Ini menarik kalau memang bisa mengukur kedalaman, tapi nalar saya mengatakan kalau pake micro seis source di surface apa mungkin ya signal yg travel ke kedalaman dan return lagi ke seismometer di surface, apa mungkin ini semacam metode LFPS yg cuman metode pengukurannya bbrp titik simultan sekali gus, tapi kalau sourcenya tetap mengandalkan micro-eq yg datang dari nature berarti bukan spt "active sesimic" artinya conventional pulse wave sesimic ada source dan ada reciever (time domain).
Wah sam Syaiful Putri tidak hanya cantik tapi juga pinter OK mudah2 an tambah maju IAGI dan ilmuan Indonesia, amin YRA Avi 0666 nomor cantik 2012/3/8 Putri Riadini <[email protected]> > Dari hasil diskusi saya dengan teman:**** > > ** ** > > Passive Seismic Tomography (PST) ini berbeda dengan Low Frequency Passive > Seismic (LFPS) yang sudah berkembang sejak beberapa tahun yang lalu di > Indonesia.**** > > ** ** > > Prinsip dari PST hampir sama dengan akuisisi seismic konvensional 2D/3D > yaitu merekam gelombang yang dipancarkan oleh sumber energy, perbedaannya > dari sumber energinya, di Indonesia seismik konvensional menggunakan > dinamit/airgun sebagai sumber energi, sedangkan PST menggunakan > micro-earthquake sebagai sumber energi. **** > > ** ** > > Situasi Indonesia yang terletak di daerah tektonik aktif, tentu setiap > saat terjadi gempa kecil yang tidak kita rasakan. Gelombang gempa ini yang > bersumber dari kedalaman tertentu kemudian merambat kepermukaan setelah > melewati beberapa media batuan yang berbeda, dan di rekam oleh receiver di > permukaan.**** > > ** ** > > Dalam proses akusisi PST akan disebar puluhan receiver di permukaan > menurut desain yang direncanakan mengikuti luas blok, kemudian dibiarkan > selama beberapa bulan untuk merekam setiap event micro-earthquake yang > terjadi. Hasil perekaman kemudian akan diolah untuk menghasilkan 3D cube > dari Vs, Vp, dan Vs/Vp (Poisson), yang kemudian digunakan untuk mendapatkan > gambaran bawah permukaan. 3D Poison juga bisa di gunakan untuk mengetahui > fluid content di dalam pore space.**** > > ** ** > > Dan yang lebih menarik lagi domainnya dalam depth, tidak domain time > seperti seismik konvensional.**** > > Semoga dapat menambah informasi. Terima kasih**** > > ** ** > > ** ** > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] > *Sent:* Thursday, March 08, 2012 9:53 AM > > *To:* [email protected] > *Subject:* Re: [iagi-net-l] FW: Invitation: Technology Presentation - > High Resolution 3D Passive Seismic Tomography**** > > ** ** > > Dari mana sumber energinya ya?**** > > Powered by Telkomsel BlackBerry®**** > ------------------------------ > > *From: *"Bandono Salim" <[email protected]> **** > > *Date: *Thu, 8 Mar 2012 02:40:03 +0000**** > > *To: *Iagi<[email protected]>**** > > *ReplyTo: *<[email protected]> **** > > *Subject: *Re: [iagi-net-l] FW: Invitation: Technology Presentation - > High Resolution 3D Passive Seismic Tomography**** > > ** ** > > Iya katanya sedang diuji dgn bor. > Wah kenapa berkembang di Amrik ya kok tidak > "ing mriki" (di sini). > Beaya risetnya ndak ada ya? > Salam. **** > > Powered by Telkomsel BlackBerry®**** > ------------------------------ > > *From: *Bhaskara Aji <[email protected]> **** > > *Date: *Thu, 8 Mar 2012 02:27:58 +0000**** > > *To: *[email protected]<[email protected]>**** > > *ReplyTo: *<[email protected]> **** > > *Subject: *RE: [iagi-net-l] FW: Invitation: Technology Presentation - > High Resolution 3D Passive Seismic Tomography**** > > ** ** > > Saat ini ada company yang sedang melakukan passive seismic. Dan saya > pernah ngobrol dengan orang company tersebut, bahwa passive seismik ini > ditemukan awalnya oleh orang Indonesia (dosen T.Geofisika UGM). Tapi saya > tidak tahu pasti kebenarannya.CMIIW.**** > > ** ** > > Salam**** > > BA**** > > 4133**** > > ** ** > > *From:* rakhmadi avianto > [mailto:[email protected]<[email protected]>] > > *Sent:* 08 Maret 2012 9:19 > *To:* [email protected] > *Subject:* Re: [iagi-net-l] FW: Invitation: Technology Presentation - > High Resolution 3D Passive Seismic Tomography**** > > ** ** > > Technologi passive seismic ini sebetulnya telah di pake di dunia industri > di Indonesia sejak 2th yg lalu, jadi sudah bukan barang baru, pada > prinsipnya satu media yg mengandung hydrocarbon (HC) maka akan menghasilkan > diffusive wave yg kisaran frequencynya adalah 1.5-5 Hz, frequency yg di > akibatkan oleh passive seismic ini berkisar antara 0-10 Hz, yg diatas 10Hz > biasanya diakibatkan oleh "aktif seismic" artinya wave motion yg > diakibatkan oleh man made, apa itu orang jalan, mobil lewat dsb, pemboran, > pompa sumur dsb. Biasanya indikasi HC pada passive seismic survey ada pada > gelombang 1.5-5 Hz sedangkan yg non HC <1.5 Hz atau frequency yg <1.5 Hz > dsb sebagai back-ground frequency. Hasilnya cukup bagus tapi kelemahan dari > passive seismic ini adalah TIDAK bisa tahu kedalaman dari mana datangnya > diffusive wave tsb. > > Pada dasarnya setiap lapisan yg mengandung HC akan memancarkan diffusive > wave, nah kalau ada multi layers yg mengandung HC maka semua layer tsb akan > memancarkan gelombang diffusif, shg pada saat gelombang low freq ini sampe > di surface sangat susah di bedakan mana yg datang dari yg lebih dalam atau > yg lebih dangkal. Ini semua karena di passive seismic tidak ada time domain > seperti di aktive seismic. Alat passive seismic fungsinya hanya menangkap > setiap gelombang low freq yg dipancarkan bumi, jadi sebetulnya alat > seismometer akan merekam gelombang low freq sejak dipasang sampai > diputuskan untuk diangkat krn datanya dianggap sudah cukup (durasi 3-5 > jam). Dari data yg terambil dari bbrp titik pengamatan diamati dimana yg > menunjukan Freq 1.5-5 Hz, shg dari situ bisa disimpulkan kemungkainan area > yg dibawahnya mengandung HC. Untuk lebih sempurnanya proses perekaman > passive seismic ini juga di ikuti dg analysa CWT (Continous Wavelet > Transform) dari data seismic yg ada. > > Salam > Avi Al Haj > 0666**** > > On Thu, Mar 8, 2012 at 8:42 AM, Bandono Salim <[email protected]> wrote: > **** > > Wah menarik, jadi tanpa peledakan kita bisa kenali kondisi bawah permukaan. > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: Putri Riadini <[email protected]> > Date: Thu, 8 Mar 2012 00:39:54 > To: [email protected]<[email protected]> > Reply-To: <[email protected]> > Subject: [iagi-net-l] FW: Invitation: Technology Presentation - High > Resolution 3D > Passive Seismic Tomography > > -------------------------------------------------------------------------------- > PP-IAGI 2011-2014: > Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com > Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com > > -------------------------------------------------------------------------------- > Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. > Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir > pengiriman abstrak 28 Februari 2012. > > -------------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > For topics not directly related to Geology, users are advised to post the > email to: [email protected] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net > <http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/%0AIAGI-net>Archive 2: > http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event > shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the > use of any information posted on IAGI mailing list. > ---------------------------------------------------------------------**** > > ** ** >

