Lah kalau keduanya dalam lokasi geografis yang berbeda ya ga apapa
dijalankan bersama-sama to Mas OQ?
Kecuali memang operasi keduanya saling berkaitan erat. Misal, apakah
didahulukan CBM atau pengambilan Batubaranya ? Keduanya jelas saling
tumpang tindih.
Bahkan kalau saya lihat dapat dilakukan secara simultan mengapa tidak ?
Misal deeper exploration frontier target dengan tight gas.

Jadi kalau yg ditanya OQ antara frontier dan unconventional saya rasa
bareng2 gapapa.

Rdp

On Monday, May 21, 2012, o - musakti wrote:

>
> Untuk meningkatkan cadangan dan produksi migas Indonesia saat ini,
> kira-kira yang manakah yang lebih perlu digalakkan  apakah eksplorasi di
> daerah frontier atau e&p unkonventional ?
>
> (Tapi jawaban jangan dua-duanya dong ya...)
>
> Kalau saya pribadi lebih cenderung ke arah unconventional (shale gas atau
> cbm)terutama di daerah yang infrastrukturnya sudah tersedia seperti south
> and central sumatra, east Kal dll. Kenapa ? Karena penemuannya (in place
> volumetric) relatif lebih mudah dengan resiko lebih kecil sedangkan
> exploitasi (recovery) nya bisa mengadopsi apa yang sudah dilakukan di US
> maupun Australia......
>
> Just my 2 cents
>
> O'
>
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2011-2014:
> Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
> Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
> Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir
> pengiriman abstrak 28 Februari 2012.
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> For topics not directly related to Geology, users are advised to post the
> email to: [email protected] <javascript:;>
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
> shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
> use of any information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>

-- 
*"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"*

Kirim email ke