Ya itu maka perlu menteri yang tegas dan berani, yang jelas keberpihakannya untuk negara, bukan ke partai. Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: o - musakti <[email protected]> Date: Mon, 21 May 2012 04:31:57 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] HARGA GAS !!! tURUN ??? Kalau paralel model Petrochina-CNOOC , integrated dari atas ke bawah malah gak apa menurut saya. (BTW klu gak salah Petrochina dan CNOOC itu didalam negri batas demarkasinya jelas: satu di offshore satunya onshore).... Yang masalah adalah kalau serial ie. Satu di hilir dan satunya di distribusi dengan sistem monopoli alias tidak membiarkan persaingan dari pemain lain. Ada potensi at least didaerah2 tertentu pemain distribusi mencekek yang di hulu demi KPI nya sendiri.... Muga2 tidak terjadi demikian...toh Pertamina juga pemain di jaringan transmisi gas.... ------------------------------ On Mon, May 21, 2012 5:46 PM ICT noor syarifuddin wrote: >lho apa salahnya... >China punya: CNOOC, Petrochina, dan satu lagi lupa namanya >India: punya: Indian Oil, Hindustan Oil and satunya lagi juga lupa.. > >Yang jelas siap-siap saja mental direksinya....PGN yang dulunya "profit >granted" lha cuman jadi makelar doang dan marginya gede banget...akan jadi >spekulatif karena masuk di eksplorasi.... > >salam, > >--- On Fri, 5/18/12, [email protected] <[email protected]> wrote: > >> From: [email protected] <[email protected]> >> Subject: Re: [iagi-net-l] HARGA GAS !!! tURUN ??? >> To: [email protected] >> Date: Friday, May 18, 2012, 11:48 AM >> Kalau kembali ke pertanyaan dasarnya >> : Kenapa PGN dan Pertamina >> nggak digabung saja toh sama sama BUMN dan sama sama >> ngurusi >> Gas.Kalau menurut saya ini bisnis biasa saja ibaratnya spt >> Merpati >> dg Garuda sama sama BUMN yg ngurusi penerbangan. Bedanya di >> Trayek dan Konsumennya kalau Garuda antar Kota Kota Besar >> dg >> pesawat berbadan lebar/ Boeing, kalau Merpati lebih ke Kota >> kota kecil khususnya di IBT kebanyakan pesawatnya kecil >> kecil >> spt CN 235 mungkin nanti Sukhoi,Begitu juga PGN ini >> konsumennya lbh banyak Industri khususnya >> untuk yg kecil kecil ( Power plant , industri makanan, >> tekstil,kayu,kimia,keramik,kaca,logam , termasuk rumah >> tangga >> )maka trayeknya disamping Jaringan >> Transmisi ( spt ruas SSWJ >> II ( Grissik-Bekasi) dan banyak di Distribusi ada lebih 10 >> Wilayah Jaringan Distribusinya ( Medan , jakarta, >> sampai >> Pasuruhan-pubolinggo ), sedangkan Pertamina banyak untuk >> industri besar ( spt PLN)dan ijin trayeknya banyak di >> Transmisi, misalnya ruas Gresik- Semarang , ( kalau Cirebon >> - >> Semarang oleh Rekin dan Bontang- Semarang oleh Bakrie ) >> ISM >> >> >> >> > Oki >> > >> > Memang BUMN dibikin beberapa tentunya supaya bisa >> berasing >> > secara sehat , dan kalau bersaing dengan sehat maka >> akan >> > lahir effesiensi , dan kwalitas produk yang tinggi. >> Monopoli >> > , dengan alasan apapun tidak disukai oleh liberalisme >> , >> > Itu theori liberalisme yang positip , apa begitu yang >> > terjadi , ya semoga. BP Migas kan buka entity bisnis , >> jadi >> > KPI-nya sesuai dengan perintah Pemerintah . >> > >> > si Abah >> > >> > >> > ________________________________ >> > From: Bandono Salim <[email protected]> >> > To: Iagi <[email protected]> >> > Sent: Friday, May 18, 2012 4:27 AM >> > Subject: Re: [iagi-net-l] HARGA GAS !!! tURUN ??? >> > >> > >> > Mas, selama pemerintah memikirkan kepentingan nasional, >> hal >> > tersebut semewstinya tidak perlu terjadi. Persaingan >> atar >> > bumn yang begerak dibidang energi kan akhirnya tidak >> > melibatkan rAkyat sebagai pengguna, malah membebani >> mereka. >> > Trus kenapa menteri energi tidak ambil kebijakan >> > mensinergikan (?) Penjualan minyak gas dan listrik >> dalam >> > satu perusahaan saja? Memang akan ramei, seperti >> halnya >> > jaman minyak dulu, persaingan antara pertamin permina >> danll, >> > disatukan jadi pertamina. >> > Yang dihulu biar begerak dihulu, yang dihilir kan >> paling >> > banyak dapat untungnya, ini yang benar2 harus diatur. >> Gas >> > minyak batubara untuk dalam negeri sebaiknya dibawah >> satu >> > dirjen, murni tidak ambil keuntungan. Penjualan dan >> > pembelian ke dan dari luar dikelola saja sama >> kenmentrian >> > perdagangan, sudah jelas jual beli kan? Itu pikiran >> konyol >> > saya, yang tidak faham ruwetnya memikirkan keuntungan >> untuk >> > investor. Salam. >> > Powered by Telkomsel BlackBerry® >> > ________________________________ >> > >> > From: o - musakti <[email protected]> >> > Date: Thu, 17 May 2012 07:29:37 -0700 (PDT) >> > To: <[email protected]> >> > ReplyTo: <[email protected]> >> > Subject: RE: [iagi-net-l] HARGA GAS !!! tURUN ??? >> > >> > Terimakasih atas ulasannya, Pak Ong yang saya >> kagumi.... >> > >> > Kalau boleh mengajukan pertanyaan lanjutan, bagaimana >> > pendapat pak Ong, atau teman-teman yang lain tentang >> > tatakelola gas di Indonesia khususnya interaksi antara >> > produser (BP Migas dan KPS2nya termasuk Pertamina), >> > distributor/trader (PGN) dan konsumen (industri dalam >> negeri >> > dan masyarakat). >> > >> > Maksud saya at least dua dari dari tiga komponen >> diatas >> > yaitu BPMigas atau KPSnya dan PGN adalah milik >> negara, >> > tetapi masing-masing entitas mempunyai KPI >> sendiri-sendiri >> > hingga tentunya akan ada persaingan yang entah sehat >> atau >> > tidak sehat diantara mereka. >> > >> > Misalnya Pertamina menemukan cadangan gas baru di >> selat >> > Madura. Apakah PGN akan 'membiarkan' Pertamina >> membangun >> > pipa sendiri ke surabaya atau gresik alias langsung >> > mengakses konsumen atau apakah mereka akan memaksa >> Pertamina >> > untuk menjual ke mereka ? >> > >> > Karena PGN juga adalah satu entitas yang mencari >> untung, >> > tentunya dia ingin beli semurah dia bisa (5-6 US$ per >> MMBTU) >> > dan menjual dengan harga setinggi mungkin (11-12 $ ?). >> > Tentunya muncul pertanyaan, apakah spread keuntungan >> PGN >> > yang 100% an itu wajar mengingat yang berkeringat >> paling >> > banyak adalah produsen dengan segala resiko >> eksplorasinya >> > dan konsumen yang memproduksi barang riil. >> > >> > Dari kacamata PGN, tentu hal ini sah-sah saja karena >> KPI >> > mereka terpenuhi, harga saham moncer dan pendapatan >> sebagai >> > BUMN masuk ke kas negara. Tapi bukankah Pertamina >> kehilangan >> > potensi keuntungan karena tidak bisa menjual produk >> gasnya >> > dengan harga tinggi dan konsumen industri terkena >> getah >> > karena biaya produksi meningkat karena harga gas >> > tinggi....ujung-ujungnya berimbas pula ke penerimaan >> pajak >> > negara dan ekonomi riil rakyat. Jadi ibarat terima >> banyak >> > uang di kantong kiri, tapi hilang banyak uang di >> kantong >> > kanan >> > >> > Note: Berita Jakarta Pos hari ini, konsumen industri di >> Jawa >> > Barat teriak gara-gara PGN menaikkan harga gas 50% >> secara >> > tiba-tiba akibat harga beli mereka dari produser juga >> naik >> > .... http://www.thejakartapost.com/news/2012/05/15/pgn-raises-gas-prices-almost-50-percent-west-java.html> >> > Lantas saya baca berita lain yang yang menyebutkan >> bahwa PGN >> > malah sekarang main di hilir dengan membeli satu KPS. >> Lha >> > bukannya malah berpotensi conflict of interest >> nantiny...a ? >> > >> > Tidakkah lebih baik kalau PGN dan Pertamina digabungkan >> saja >> > supaya terjadi sinergy yang mantap dalam pengelolaan >> gas di >> > tanah air? >> > >> > Eniwe Ini hanya omongan punuk yang sok mikir >> > negara......he he he >> > >> > Salam >> > Oki >> > (Bangga pernah jadi anak didik pak Ong) >> > >> > >> > >> > >> > --- On Thu, 17/5/12, Ong Han Ling <[email protected]> >> > wrote: >> > >> > >> >From: Ong Han Ling <[email protected]> >> >Subject: RE: [iagi-net-l] HARGA GAS !!! tURUN ??? >> >To: [email protected] >> >Received: Thursday, 17 May, 2012, 1:26 AM >> > >> > >> >Harga gas yang disinggung oleh Pak Yanto adalah >> real. >> >Sekarang di US harga gas berkisar antara >> $1.90-2.50/mmbtu >> >untuk tahun 2012 turun dari tahun harga $12/mmbtu >> tahun >> >2008. US kebanjiran gas. Presiden Obama >> merencanakan >> >penggunaan gas untuk transpor bus antar kota besar >> dalam >> >kurun waktu dua tahun kedepan. Pak Yanto juga >> menanyakan >> >bagaiman efek ke pasaran Indonesia. Karena gas >> adalah >> >commodity dunia dan bisa diangkut dengan LNG, maka >> harga >> >pasar internasional berlaku. >> >Turunnya harga gas terutama adalah karena penemuan >> shale >> >gas. Yang disebut unncoventional gas adalah CBM, >> tight >> >gas, dan shale gas. Tight gas adalah konsep geologi >> lama, >> >yaitu terdapat di antiklinal, sperti minyak. >> Sedangkan shale >> >gas bisa terdapat dimana-man termasuk di sinklin, >> yaitu yang >> >dulu disebut sebagai “dapurnya” atau batu >> induk/source >> >rock. Ini merupakan revolusi dalam geologi (lih. >> slides). >> >Karena terdapat di shale dengan permeabilitas >> milidarcy, >> >maka gas tight sekali. Untuk mengeluarkan gas, shale >> perlu >> >di-fracture dan pemboran horizontal dangan >> mengunakan coil >> >tubing adalah yang efektif. Kombinasi revolusi >> dalam >> >teknologi horizontal drilling, hydraullic >> fracturing, dan >> >konsep geologi,menyebabkan produksi gas di US turun >> dari >> >$12/mmbtu tahun 2008 menjadi sekitar $2-2.50/mmbtu >> tahun >> >2012. >> >Karena harga gas turun demikian drastisnya, maka >> produsen >> >LNG akan memasuki pasaran Asia yang sangat >> lucrative. >> >Indonesia yang dulunya monopoli LNG di Pacific akan >> mendapat >> >persaingan. Di US yang tadinya membangun degassing >> plant >> >untuk menerima LNG import sekarang berlomba >> membangun LNG >> >plant untuk ekspor. Alaska sekarang kelebihan gas >> karena >> >harga gas murah sekali hingga untuk disalurkan ke >> >continental US, perlu harga sekitar $2/mmbtu. Gas >> di >> >continental US hanya $2.50. Jadi gas Alaska tidak >> laku dan >> >direncanakan untuk membangun LNG untuk pasaran >> Jepang, >> >Korea, and Jepang. British Columbia (BC) akan >> membangun LNG >> >dari shale gas dan sudah dapat izin ekspor dengan >> tujuan >> >pasaran Asia. Petronas akan membangun LNG di BC. >> Bahkan >> >Lousiana akan dibangun beberapa LNG plant untuk >> ekspor. >> >Sabine, Lousiana, akan ekspor LNG tiga tahun lagi >> dengan >> >tujuan Asia dengan diperlebarnya Panama Canal. >> Ongkos angkut >> >dari Lousiana ke Asia, paling-paling berbeda >> $1/mmbtu. >> > Bahkan Sempra, pembeli LNG Tangguh, akan membangun LNG >> di >> > Lousiana tanpa punya gas dan hanya akan memproses LNG >> dari >> > gas siapa saja dengan harga $3,50/mmbtu. >> > >> >Australia akan membangun delapan pabrik LNG yang >> sudah >> >disetujui Foreign Direct Investment (FDI). Ada 5 LNG >> plant >> >dalam perencanaan dan 4 dalam ekspansi. Gas di >> Western >> >Austrlia berupa associated gas, proven reserve 160 >> TCF dan >> >dari CBM di Queensland 50 TCF. >> >Bagaimana dengan Indonesia. Sebetulnya menyedihkan. >> Proven >> >reserve Masela sekitar 6-14 TCF. Dongi hanya >> 1-3TCF. >> >Persetujuan FID Masela paling cepat 2015. Artinya >> baru pada >> >tahun 2015 kita mengetahui apakah Masela akan >> diproduksi >> >atau tidak. Kita terlalu lama mengambil keputusan. >> Kita >> >tidak pernah belajar dari kesalahan sebelumnya. >> Sebetulnya >> >waktu zaman Suharto peluang besar untuk produksi >> Exxon >> >Natuna. Peluang tsb. telah hilang. Gas Natuna tidak >> akan >> >bisa diproduksi lagi secara ekonomis dengan >> kompetisi yang >> >demikian banyaknya. Mungkin ada baiknya kita simpan >> untuk >> >anak cucu kita, yaitu 20-40 tahun lagi. >> >Dengan impor gas LNG dari Bontang ke Jakarta lewat >> terminal >> >degassing di teluk Jakarta, terjadi perubahan >> paradigma gas >> >di Indonesia. LNG ke Jakarta harganya sekitar >> $11/mmbtu. >> >Kita jual ke Taiwan, Korea, dan Jepang sekitar >> $16/mmbtu. >> >Berarti kita secara terselubung melakukan subsidi >> gas >> >sebesar $5/mmbtu. LNG dari Wiryagar dijual ke >> Fujian, China >> >dan Korea sekitar $3.40/mmbtu. Ini berarti kita >> subsidi gas >> >ke China dan Korea sebesar $12.60/mmbtu (16-3.40). >> Artinya >> >LNG yang kita impor ke Jakarta maupun yang kita >> ekspor ke >> >luar negeri, keduanya kita berikan subsidi >> terselubung. >> >Artinya subsidi minyak akan terulang lagi. Minyak >> sudah >> >mulai habis, dan kita sekarang melakukan subsidi gas >> yang >> >relatip masih berlimpah. Apakah ini yang kita >> kehendaki? >> > >> >Beberapa minggu yang lalu produsen gas K3S di Jawa >> dan >> >Sumatra senang karena Pemerintah menyetujui kenaikan >> harga >> >gas sampai dua kali karena sudah beberapa tahun >> tidak >> >dapat kenaikan. Harga baru berkisar antara >> $5-6/mmbtu. >> >Pemerintah juga senang karena penambahan pendapatan >> Negara >> >yang cukup significant. >> >Pemerintah telah berani membayar harga LNG sampai >> $11/mmbtu >> >ditambah regassing $1/mmbtu, atau gas pipa >> $12/mmbtu. >> >Sebagai konsekwensi impor LNG dari Bontang, maka >> Pemerintah >> >sebaiknya juga berani memberikan harga $12/mmbtu >> untuk >> >delivery Jawa untuk penemuan gas baru. Dengan >> demikian ini >> >akan mengiatkan eksplorasi pencarian gas termasuk >> CBM, tight >> >gas, dan shale gas. Di geologi ada kaidah, kalau >> dicari >> >pasti dapat. Dengan penemuan-penemuan gas baru, maka >> gas >> >dari Bontang bisa dijual kembali ke >> Taiwan/Jepang/Korea >> >dengan harga $16/mmbtu. >> >Bersama ini saya sampaikan beberapa slides tentang >> >Unconventional gas: eksplorasi, produksi, dan >> harga LNG >> >pasaran Asia Pacific yang saya ambil dari kuliah S2 >> ITB. >> >Moga-moga ketrerangan singkat ini berguna. >> > >> >Salam, >> > >> >HL Ong >> > >> > >> >From:Mufarazi [mailto:[email protected]] >> >Sent: Wednesday, May 16, 2012 10:02 AM >> >To: <[email protected]> >> >Subject: Re: [iagi-net-l] HARGA GAS !!! tURUN ??? >> > >> >Betul juga ya pak, dulu saya juga mengira seperti >> minyak, >> >gas akan terpengaruh isu global, tapi ternyata di >> mid-east, >> >gas berlimpah dari qatar dan Iran, tetap aja Oman >> meringis >> >mencari yg mau jual gas gak dapat-dapat. Sampai2 >> tight gas >> >production (horizontal + hydraulic fract) jadi >> ekonomis >> > >> >Razi >> >2708 >> > >> >On May 15, 2012, at 10:37 AM, rakhmadi avianto >> ><[email protected]> >> wrote: Saya kira ngga Abah, >> >karena gas itu melimpah di US, kalo di bawa rebet, >> jadi ngga >> >mungkin ngaruh ke pasaran di luar US. >> >>Contoh gas dari Rusia bisa di pipa ke Eropa, >> maka harganya >> >>bagus >> >> >> >>Demikian Abah, gimana kemarin apa bagus maen >> Golfnya >> >> >> >>Avi >> >>2012/5/15 Yanto R. Sumantri <[email protected]> >> >>Rekan anggota IAGI >> >> >> >>Katanya harga narural gas di USA sudah berada >> dibawah >> >>kisran US 2.00 per MBtu, apakah ini akan >> berdampak kepada >> >>harga natural gas dunia ? >> >>Sampai dimana hal ini akan berdampak pada harga >> gas >> >>domestik ? >> >> >> >>Mohon pecerahannya . Terima kasih. >> >> >> >>si Abah >> >> >> >-------------------------------------------------------------------------------->PP-IAGI >> 2011-2014: >> >Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, >> rovicky[at]gmail.com >> >Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com >> >-------------------------------------------------------------------------------->Jangan >> lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 >> >September 2012. Kirim abstrak ke email: >> >pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman >> > abstrak 28 Februari 2012. >> >-------------------------------------------------------------------------------->To >> unsubscribe, send email to: >> >iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, >> send email >> >to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id >> >For topics not directly related to Geology, users >> are >> >advised to post the email to: [email protected] >> Visit IAGI >> >Website: http://iagi.or.id >> >Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: >> >Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta >> >No. Rek: 123 0085005314 >> >Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) >> >Bank BCA KCP. Manara Mulia >> >No. Rekening: 255-1088580 >> >A/n: Shinta Damayanti >> >IAGI-net Archive 1: >> >http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ >> IAGI-net >> >Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi >> >--------------------------------------------------------------------->DISCLAIMER: >> IAGI disclaims all warranties with regard to >> >information posted on its mailing lists, whether >> posted by >> >IAGI or others. In no event shall IAGI or its >> members be >> >liable for any, including but not limited to direct >> or >> >indirect damages, or damages of any kind >> whatsoever, >> >resulting from loss of use, data or profits, arising >> out of >> >or in connection with the use of any information >> posted on >> >IAGI mailing list. >> >---------------------------------------------------------------------> >> >> >> >> ___________________________________________________________ >> indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id >> >> >> >> -------------------------------------------------------------------------------- >> PP-IAGI 2011-2014: >> Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com >> Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com >> -------------------------------------------------------------------------------- >> Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 >> September 2012. >> Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas >> akhir pengiriman abstrak 28 Februari 2012. >> -------------------------------------------------------------------------------- >> To unsubscribe, send email to: >> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id >> To subscribe, send email to: >> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id >> For topics not directly related to Geology, users are >> advised to post the email to: [email protected] >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id >> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta >> No. Rek: 123 0085005314 >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) >> Bank BCA KCP. Manara Mulia >> No. Rekening: 255-1088580 >> A/n: Shinta Damayanti >> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ >> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi >> --------------------------------------------------------------------- >> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to >> information posted on its mailing lists, whether posted by >> IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be >> liable for any, including but not limited to direct or >> indirect damages, or damages of any kind whatsoever, >> resulting from loss of use, data or profits, arising out of >> or in connection with the use of any information posted on >> IAGI mailing list. >> --------------------------------------------------------------------- >> >> > >-------------------------------------------------------------------------------- >PP-IAGI 2011-2014: >Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com >Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com >-------------------------------------------------------------------------------- >Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. >Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman >abstrak 28 Februari 2012. >-------------------------------------------------------------------------------- >To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id >To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id >For topics not directly related to Geology, users are advised to post the >email to: [email protected] >Visit IAGI Website: http://iagi.or.id >Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: >Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta >No. Rek: 123 0085005314 >Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) >Bank BCA KCP. Manara Mulia >No. Rekening: 255-1088580 >A/n: Shinta Damayanti >IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ >IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi >--------------------------------------------------------------------- >DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on >its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or >its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect >damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data >or profits, arising out of or in connection with the use of any information >posted on IAGI mailing list. >--------------------------------------------------------------------- > -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2011-2014: Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com -------------------------------------------------------------------------------- Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman abstrak 28 Februari 2012. -------------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email to: [email protected] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

