Mas Avi, saya johnson achmad paju, mohon maaf kalo setting email gak bener dan menampilkan nama email dan bukan nama sebenarnya. kalau tidak salah ingat (cmiiw) kayaknya kita dah pernah ketemu 2 tahun lalu dan situ pernah ngotot diskusi mengenai biaya sumur padahal saya bilang nanti ada orang yg berkompeten yg akan datang
daripada "melamun" makanya saya sampaikan baca kontrak PSC atau ikut wpnb, kan secara hukum tinggal melaksanakan isi kontrak, Kalo enggak sesuai ayo disampaikan langsung atau kalau memang punya ide mengenai wpnb ayo deh disampaikan langsung juga, mumpung wpnb nya udah mau jalan lagi senin depan, kalau memang baik saya yakin diterima kok. ga ada yg melarang melamun, tapi menurut saya, akan lebih baik memikirkan hal yg sudah disepakati antara 2 belah pihak supaya mendapatkan keputusan terbaik (kan dah tandatangan kontrak PSC) urusan mau jalan dengan baik 6 bulan kedepan, kalo boleh mengutip kampanye JK dulu "lebih cepat lebih baik" masalah "mendengar" kayaknya perlu juga nih kita dapat penjelasan, situ denger dari mana proses di almarhum BPMIGAS itu complicated dan menyita waktu ? Terutama utk POD, seismik dan CR ? Jadi pengen tau lebih lengkap ceritanya dari siapa dan bagaimana ? siapa tau bisa jadi masukan juga buat kedepan. JAP Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: rakhmadi avianto <[email protected]> Date: Thu, 15 Nov 2012 22:17:25 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Tolong disimplify keputusan MK Nama kok Stratigrafi_mania kamu nih siapa ya? Loh saya itu melamun karena saya tahu hal itu tak mungkin terjadi, sesuatu yg tak mungkin terjadi kan cuman bisa dilamunkan. Iya ngga. Apa melamun itu sudah di larang di republik ini, saya kira enggak toh Tenang bro, inimkan cuma masalah transisi, 6 bulan ke depan akan terjadi bisnis as usual kok. Salam Avi 2012/11/15 <[email protected]> > ** > Mas avi, > > situ kerja di KKS kan, baca lah kontrak PSC nya, jadi tidak ngelamun yang > enggak-enggak atau ikut lah rapat WP&B nya supaya ngerti prosesnya, jadi > berani protes kalo memang bener > > JAP > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * [email protected] > *Date: *Thu, 15 Nov 2012 10:29:44 +0000 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * <[email protected]> > *Subject: *Re: [iagi-net-l] Tolong disimplify keputusan MK > > Dear all > > Saya mendengar katanya proses WP&B di BPMigas complicated dan menyita > waktu tapi para KPS yg mau komplain ngga berani, misalnya untuk POD, > seismic aquisition dan masalah CR. > > Saya sering melamun kenapa ga di pakai bagi produksi aja, shg tetek bengek > pekerjaan admin tidak perlu di lakukan. Dg tidak adanya CR (sunk cost) maka > Kontraktor tidak perlu lapor untuk melakukan kegiatan, tapi begitu > berproduksi maka langsung ambil bagian pemerintah "in kind" kalau perlu. > Tentunya audit report akan menentukan brp besaran pajak yg harus di bayar > para Kontraktor. Dg demikian badan baru setara BPMigas bisa fokus kepada > pekerjaan asset menagement, yg tentunya lebih teknikal dg weight ADMIN Job > yg akan jauh berkurang. Masa lalu BPmigas hanya banyak melakukan pekerjaan > Admin saja. > > Salam > Avi > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * o - musakti <[email protected]> > *Date: *Thu, 15 Nov 2012 01:49:01 -0800 (PST) > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * <[email protected]> > *Subject: *[iagi-net-l] Tolong disimplify keputusan MK > > Saya overload informasi nih... > Niatnya ingin step back and see the forest, not the tree. > > Adakah yang bisa mensimplify (baca amar putusan MK malah gak mudeng) > sebenarnya yg dianggap melanggar konstitusi, oleh sebagian teman disebut > a-nasionalis...meskipun keliatannya gak identik banget, oleh MK itu bagian > apanya dari BPMigas. > > Dalam bahasa yang sederhana ya, jangan pakai legal jargon apalagi pasal > dan ayat UU ini itu.... >

