Gilee benar konspirasi anatara Oknum pertamina, pemerintah (bpmigas) dan EMI sendiri, informasi ini bisa dimanfaatkan untuk investigasi awal dari pengadilan atau KPK delam mendalami kasus pembohongan publik, penyelewangan wewenang, atau perkara yang berpotensi merugikan negara dan bangsa, mari kita berinisiatif (IAGI) untuk membuka kembali kontrak EMI tersebut.
2012/11/4 <[email protected]> > ** > Logikanya Oki betul2 mbulet kenapa sih kok mesti mati2an mbelain TEPI mas > > Pengalamanku ambil alih TAC ga masalah kok paling GM tak ganti, team inti > teknis di rotate di ganti dg yg udah loyal dg kita. Masalah GOI tak kira > penuh dg intrik politik yg tidak jelas, aku bilang dari awal pak Wamen ini > hanya bumper aja kok, tak kira blio ga mungkin melewati wewenang RI1, waktu > blok Cepu dulu EM didukung penuh oleh US Embassy di Jkt, juga bbrp Gov off > US yg mainnya udah tingkat tinggi. Kita dulu nego Cepu dari GOI ada yg > ngasih guide, hey EM kamu ketemu ini habis itu meeting dg itu dsb, meeting > di Sekneg, di Bali dsb. Jadi ini kayaknya suasanya udah parah maka IAGI > sudah bergerak kearah yg bener. Pak luthfi dan temen2 PTM tentunya mendapat > banyak tekanan nantinya dari Men ESDM paling di suruh bilang ga bisa > ngerjain, yah kayak jaman Cepu dulu. > Coba pikir aja apa iya TOTAL+INPEX mau invest USD17B (180T IDR) kalo > proyeknya ga menguntungkan, ini hampir ga masuk akal. Jadi proyek Blok > Mahakam beyond 2017 ini pasti Excellent. > > IAGI tentu mendukung Pertamina agar hak kelola dan operatorship bisa jatuh > ke PTM 100%, kalo PTM mau divest sebagian itu hak PTM, dan tentu nantinya > ada PI 10% yg harus di BUMD kan > > Selanjutnya ga mungkin kalo operatorship berpindah ke PTM ex pegawai di > sana akan bedol desa, paling banter 30% yg quit dan itupun bisa di carikan > gantinya, aku lihatnya secara operational akan smooth. > > Masalah UTAMA berani ga RI1 ambil keputusan kaya Bung Karno, dg tegas > memerintahkan Men ESDM untuk melaksanakan "le espiale" > > Salam > Avi > Merdeka > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * Amir Al Amin <[email protected]> > *Date: *Sun, 4 Nov 2012 14:06:30 +0400 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * <[email protected]> > *Subject: *Re: [iagi-net-l] Rudi Rubiandini: Pemerintah Tidak Akan > Memperpanjang Kontrak Kerja Sama Blok Mahakam > > kalau semua karyawan TOTAL yang ada sekarang tidak ikut di Pertamina > Mahakam, > masih masuk akal perlu 5th untuk handover. > > Saya yakin minimal 70% karyawan, akan bertahan. Cuma ganti badge. Kalo gak > salah begitu di Pertamina ONWJ > atau ex Caltex. Kalau karyawannya sama, kan cuma soal administrasi. > > > 2012/11/4 o - musakti <[email protected]> > >> Logika awamnya sih gak bisa ya.... >> >> Analoginya, sepasang suami istri pak Total dan bu Inpex mengontrak rumah >> selama 2 tahun di jalan Mahakam. >> Kan aneh kalau 6 bulan sebelum kontrak berakhir, keduanya dipaksa untuk >> menerima anak pemilik rumah, si Minah untuk tinggal disana dengan alasan >> untuk tahu bagaimana cara menyalakan jetpump , mesin cuci dan lampu-lampu >> dirumah itu >> >> Yang paling mungkin, pemilik rumah rumah membujuk pak Total untuk >> mengijinkan si Minah kost di salahsatu kamar sambil mengamati cara >> pengoperasian rumah agar bila nanti jadi diwariskan, semuanya berjalan >> mulus. >> >> Tapi caranya membujuk, bukan memaksa....... >> >> ------------------------------ >> *From: *Amir Al Amin <[email protected]>; >> *To: *<[email protected]>; >> *Subject: *Re: [iagi-net-l] Rudi Rubiandini: Pemerintah Tidak Akan >> Memperpanjang Kontrak Kerja Sama Blok Mahakam >> *Sent: *Sun, Nov 4, 2012 9:33:40 AM >> >> artinya :Operatornya tetap akan TOTAL..!! >> apakah peralihan tidak bisa dilakukan mulai sekarang? >> >> "Jika misalnya 5 tahun pertama setelah kontrak kerja sama >> berakhir PT Total tetap menjadi operatornya, lanjut Rudi, >> semata-mata bertujuan untuk me-leading. Setelah itu, sepenuhnya >> dilakukan oleh PT Pertamina." >> >> > > > -- > *********************************** > Amir Al Amin > Operations/ Wellsite Geologist > (62)811592902 > amir13120[at]yahoo.com > amir.al.amin[at]gmail.com > ************************************ > -- Sent from my Computer®

