Mengingat Indonesia punya Sisa Cadangan Minyak ditempat (remaining OOIP) masih
cukup besar sekitar 35 milyar barel, INTENSIFIKASI dalam mengekploitasi sisa
cadangan dengan (Primary: sumur horisontal/multi lateral dan perapatan kuras)
dan EOR (secondary dan Tertiary), kita bisa meningkatkan produksi dalam waktu
dekat.
Syaratnya: A. Ketersediaan Modal (Bank BUMN, Penyisian Hasil Migas). Insentif
keringan bunga bank dan penyederhanaan birokrasi termasuk political will
mengenai Status Kontrak !
Kalau penguasaan hardskill Teknologi, saya sangat yakin putra-putri kita sudah
mampu mengelola, asal kompensasinya memadai, namun yang perlu ditingkatkan
adalah bidang soffskill bidang Manajemen Proyek dan Teknologi.
Proyek EOR memerlukan 5-7 tahun (2 tahun persiapan dan pembangunan 5 tahun
operasional.
Nah Kalau sebagian besar PSC akan segera expire dan tidak ada kejelasan
Strategi Pemerintah, investasi pada blok-2 yang mau habis kontrak menjadi
status quo..
CBM dan Shale Gas ??
Terus terang saya masih ragu, sisi besaran Reserve dan deliverabilitynya. Kalau
etung-etungan speculative resources CBM dan Shale gas, jelas sangat besaar.
Produktifitas rendah, tekanan rendah, perlu biaya besar untuk menaikkan tekanan
350-450 psi supaya bisa masuk ke gas pipeline grid.
Sangat berbeda dengan US yang jaringan pipa gasnya sudah kayak sarang laba-laba.
Lha kalau cadanagn Minyak Tersisa Ditempat saja belum diexploitasi secara
OPTIMAL dengan sumur horisontal yang relatif lower teknologi risk, saya kira
belum saatnya langsung loncat ke sumur horisontal untuk mengexploitasi Shale
gas yang memerlukan hydraulic Frac + Propan yang tidak murah..
Ujung-ujungnya ya etung-etungan duit.. to (feasibility dan keekonomian)
Tantangannya bagaimana menarik Investor dan Financial Institution agar mau
segera membangun proyek EOR ?
Perlu Menteri dan Wamen yang mempunyai visi ke sana dan juga berjiwa
entrepreneur.
Bikin peraturan Financial Institution bisa masuk untuk mendanai Project EOR
secara "reserve based loan".
Investor punya duit gak punya lahan, yang punya lahan gak mau invest duit..
Salam RUS NPA 1061
-----Original Message-----
From: o - musakti [mailto:[email protected]]
Sent: 21 Mei 2012 20:05
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Frontier atau Unconventional ?
Untuk meningkatkan cadangan dan produksi migas Indonesia saat ini, kira-kira
yang manakah yang lebih perlu digalakkan apakah eksplorasi di daerah frontier
atau e&p unkonventional ?
(Tapi jawaban jangan dua-duanya dong ya...)
Kalau saya pribadi lebih cenderung ke arah unconventional (shale gas atau
cbm)terutama di daerah yang infrastrukturnya sudah tersedia seperti south and
central sumatra, east Kal dll. Kenapa ? Karena penemuannya (in place
volumetric) relatif lebih mudah dengan resiko lebih kecil sedangkan exploitasi
(recovery) nya bisa mengadopsi apa yang sudah dilakukan di US maupun
Australia......
Just my 2 cents
O'
--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2011-2014:
Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
--------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman
abstrak 28 Februari 2012.
--------------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email
to: [email protected]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2011-2014:
Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
--------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman
abstrak 28 Februari 2012.
--------------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email
to: [email protected]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------