Logikanya Oki betul2 mbulet kenapa sih kok mesti mati2an mbelain TEPI mas

Pengalamanku ambil alih TAC ga masalah kok paling GM tak ganti, team inti 
teknis di rotate di ganti dg yg udah loyal dg kita. Masalah GOI tak kira penuh 
dg intrik politik yg tidak jelas, aku bilang dari awal pak Wamen ini hanya 
bumper aja kok, tak kira blio ga mungkin melewati wewenang RI1, waktu blok Cepu 
dulu EM didukung penuh oleh US Embassy di Jkt, juga bbrp Gov off US yg mainnya 
udah tingkat tinggi. Kita dulu nego Cepu dari GOI ada yg ngasih guide, hey EM 
kamu ketemu ini habis itu meeting dg itu dsb, meeting di Sekneg, di Bali dsb. 
Jadi ini kayaknya suasanya udah parah maka IAGI sudah bergerak kearah yg bener. 
Pak luthfi dan temen2 PTM tentunya mendapat banyak tekanan nantinya dari Men 
ESDM paling di suruh bilang ga bisa ngerjain, yah kayak jaman Cepu dulu.
Coba pikir aja apa iya TOTAL+INPEX mau invest USD17B (180T IDR) kalo proyeknya 
ga menguntungkan, ini hampir ga masuk akal. Jadi proyek Blok Mahakam beyond 
2017 ini pasti Excellent.

IAGI tentu mendukung Pertamina agar hak kelola dan operatorship bisa jatuh ke 
PTM 100%, kalo PTM mau divest sebagian itu hak PTM, dan tentu nantinya ada PI 
10% yg harus di BUMD kan

Selanjutnya ga mungkin kalo operatorship berpindah ke PTM ex pegawai di sana 
akan bedol desa, paling banter 30% yg quit dan itupun bisa di carikan gantinya, 
aku lihatnya secara operational akan smooth.

Masalah UTAMA berani ga RI1 ambil keputusan kaya Bung Karno, dg tegas 
memerintahkan Men ESDM untuk melaksanakan "le espiale"

Salam
Avi
Merdeka


Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Amir Al Amin <[email protected]>
Date: Sun, 4 Nov 2012 14:06:30 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Rudi Rubiandini: Pemerintah Tidak Akan Memperpanjang
 Kontrak Kerja Sama Blok Mahakam
kalau semua karyawan TOTAL yang ada sekarang tidak ikut di Pertamina
Mahakam,
masih masuk akal perlu 5th untuk handover.

Saya yakin minimal 70% karyawan, akan bertahan. Cuma ganti badge. Kalo gak
salah begitu di Pertamina ONWJ
atau ex Caltex.  Kalau karyawannya sama, kan cuma soal administrasi.


2012/11/4 o - musakti <[email protected]>

>   Logika awamnya sih gak bisa ya....
>
> Analoginya, sepasang suami istri pak Total dan bu Inpex mengontrak rumah
> selama 2 tahun di jalan Mahakam.
> Kan aneh kalau 6 bulan sebelum kontrak berakhir, keduanya dipaksa untuk
> menerima anak pemilik rumah, si Minah untuk tinggal disana dengan alasan
> untuk tahu bagaimana cara menyalakan jetpump , mesin cuci dan lampu-lampu
> dirumah itu
>
> Yang paling mungkin, pemilik rumah rumah membujuk pak Total untuk
> mengijinkan si Minah kost di salahsatu kamar sambil mengamati cara
> pengoperasian rumah agar bila nanti jadi diwariskan, semuanya berjalan
> mulus.
>
> Tapi caranya membujuk, bukan memaksa.......
>
>  ------------------------------
> *From: *Amir Al Amin <[email protected]>;
> *To: *<[email protected]>;
> *Subject: *Re: [iagi-net-l] Rudi Rubiandini: Pemerintah Tidak Akan
> Memperpanjang Kontrak Kerja Sama Blok Mahakam
> *Sent: *Sun, Nov 4, 2012 9:33:40 AM
>
>    artinya :Operatornya tetap akan TOTAL..!!
> apakah peralihan tidak bisa dilakukan mulai sekarang?
>
>  "Jika misalnya 5 tahun pertama setelah kontrak kerja sama
> berakhir PT Total tetap menjadi operatornya, lanjut Rudi,
> semata-mata bertujuan untuk me-leading. Setelah itu, sepenuhnya
> dilakukan oleh PT Pertamina."
>
>


-- 
***********************************
Amir Al Amin
Operations/ Wellsite Geologist
(62)811592902
amir13120[at]yahoo.com
amir.al.amin[at]gmail.com
************************************

Kirim email ke