Cak Noor "kopral" sahabatku yg baik. Yg cak Noor "quote" itu adalah tulisan pribadi-ku di wall pribadi facebook-ku.
Sengaja aku tdk masukkan dalam milis terbuka untuk didiskusikan krn kasusnya sensitif, dan pengalaman serta pengetahuan yg aku dapatkan-pun sangat sensitif ttg siapa saja yg bermain di migas Indonesia sejak menjelang, selama, sampai paska UU migas 22/2001 itu. Hanya mereka yg punya interest dan mengerti latarbelakangnya saja yg akhirnya menghubungi aku lwt inbox, untuk membicarakan itu. Karena itu bkn merupakan konsumsi diskusi di milis-milis terbuka, maka sengaja hanya kupasang di wall FB pribadiku. Tetapi rupanya cak Noor sangat ingin menyeret itu semua menjadi terbuka di milis ini. Mohon maaf, kalau soal sedimentologi, semburan gresik, LuSi, petroleum system, geomodelling, bahkan kontrak PSC hitam putih, economics, dan strategi2 bisnis permukaan memang bisa saja diulas dan didiskusikan terbuka di milis ini. Tapi untuk hal2 terkait yg saya sebutkan di wall pribadi itu saya menganggap cukup saja itu saya bawa ke ranah pribadi di wall saya, tdk perlu dibahas terbuka di milis IAGI, justru krn saya menghormati keberagaman dan sekaligus sifat ilmiah dr diskusi2 di milis ini. Data dan analisis intelejen dan personal political view dan experience dr berbagai kalangan akan kehilangan "keilmiahannya" kalau dibahas di basis massa milis ilmiah geologi ini. Maaf, sampeyan semua boleh berbeda pendapat dg saya, tp itu adalah pilihan pribadi. Dan sebaliknya kalau sampeyan semua baca tulisan2 saya ttg gonjang-ganjing BPmigas yg terbuka di milis ini: kita bisa diskusikan semua a,b,c-nya. Dan tdk ada yg menghalang-2-i atau menutup diskusi dg ancang2: krn anda kerja u/MNC maka kita tutup diskusi, dsb. Tulisan saya di milis ilmiah terbuka ini ttg BPMigas jauh dr semangat itu. Saya rasa malahan publik bisa menilai mana tulisan2 emosional yg justru sering kehilangan konteks ilmiah dan susah berargumentasi dan mana yg betul2 matang dewasa mendidik dan mengajak berpikir terbuka dalam kasus gonjang ganjing BPMigas bubar ini. Saya tdk menuduh pihak dan nama tertentu sbg antek MNC maupun agen neoliberalis baik di wall pribadi saya, maupun apalagi di milis terbuka ilmiah yg saya hormati spt IAGINet ini. Mudah2an penjelasan ini bisa membuat kawan2 semua mengerti. Semua orang akan selalu bisa bilang: demi merah putih, demi bangsa dan negara, cuma cara dan kadar "demi" kita berbeda-beda. Insyaallah, kalau tujuannya sama: cara dan kadar itu akan terkalibrasi minimum menjadi saling melengkapi bila dilandasi oleh kesabaran, kejernihan pikir, dan kedewasaan diri. Maju terus Cak Noor, maju terus kawan2 ex-BPMigas, maju terus IAGI. Salam, ADB - IAGI0800 Dewan Penasehat Kepengurusan Rovicky Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: noor syarifuddin <[email protected]> Date: Sat, 17 Nov 2012 17:33:59 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Copas aja Pak Ok, seingat saya permah ada yg menulis seperti ini: "..... MK sudah memutuskan pembubaran BPmigas. Kemungkinan akan ada perlawanan dari para neolib melalui tangan2 profesional yg kurang paham tatanan politik (!). Kita lihat agen2 IMF dan antek MNC pembela neolib yang sebentar lagi menampakan muka...." Lha kalau belum mulai diskusi saja sudah dipagari begini ya mending gak usah diskusi saja.....Ini yang saya prihatin kenapa komnuitas profesional bisa ketularan model sekte kayak gini dan bukan mengedepankan argumen akademis.... Salam,

