Hallo itb, siap bikin prodi geopolitik? Kalau ini geokonsepnya rada beda. Mari Pa Koesoema. Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: <[email protected]> Date: Thu, 22 Mar 2012 09:35:29 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Geopolitik : Cari gas di teluk Singapura mau beli gas dg harga tinggi ( 19USD/MMBTU ? )karena kalau tidak ada gas harus mengoperasikan pembangkitnya dg HSD (pembangkitnya berbasis dual firing ) yg harganya jauh lebih tinggi meskipun gasnya di beli dg 19USD ( produksi per Kwh nya akan sangat tinggi kalau dg HSD) karena pembangkitnya singapura mengandalkan ke gas saja. Listrik Sinagpura ini hampir 50% untuk Commercial/Public Service , hotel, mall mall,airport , dll dimana yang datang/menikmatii kebanyakan dari Indonesia juga, Tahun 2015 akan ada Asean Power Grid yang menghubungkan Singapura-Batam , harusnya ini yg diantisipasi untuk mempersiapkan Pembangkit di Batam ( PLTU Batubara misalnya ) agar bisa suplai listrik ke Singapura juga karena konsumsi listrik Singapura cukup besar meskipun negaranya kecil.Tahun lalu pasokan gas ke PLN ( PLTG Muara Tawar) dari PGN berkurang sampai 50% dari kontrak yg disepakati, gara gara untuk mempertahankan pasokan gas ke Singapura ( untuk Domestik yg dikalahkan ) akibatnya Muara Tawar dioperasikan dg HSD yg biaya produksinya langsung melonjak. Kayaknya Masalah Geopolitik ini bukan tidak mungkin akan memanas juga di kawasan Asean diwaktu akan datang ............. bisa bisa ada prodi baru Geopolitik......... ISM > Pak Noor, apa kabar? > > Karena rapuh maka tetangga kita ini selalu berupaya supaya > lebih unggul. Rasanya Malaysia tidak begitu mudah langsung > menyetop air karena mereka pasti ada kontrak. Dua minggu > yll ketika ke S'pura saya diajak paman Miswadi untuk > berkunjung ke pusat pengolahan air di Bedok North; air yang > dibeli dari Malaysia diproses lagi untuk kebutuhan warga, > dan lainnya diproses dalam air minum kemasan botol dan... di > re-xport ke Malysia. Pusat pengolahan air ini dibuat sangat > menarik sehingga sering dikunjungi wisatawan atau mahasiswa. > Ingat, air yang keluar dari kran di rumah-2 (flat) warga > dijamin bisa diminum langsung tanpa direbus. Untuk gas, > ternyata Singapura mau membeli dengan harga paling tinggi > (US$19/MBTU) sementara kalau dijual ke PGN hanya US$5-5,5 > saja.Mereka sangat butuh gas untuk industrinya. Mungkin > komoditi gas ini bisa dimainkan sebagai alat dalam > geopolitik, tetapi kita perlu sadari bahwa konon untuk > mengatur lalu lintas penerbangan di udara Singapura sampai > sekitar Riau menjadi wewenang mereka. Hal ini pernah ditulis > di koran nasional oleh mantan penjabat tinggi AURI. > Salam hangat, > sugeng > > > > > ----- Original Message ----- > From: noor syarifuddin > To: [email protected] > Sent: Thursday, March 22, 2012 1:30 AM > Subject: Re: [iagi-net-l] Geopolitik : Cari gas di teluk > > > Klo bicara singapura, maka sbenarnya mrk itu rapuh > sekali. Ingat gak waktu Malaysia mau stop suplai air > bersih ke sana.....wah kalang kabut mrk, sampai kluar > project daur ulang air limbah spy layak minum > lagi.... Tapi krn banyak duit mrk msh bisa main mata > dgn tetangga lain yg butuh duit: Indonesia .....:-). > Sebenarnya klo kita cerdik ya jgn ekspor gas, tapi > ekspor listrik yg lbh strategis.... > > > Salam > > > > > ------------------------------------------------------------------------------> > From: Ismail <[email protected]>; > To: <[email protected]>; > Subject: Re: [iagi-net-l] Geopolitik : Cari gas di teluk > Sent: Wed, Mar 21, 2012 5:41:16 AM > > Dalam konstek Asean , Singapore itu lbh 80% > {indonesia kira kira hanya 25% } listriknya dari gas > dan tdk punya gas , kita kaya gas yg bisa mensuplai > kebutuhan gas singapura , kalau ini dijadikan alat > geopolitik misalnya kalau Singapor ingin gas maka > juga tdk boleh menampung pelarian koruptor Cuma > kabarya singapor akan bikin pltn , mungkin jaga jaga > kalau diembargo gasnya, lha kalau mledug kita juga > akan kena dampaknya > > Ism > > > Sent by Liamsi's Mobile Phone > > ------------------------------------------------------------------------> > From: noor syarifuddin <[email protected]> > Date: Tue, 20 Mar 2012 21:24:52 -0700 (PDT) > To: <[email protected]> > ReplyTo: <[email protected]> > Subject: Re: [iagi-net-l] Geopolitik : Cari gas di > teluk > > > Kok rada gak nyambung yah..., > saya kira yg dimsksud OQ itu adlh konstelasi > geopolitik TimTeng yg semakin unik dan > ruwet.... Klo Bahrain yg tetangga dekat gak > bisa beli gas dr Qatar pasti ada apa2nya... > Karena pd saat yg sama Abu Dhabi, yg jg > merupakan saingan Doha utk menjadi ikon > TimTeng, msh bisa beli gas dr Qatar via Dolphin > project (walaupun sempat sdkt disabotase waktu > Qatar sepakat memberi 'sea corridor' ke Arab > Saudi.... > > Di sini smkn terliht bahwa migas jg alat > politik yg ampuh, bisa dipkai jd sarana tawar > mwar posisi politik... Indonesia yg sdh > defisit, maka tentu posisi tawarnya brkurang. > Msh ada peluang di gas sebenarnya, sayang Kota > krng cerdik dlm kontraknya sehingga banyak yg > terikat harga rendah dlm waktu yg > panjang,...... > > > > Salam, > > > > > ------------------------------------------------------------------------> > From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>; > To: <[email protected]>; > Subject: Re: [iagi-net-l] Geopolitik : Cari gas di > teluk Sent: Wed, Mar 21, 2012 12:29:16 AM > > On Wed, Mar 21, 2012 at 12:43 AM, o - musakti > <[email protected]> wrote: > > Ini cerita geopolitik beneran. > Diambil dari koran the Guardian. > > > Menakjubkan, Bahrain yang bertetangga > dengan North Field (the biggest gas > field in the world, kebetulan tempat > saya jadi buruh cangkul) kudu cari gas > sampai ke Russia segala. Sementara > negara teluk tetangga lain beli gas > asal Qatar di Eropa..... > > > Apakah Indonesia tidak mencari minyak di luar > negeri ? Jawab saya iya, hanya saja dilakukan > oleh "orang" Indonesia, termasuk Pak OQ ini, > tetapi bukan "perusahaan" Indonesia. Kalau pun > ada volumenya masih kecil. > > Yang dilakukan ini sebenernya memanfaatkan > pengalaman serta keilmuan atau pengetahuan yang > telah diperoleh di dalam negeri yang > diaplikasikan ke luar negeri. Sayangnya di > Indonesia yang belajar lebih banyak "orang"nya > ketimbang perusahaannya. > > Kalau memang tidak ada perusahaan yang > melakukan eksplorasi di LN ya mungkin > pengalaman Negara Indonesia (rakyat, > pemerintah, dan pengusaha) ini bisa "dijual ke > LN". Contohnya bagaimana kalau pemerintah > menjual kemampuan "AKAMIGAS CEPU" ke LN. > mengundang orang-orang di Afrika, di Myanmar > dll utk belajar bagaimana mencari minyak, > termasuk mengelola industri migas. (walaupun > kita juga keteteran) tetapi pengalaman lebih > dari 100 tahun mengeksplorasi migas bukan > pengalaman yang kecil. Ini bisa dijual. > Walaupun bukan melakukan eksplorai sebagai > perusahaan tetapi sebagai GURU ! > > RDP > > -- > "Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus > dipelajari" . > > > > > ------------------------------------------------------------------------------> > “Save a Tree� – Please consider the environment > before printing this email. > > > > “Save a Tree� – Please consider the environment before > printing this email. > ====================================================================================================================================================================================> > DISCLAIMER : This e-mail and any files transmitted with it > ("Message") is intended only for the use of the recipient(s) > named above and may contain confidential information. You > are hereby notified that the taking of any action in > reliance upon, or any review, retransmission, dissemination, > distribution, printing or copying of this Message or any > part thereof by anyone other than the intended recipient(s) > is strictly prohibited. If you have received this Message > in error, you should delete this Message immediately and > advise the sender by return e-mail. Opinions, conclusions > and other information in this Message that do not relate to > the official business of PetroChina International Companies > In Indonesia or its Group of Companies shall be understood > as neither given nor endorsed by PetroChina International > Companies In Indonesia or any of the companies within the > Group. > ==============================================================================================================================================================> ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2011-2014: Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com -------------------------------------------------------------------------------- Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman abstrak 28 Februari 2012. -------------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email to: [email protected] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

