Kang OQ, ada yang lebih "berani" tentang zakat buku ini, bahkan membeli
untuk diri sendiri :

Syeikhul Islam, Ibnu Taimiyah, pernah bertutur,* “Orang yang tidak memiliki
> harta untuk membeli buku yang ingin ia kuasai, ia boleh mengambil bagian
> dari zakat guna membeli buku yang ia perlukan untuk kemaslahatan agama dan
> dunianya.”*
>

Silahkan ditengok tulisan Qasim Nurseha, yg selalu saya denger di radio.
 
http://alqassam.wordpress.com/2007/11/14/"zakat-buku"/<http://alqassam.wordpress.com/2007/11/14/%E2%80%9Czakat-buku%E2%80%9D/>

Monggo silahkan berinfaq, bersodaqoh atau berderma dengan buku.

Wassalam

RDP


2012/8/7 o - musakti <[email protected]>

> Setuju Bung.
> Karena ini menyangkut istilah agama, asnaf zakat yang 8 sudah ditentukan.
> Meskipun ada juga sebagian yang memperluas makna fisabilillah dengan
> memasukkan usaha2 pendidikan, pembangunan sarana ibadah, sarana umum
> (jalan, jembatan) dll. Tapi setahu saya pendapat ini tidak dianut mayoritas
> (jumhur) ulama.
>
> Istilah lebih tepat ya infaq atau hadiyah.
>
> Wallahua'lam
>
>  ------------------------------
> * From: * Amir Al Amin <[email protected]>;
> * To: * <[email protected]>;
> * Subject: * Re: [iagi-net-l] Re: Berzakat Buku IAGI untuk Kampus
> (alumni) kita
> * Sent: * Tue, Aug 7, 2012 5:42:42 AM
>
>   Istiah Zakat kurang tepat untuk hal ini.
>
> Berdasarkan pada surat at Taubah ayat 58-60 tentang orang yang berhak
> menerima zakat, yaitu :
>
> "... Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah bagi fakir miskin, para amil,
> para muallaf yang dibujuk hatinya, mereka yang diperhamba, orang-orang yang
> berutang, yang berjuang di jalan Allah, dan orang kehabisan bekal di
> perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah dan Allah Maha
> Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
>
> Istilah Sumbangan (Infaq/Shodaqoh)  lebih cocok.
>
>
> ***********************************
> Amir Al Amin
> Operations/ Wellsite Geologist
> (62)811592902
> amir13120[at]yahoo.com
> amir.al.amin[at]gmail.com
> ************************************
>



-- 
*"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"*

Kirim email ke