2012/2/23 Dandy Hidayat <[email protected]>

>  Karena ada dua pendapat dengan satu pendapat beda , sesuai asas
> demokrasi kita sementara tangguhkan dulu rencana pemanggilan pihak
> TransTV namun saya akan tetap memberikan nomor HP Mas Rovicky, Mas Seno dan
> Mas Syaiful berikut e-mailnya in case kalau mereka ingin menghubungi suatu
> - waktu dapat kita komunikasikan.
>

Saya akan berbagi cerita tentang pertemuan tadi malam dengan Salah satu
anggota (komisioner) dari Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia,
namanya Dono Prasetyo.

Komisi Informasi Pusat (KIP) ini dibentuk mirip KPK, jadi berada dibawah
presiden. Komisi ini dibentuk sebagai konsekuensi dari UU transparansi
informasi publik. Dibentuk seperti KPK, jadi sebuah Komisi dibawah
Presiden.
Nah apa hubungannya dg IAGI ? Komisi ini berbicara soal perlunya informasi
harus dibuka utk publik. Misal laporan yg dibiayai oleh APBN, sumbangan
masyarakat, atau sumber luar lainnya disebut sebagai badan publik
dan tentunya didalamnya mengandung  informasi publik.

Salah satu informasi (geologi) penting yang ada di lingkungan pertambangan
dan migas, yang dibiayai oleh pemerintah tentunya bisa masuk kategori
informasi publik. Artinya dokumennya harus terbuka, walaupun ada informasi
yang harus ditutup karena alasan tertentu. Nah Komisi ini yg akan
menjelaskan dan memfasilitasi diskusi bila terjadi perbedaan persepsi
tentang perlunya keterbukaan-ketertutupan data. Salah satu contoh adalah
data seismic yang juga memiliki arti penting dalam pemahaman kebencanaan
semestinya menjadi terbuka untuk publik. Namun sayangnya kita tahu adanya
UU dan aturan tentang data migas. Komisi ini akan memfasilitasi supaya
tidak terjadi "dispute" pemahaman keterbukaan informasi publik.

Banyak yg saya baru tahu tentang pentingnya keterbukaan informasi dan
perlunya menutup informasi. Tentunya banyak data (informasi) geologi
semestinya terbuka karena sdh dibiayai APBN. Tapi karena datanya dibawah
esdm, seringkali filosofinya informasi migas yg penuh rahasia. Nah, IAGI
dan anggotanya perlu mengerti ttg hal ini.

Banyak yg bisa dishare antara kepentingan IAGI dg Komisi ini. Nanti kita
(IAGI) akan mengadakan kunjungan ke komisi ini. Bahkan bisa meminta mereka
untuk sosialisasi ttg informasi publik, mungkin lewat lunch talk IAGI.
Tentunya Mas Syaiful dan staffnya sangat tertarik utk merealisasikan. Ada
yang tertarik ?
Sekian sekilat info

RDP

Kirim email ke