Wah, pakdhe Vicky bener nih, aku baru aja mau forward tulisannya Rudi di milis 
angkatan80itb. Menurut Rudi dia gak pernah kasih pernyataan seperti itu.
Silakan baca sendiri aja ya, sebentar lagi. Aku cuman forward aja loh !


Salam,
Nuning



Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________
From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
Date: Sun, 21 Oct 2012 14:05:48 +0700
To: [email protected]<[email protected]>
ReplyTo: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Ini Bahayanya Kalau Pemerintah Usir Total Cs

Sebentar lagi akan ada penjelasa Pak RR di milist alumninya. Seperti biasa.
Gaya politisi memang begitu, bikin pernyataan dulu, baru menjelaskan
... Just test the water !
Doh

Rdp

On Sunday, October 21, 2012, o - musakti wrote:
Sebelum keburu panas hati, coba di cek (bahasa kerennya tabayuun) dulu, apakah 
benar yang ditukis detik ini merupakan faithful transcript dari apa yang pak 
wamen katakan.

Jangan-jangan ada konteks yang hilang, kata-kata yang dirubah atau ditambah 
dsb, entah sengaja atau tidak oleh wartawan dan editor media. Bukan sekali ini 
terjadi, khan....?

Kalau ternyata ucapan wamen memang benar begitu, jelas beliau melakukan 
kesalahan dengan istilah 'usir'. Siapa yang usir ? Lha kontraknya nya sudah 
berahir, ya kembalikan ke yang punya dulu dong. Perkara habis itu mau 
diperpanjang atau berpisah dengan baik-baik, suka-suka yang 
punya..,.teorinya....

Coba deh, PP undang pak Rudy untuk luncheon talk atau mini seminar khusus 
membahas masalah blok Mahakam ini. Kayanya lebih cespleng ketimbang bereaksi 
terhadap berita 2 sekunder ( media)......Tapi semangatnya kudu semangat 
mendengarkan dan memberi masukkan, bukan semangat mengadili atau 'meng 
unek-unek-ke' ...gak tahu terjemahan bahasa Indonesianya......

Salam
Oki


________________________________
From: 
[email protected]<javascript:_e({},%20'cvml',%20'[email protected]');> 
<[email protected]<javascript:_e({},%20'cvml',%20'[email protected]');>>;
To: 
<[email protected]<javascript:_e({},%20'cvml',%20'[email protected]');>>;
Subject: Re: [iagi-net-l] Ini Bahayanya Kalau Pemerintah Usir Total Cs
Sent: Sun, Oct 21, 2012 3:08:59 AM


Wowww ..... menurut hemat saya semakin banyak ajaa pejabat yg lebayy ...by. 
..buy ..buy by .... tapii memang sebaiknya demikian, apa yg dipikirkan langsung 
diucapkan, dan bukan sebaliknya berpikir lain berkata lain ...

Apa iya anak bangsa ini betul2 ngga mampu mengelola industri migas di sektor 
hulu ???

Bukankah KemBUMN bisa membuat BUMN baru utk mengelola blok mahakam dg 
memberdayakan segenap kemampuan anak negri ??? Atau cukup pertamina aja yg 
membuat anak perusahaan, kemudian menghimpun seluruh kekuatan anak bangsa yg 
sdh berpengalaman dalam operasi lepas pantai, tentunya termasuk TKI ex karyawan 
Total. Kemudian tetapkan pendapatan bulanan karyawan indonesia tsb 30-40% 
diatas gaji sekarang ......

Selama ini kita mengetahui bahwa perbandingan gaji TKA dg TKI di industri hulu 
migas aple to aple kira2 1(satu) berbanding 5(lima) bahkan mungkin lebih.

Andaikata pemerintah masih menilai bahwa  anak bangsa tdk mampu utk level GM 
dan VP bahkan juga tingkatan tenaga ahli, maka pemerintah dapat instruksikan 
pertamina utk menyewa sementara beberapa orang TKA.....

Dg cara sederhana di atas, saya yakin pendapatan negara akan lebih optimal, 
baik secara materi maupun moral.

Beberapa puluh th lalu di pertamina pernah ada anekdot .... JOB = join 
operating body, tapi kemudian diplesetkan menjadi "jongos orang bule" ... maaf 
sekalii, hanya sekedar bercanda  ....

Ada lagii, dalam sejarah disebutkan bahwa indonesia dijajah negara asing hampir 
3,5 abad, lama nian yaaa  .... begitu melihat ada bule jadi tukang semir di 
bandara LN/mall, maka sekonyong2 bbrp kawan menyodorkan sepatunya, sambil 
berkata ... kapan lagi sepatu gue disemirin bule ... ha..haa ..puas..

Maaf dan salam ...
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Agung Adi Susanto" <[email protected]>
Date: Sun, 21 Oct 2012 01:42:35
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] Ini Bahayanya Kalau Pemerintah Usir Total Cs

Semakin "Wow" aja nih berita.... :)

--------------------------
Jumat, 19/10/2012 15:42 WIB

Ini Bahayanya Kalau Pemerintah Usir Total Cs

Rista Rama Dhany - detikFinance

Jakarta - Kontrak Total E&P Indonesie dalam pengelolaan Blok Mahakam di 
Kalimantan Timur akan segera berakhir pada 2017. Ada wacana keinginan 
'mengusir' Total dan menyerahkan pengelolaannya kepada Pertamina, tetapi jika 
sampai itu terjadi dampaknya akan berbahaya khususnya buat anak cucu rakyat 
Indonesia, Loh kok bisa?

Hal tersebut seperti diungkapkan Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral 
(ESDM) Rudi Rubiandini, kalau Indonesia meniru gaya Venezuela mengusir para 
investor asingnya justru berbahaya, pasalnya negara-negara seperti itu memang 
siap untuk dikucilkan dunia Internasional.

"Tapi apakah Indonesia mau dikucilkan tentunya tidak, kalau kita mengusir para 
investor asing yang telah menanamkan investasinya di Indonesia yang membantu 
Indonesia hingga kita bisa memakai pakaian bagus, bisa gaji guru, gaji polisi, 
TNI, bangun sekolah, jangan sampai itu terjadi," kata Rudi dalam diskusi Solusi 
di Bidang Energi dan Pertambangan di Kantor Pusat Nahdatul Ulama, Jumat 
(19/10/2012)

Dikatakan Rudi, Indonesia memang sengaja mengundang para investor tersebut 
sejak tahun 1945, kalau tidak Indonesia tidak akan mampu mengelola sumber daya 
Alamnya disektor Migas dimana pendapatan dari sektor Migas mencapai Rp 300 
triliun.

"Indonesia tidak akan mampu kelola sendiri sektor Migasnya, makanya kita dulu 
mengundang mereka, jadi kita bisa nikmati pendapatan di sektor Migas yang 
mencapai Rp 300 triliun itu. Jadi kalau saat ini ada eforia kita mampu kelola 
sendiri, ya jangan untuk mengusir mereka," kata Rudi.

Asal tahu saja kata Rudi, produksi minyak Indonesia pernah sampai menyentuh 1,6 
juta barel per hari, itu karena Chevron, Total, BP dan perusahaan migas Asing 
berhasil menemukan cadangan minyak sangat besar.

"Tangguh, Minas, Duri dan lainnya yang menemukan ya mereka juga (perusahaan 
asing), kita? tidak ada, makanya sampai saat ini produksi minyak kita terus 
turun. Kenapa tidak mencari sendiri, itu tidak mudah, biaya eksplorasi satu 
sumur minyak saja mencapai US$ 400 juta, itu harus kas tidak bisa pinjam 
uangnya, dan belum tentu dapat bahkan lebih sering tidak dapatnya, makanya itu 
kita undang perusahaan asing," tutur Rudi.

Jadi, kalau sekarang Indonesia main usir-usir investor asing disektor Migas, 
akan menjadi kesan buruk bagi investor.

"Kalau sampai investor enggan masuk lagi di Indonesia,bahaya,kasihan anak cucu 
kita, tidak bisa menikmati hasil pengelolaan sumber daya alamnya. Jadi konsep 
usir mengusir itu merupakan kesalahan fatal, akan sebabkananak cucu kita 
merana," tandas Rudi.

http://m.detik.com/finance/read/2012/10/19/154223/2067296/1034/ini-bahayanya-kalau-pemerintah-usir-total-cs

Powered by Telkomsel BlackBerry®


--
"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2011-2014:
Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
--------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
REGISTER NOW !
Contact Person:
Email : [email protected]
Phone : +62 82223 222341 (lisa)
--------------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email 
to: [email protected]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke