Yaa itu, atau karena banyak utang hehehe, sekarang malah mau utang lagi.
Walah kalau denger mentri enerji ngomong semalam, memang gak ada niat 
selesaaikkan utang, hehe diwariskan pada pemerintaha selanjutnya. Gak tau cara 
berfikirnya nyleneh kalee.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: noor syarifuddin <[email protected]>
Date: Tue, 20 Mar 2012 21:24:52 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Geopolitik : Cari gas di teluk
Kok rada gak nyambung yah...,
saya kira yg dimsksud OQ itu adlh konstelasi geopolitik TimTeng yg semakin unik 
dan ruwet.... Klo Bahrain yg tetangga dekat gak bisa beli gas dr Qatar pasti 
ada apa2nya... Karena pd saat yg sama Abu Dhabi, yg jg merupakan saingan Doha 
utk menjadi ikon TimTeng, msh bisa beli gas dr Qatar via Dolphin project 
(walaupun sempat sdkt disabotase waktu Qatar sepakat memberi &#39;sea 
corridor&#39; ke Arab Saudi....

Di sini smkn terliht bahwa migas jg alat politik yg ampuh, bisa dipkai jd 
sarana tawar mwar posisi politik...
Indonesia yg sdh defisit, maka tentu posisi tawarnya brkurang. Msh ada peluang 
di gas sebenarnya, sayang Kota krng cerdik dlm kontraknya sehingga banyak yg 
terikat harga rendah dlm waktu yg panjang,......



Salam,

Kirim email ke