gk usah japri2an. masalah ini semua berhak tau. apa benar masalah WP&B, POD dan 
cost recovery itu ribet atau hanya pendapat sepihak org2 yg gk tau. Shinta 
DamayantiExplorationist
 Date: Thu, 15 Nov 2012 23:21:43 +0700
From: [email protected]
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Tolong disimplify keputusan MK

Japri dong ke Avi kalau mau jangan di public gini,

2012/11/15  <[email protected]>

Mas Avi,

saya johnson achmad paju, mohon maaf kalo setting email gak bener dan 
menampilkan nama email dan bukan nama sebenarnya. kalau tidak salah ingat 
(cmiiw) kayaknya kita dah pernah ketemu 2 tahun lalu dan situ pernah ngotot 
diskusi mengenai biaya sumur padahal saya bilang nanti ada orang yg berkompeten 
yg akan datang


daripada "melamun" makanya saya sampaikan baca kontrak PSC atau ikut wpnb, kan 
secara hukum tinggal melaksanakan isi kontrak, Kalo enggak sesuai ayo 
disampaikan langsung atau kalau memang punya ide mengenai wpnb ayo deh 
disampaikan langsung juga, mumpung wpnb nya udah mau jalan lagi senin depan, 
kalau memang baik saya yakin diterima kok.


ga ada yg melarang melamun, tapi menurut saya, akan lebih baik memikirkan hal 
yg sudah disepakati antara 2 belah pihak supaya mendapatkan keputusan terbaik 
(kan dah tandatangan kontrak PSC) 

urusan mau jalan dengan baik 6 bulan kedepan, kalo boleh mengutip kampanye JK 
dulu "lebih cepat lebih baik"


masalah "mendengar" kayaknya perlu juga nih kita dapat penjelasan, situ denger 
dari mana proses di almarhum BPMIGAS itu complicated dan menyita waktu ? 
Terutama utk POD, seismik dan CR ? Jadi pengen tau lebih lengkap ceritanya dari 
siapa dan bagaimana ? siapa tau bisa jadi masukan juga buat kedepan.


JAPPowered by Telkomsel BlackBerry®From:  rakhmadi avianto 
<[email protected]>
Date: Thu, 15 Nov 2012 22:17:25 +0700To: <[email protected]>ReplyTo:  
<[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Tolong disimplify keputusan MK
Nama kok Stratigrafi_mania kamu nih siapa ya?

Loh saya itu melamun karena saya tahu hal itu tak mungkin terjadi, sesuatu yg 
tak mungkin terjadi kan cuman bisa dilamunkan. Iya ngga.


Apa melamun itu sudah di larang di republik ini, saya kira enggak toh


Tenang bro, inimkan cuma masalah transisi, 6 bulan ke depan akan terjadi bisnis 
as usual kok.

Salam
Avi

2012/11/15  <[email protected]>


Mas avi,

situ kerja di KKS kan, baca lah kontrak PSC nya, jadi tidak ngelamun yang 
enggak-enggak atau ikut lah rapat WP&B nya supaya ngerti prosesnya, jadi berani 
protes kalo memang bener



JAP

 Powered by Telkomsel BlackBerry®From:  [email protected]
Date: Thu, 15 Nov 2012 10:29:44 +0000To: <[email protected]>ReplyTo:  
<[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Tolong disimplify keputusan MK
Dear all

Saya mendengar katanya proses WP&B di BPMigas complicated dan menyita waktu 
tapi para KPS yg mau komplain ngga berani, misalnya untuk POD, seismic 
aquisition dan masalah CR.



Saya sering melamun kenapa ga di pakai bagi produksi aja, shg tetek bengek 
pekerjaan admin tidak perlu di lakukan. Dg tidak adanya CR (sunk cost) maka 
Kontraktor tidak perlu lapor untuk melakukan kegiatan, tapi begitu berproduksi 
maka langsung ambil bagian pemerintah "in kind" kalau perlu. Tentunya audit 
report akan menentukan brp besaran pajak yg harus di bayar para Kontraktor. Dg 
demikian badan baru setara BPMigas bisa fokus kepada pekerjaan asset 
menagement, yg tentunya lebih teknikal dg weight ADMIN Job yg akan jauh 
berkurang. Masa lalu BPmigas hanya banyak melakukan pekerjaan Admin saja.



Salam
Avi
Powered by Telkomsel BlackBerry®From:  o - musakti <[email protected]>
Date: Thu, 15 Nov 2012 01:49:01 -0800 (PST)To: <[email protected]>ReplyTo:  
<[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] Tolong disimplify keputusan MK
Saya overload informasi nih...


Niatnya ingin step back and see the forest, not the tree.

Adakah yang bisa mensimplify (baca amar putusan MK malah gak mudeng) sebenarnya 
yg dianggap melanggar konstitusi, oleh sebagian teman disebut 
a-nasionalis...meskipun keliatannya gak identik banget, oleh MK itu bagian 
apanya dari BPMigas. 



Dalam bahasa yang sederhana ya, jangan pakai legal jargon apalagi pasal dan 
ayat UU ini itu....





                                          

Kirim email ke