mengapa pakai Bahasa Arab ya? (zakat, infaq, sodaqoh). Namanya Ikatan Ahli Geologi Indonesia? Aku pikir pakai Bahasa Indonesia sebaiknya.
tabik bosman batubara ________________________________ From: yahdi zaim <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, August 7, 2012 9:31 AM Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Berzakat Buku IAGI untuk Kampus (alumni) kita Ass.w.w, Pak RDP,yg Anda utarakan adalah hasil penafsiran atau interpretasi seseorang,apkh dia Ibnu Taimiyah atau Q.Nurseha. Mengapa tdk sebaiknya kembali saja ke sumbernya yaitu Al Quran,surat At-Taubah ayat 58-60 yg telah dikutip sebelumnya sebagai rujukan yg SANGAT SAHIH ketimbang penafsiran tentang zakat. Yg juga sangat jelas dan tdk mengundang perdebatan,masukkan saja sbg sidqah/sodakoh atau infaq,maka hal ini akan "clear"... Wallahualam bissawab, Wslm, Zaim Powered by Telkomsel BlackBerry® ________________________________ From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> Date: Tue, 7 Aug 2012 14:10:12 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Berzakat Buku IAGI untuk Kampus (alumni) kita Kang OQ, ada yang lebih "berani" tentang zakat buku ini, bahkan membeli untuk diri sendiri : Syeikhul Islam, Ibnu Taimiyah, pernah bertutur,“Orang yang tidak memiliki harta untuk membeli buku yang ingin ia kuasai, ia boleh mengambil bagian dari zakat guna membeli buku yang ia perlukan untuk kemaslahatan agama dan dunianya.” > Silahkan ditengok tulisan Qasim Nurseha, yg selalu saya denger di radio. http://alqassam.wordpress.com/2007/11/14/"zakat-buku"/ Monggo silahkan berinfaq, bersodaqoh atau berderma dengan buku. Wassalam RDP 2012/8/7 o - musakti <[email protected]> Setuju Bung. >Karena ini menyangkut istilah agama, asnaf zakat yang 8 sudah ditentukan. >Meskipun ada juga sebagian yang memperluas makna fisabilillah dengan >memasukkan usaha2 pendidikan, pembangunan sarana ibadah, sarana umum (jalan, >jembatan) dll. Tapi setahu saya pendapat ini tidak dianut mayoritas (jumhur) >ulama. > >Istilah lebih tepat ya infaq atau hadiyah. > >Wallahua'lam > > > >________________________________ > From: Amir Al Amin <[email protected]>; >To: <[email protected]>; >Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Berzakat Buku IAGI untuk Kampus (alumni) kita >Sent: Tue, Aug 7, 2012 5:42:42 AM > > > >Istiah Zakat kurang tepat untuk hal ini. > >Berdasarkan pada surat at Taubah ayat 58-60 tentang orang yang berhak menerima zakat, yaitu : > >"... Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah bagi fakir miskin, para amil, para muallaf yang dibujuk hatinya, mereka yang diperhamba, orang-orang yang berutang, yang berjuang di jalan Allah, dan orang kehabisan bekal di perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. > >Istilah Sumbangan (Infaq/Shodaqoh) lebih cocok. > > >*********************************** >Amir Al Amin >Operations/ Wellsite Geologist >(62)811592902 >amir13120[at]yahoo.com >amir.al.amin[at]gmail.com >************************************ > -- "Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"

