Anggota gak bisa berperan banyak kalo pengurus pusatnya gak militan; ya
contoh kasus Lapindo waktu itu anggota hanya bisa diam melongok menyaksikan
drama berseri yg endingnya di South Africa.(entah happy atau sad ending
tuh?)

salam
Razi

2012/11/20 <[email protected]>

> Banyak tulisan yang bagus baik dr kalangan internal (ex)BPMIGAS, kalangan
> masyarakat migas, maupun kalangan luar migas yg menunjukkan kekeliruan -
> salah alamatnya tuduhan2 ke BPMigas terkait dg pembubarannya oleh putusan
> MK 13 nov 2012 kemarin. Bagaimana kira2 kelanjutan - follow upnya? Apakah
> tulisan2 koreksi - penyadaran itu akan bisa jadi gerakan yg cukup
> signifikan u/mengubah apa yg terjadi?
>
> Untuk menghadapi gerakan politik sebenarnya tidak harus selalu frontal dg
> gerakan serupa. Salah satu caranya ya dg membuat gerakan intelektual -
> budaya - penyadaran yg mengalir seperti bentuk2 tulisan kawan2 BPMigas di
> internet, tulisan Prof Hikmahanto, dll.  Tetapi itu semua harus dengan
> syarat minimal: para proponennya juga harus banyak yg punya level militansi
> yg sama sehingga bisa menggumpal ujungnya jadi gerakan politik: siapapun di
> ujungnya yang akan menyimpulkan dan membuat ini semua jadi "pukulan
> politik" untuk "melawan balik" ...
>
> Sama dg di kasus "pemolitikan" lumpur Lapindo dulu. Gerakan politik bisnis
> untuk mengkambinghitamkan gempa/tektonik sbg penyebab utama bencana Lumpur
> Lapindo tidak dihadapi dengan militansi yg sama diantara proponen2
> pendukung akal sehat intelektual yg ada, meskipun popular vote masyarakat
> menginginkan adanya gerakan itu. Maka kandaslah tulisan2 analisis2 riset2
> ilmiah bagus yg punya latarbelakang independen yg mengkaitkan itu semua dg
> kecerobohan pemboran dan substandard operasional Lapindonya,.... Banyak
> kaum intelektual waktu itu (dan sampai sekarang) merasa tidak punya
> kepentingan langsung dg usaha "melawan pembodohan akal sehat" itu sama juga
> situasinya dg "pembodohan ttg pembubaran bpmigas" ini.
>
> Maka, seharusnya kalau mau: iAGI, HAGI, IATMI, mungkin bersama Asosiasi
> Pedagang Kakilima X, Persaudaraan Buruh Pasar Ikan Y, dan Ikatan Sepeda
> Gowes Z, dll bersama-sama terus menerus melakukan advokasi ke masyarakat
> memakai bahan2 seperti yg dituliskan oleh kawan2 semua. Itu kalau kita mau
> dg militan menyelesaikan masalah politik ini. Kalau tidak,...ya dagelan
> politik ini akan terus berlangsung dimanfaatkan oleh para politisi dan
> pemain2 kekuasaan, kemudian nantinya akan dilupakan,..spt kasus Lumpur
> Lapindo,....
>
> Ayo pak dhe RDP, bisa ngak kita gulirkan ide dan pemikiran semacam yg
> berkembang di milis IAGInet ini jadi "gerakan politik" anti pembodohan
> migas Indonesia?
>
> ADB
> Dewan Penasehat IAGI
> Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kirim email ke