spt Nego tawar menawar didalam suatu transaksi, lobbying, 
attract sympathy. So please be open being fully competitive!

made
----- Original Message ----- 
From: <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, October 06, 2011 7:06 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] UU 24/2009 dan Bahasa Pengantar dalam PIT IAGI dan 
PIT HAGI


> Atau dalam kata lain,
> Masihkah bangsa kita berjiwa inlander?hehehe,, :)
> Atau ini masih efek dari 3,5 abad penjajahan Belanda.
>
> Cheers,
> Wulan
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> -----Original Message-----
> From: <[email protected]>
> Date: Thu, 6 Oct 2011 19:00:03
> To: <[email protected]>
> Reply-To: <[email protected]>
> Subject: Re: [iagi-net-l] UU 24/2009 dan Bahasa Pengantar dalam PIT IAGI 
> dan PIT HAGI
> Makanya aneh juga kalau seorang expatriat asing yang di
>> sudah tahunan di kantor indonesia dan berada di dominan
>> komunitas Indonesia tidak bisa berbahasa Indoensia, begitu
>> pula di saat  meeting rutin hanya ada seorang expatria, tapi
>> kita malah memaksakan bahasa pengantarnya berbahasa asing,
>> semestinya expatriat tersebut yg sadar untuk berbahasa
>> Indonesia.
>
> ======================================================
>
> Apa ini Tidak Berarti Bahasa Indonesia telah "Dijajah" Bahasa
> Inggris...........hik..hik...hikkk
>
> ISM
>
>
>> Kita memang perlu menguasai bahasa asing untuk kepentingan
>> ilmu,
>> perdagangan, pergaulan intenasional dll, demi kemajuan
>> pribadi syukur-syukur buat bangsa. Tapi untuk di dalam
>> negeri kita harus meningkatkan kualitas pemakaiannya dan
>> keutamaan Bahasa Indonesia demi kesatuan bangsa ini, yang di
>> khawatirkan Ibu Wulandari memang benar adanya di masyarakat,
>> tidak usah jauh-jauh pada pertemuan resmi ataupun
>> perkantoran, di pergaulan sehari-hari pemakaian bahasa asing
>> lebih populer di banding bahasa Indonesia yang benar.
>> Seharusnya pemakaian bahasa Indoensia yang benar harus terus
>> di dorong di
>> tengah bangsa ini, karena menurut saya pribadi  berbahasa
>> Indonesia dengan masyarakat beragam suku saja sering menjadi
>> kendala. Rasanya gampang sekali mendapatkan seseorang di
>> pelosok Jawa sana yang tidak bisa berbicara bahasa
>> indonesia, atau kalaupun bisa sering susah di pahami karena
>> campur aduk dengan bahasa lokal dan ungkapan lokalnya. Malah
>> berbahasa Indonesia dengan penduduk lokal di Indonesia Timur
>> terasa lebih baku dan benar rasanya, kosa kata bahasa
>> Indonesia yang tak pernah kita pakai dan dengar di pulau
>> Jawa ini malah masih sering digunakan oleh mereka.
>>
>> Makanya aneh juga kalau seorang expatriat asing yang di
>> sudah tahunan di kantor indonesia dan berada di dominan
>> komunitas Indonesia tidak bisa berbahasa Indoensia, begitu
>> pula di saat  meeting rutin hanya ada seorang expatria, tapi
>> kita malah memaksakan bahasa pengantarnya berbahasa asing,
>> semestinya expatriat tersebut yg sadar untuk berbahasa
>> Indonesia.
>> Tindakan pemerintah dengan mengeluarkan aturannya dalam
>> pemakaian bahasa Indonesia di forum resmi sudah tepat,
>> tinggal kemauan dan kesadaran kita untuk menjalankan dan
>> memanfaatkannya.
>>
>>
>> OK Taufik
>>
>
>
>
> ___________________________________________________________
> indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
>
>
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
> --------------------------------------------------------------------------------
> Ayo siapkan diri....!!!!!
> Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29
> September 2011
> -----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>
> For topics not directly related to Geology, users are advised to post the 
> email to: [email protected]
>
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event 
> shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to 
> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with 
> the use of any information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
> “Save a Tree” – Please consider the environment before printing this 
> email.
> 



“Save a Tree” – Please consider the environment before printing this email.

Kirim email ke