Wah ketinggalan jauh euy diskusinya.... Buat saya pribadi, kondisi hasil tender kemarin sangat menyedihkan... Ini adalah proses penawaran langsung dari hasil JS, jadi sharusnya pihak berwenang sdh paham akan 'value' dari blok yg akan ditawarkan... Masa ada blok yg diperoleh dgn komitmen di bwh 5 jt dollar.... Jadi sinyalemen Pak Luthfi bisa jadi ada benarnya: kejar target... Yang akam kita liht di tahap berikutnya adalah ramainya pasar 'farm out'..... Saat ini ada ratusan blok yg ditawarkan secara terbuka maupun tertutup.... Ditambah kompleknya urusan ijin, maka makin lengkaplah retrogradasi eksplorasi kita ini.... Mudah2an tim percepatan eksplorasi Indonesia bisa menemukan terobosan utk mengatasi ini....
Salam On Sunday, March 24, 2013, Rovicky Dwi Putrohari wrote: > 2013/3/24 hotma Sijabat <[email protected] <javascript:_e({}, > 'cvml', '[email protected]');>> > >> Pak Rovicky, >> Ada 4 hal hasil pilah dan pilih yang Bapak kemukakan, jika Pak Rovicky >> sebagai Pemerintah (ESDM), kira2 langkah2 apa yg Pak Rovicky ambil untuk >> mengatasinya terkait 4 hal tersebut? >> > Bang Hotma, > Tentusaja saya sendirian tidak dapat melakukan apa-apa. Ke 4 hal yg saya > tulis masih dugaan atau bersifat pertanyaan. Tapi kalau saya ditanya apa > yang mesti saya lakukan ya tentusaja mencari jawabannya dulu ttg apa > penyebabnya, diawali dari dugaan 4 hal itu juga bisa saja. Namun kalau saya > sebagai pemerintah (ESDM) hanya dari dugaan sudah melakukan sesuatu > tentusaja sifatnya spekulatif. Saya tidak suka melakukan sesuatu spekulasi > yng terlalu banyak tidak tahunya. > > Saya enggan berhandai", karena efisiensinya rendah. lah kalau dipaksa ? > kita coba bila jawabnya "iya". > > - Apakah memang bloknya tidak bagus ? > Pertanyaan lanjutnya .... mungkin packaging-nya, atau geologinya ? > tentunya riset sendiri atau evaluasi lai. > > - Apakah subsurface data kurang, potensi sedikit (kecil), geologi > daerahnya sulit ? > Penambahan data ini saja bisa memerlukan riset tersendiri. karena mengisi > kekosongan data berbeda dg memfocuskan daerah yg potensial. > > - Apakah posisi pemerintah yang sedang BU, sehingga dijual murah ? > Dulu ada persh yg ingin menang memberikan signature bonus hingga 40juta$ > supaya menang, karena saat itu negara sedang dalam posisi BU. Apakah > sekarang masih ? > > - Apakah ada faktor lain non tehnis ? > Lagi-lagi ini tidak dapat dijawab secara spekulasi saja. > > Tentunya perlu penelitian mandiri seperi yg dilakukan BPMIGAS (SKKMIGAS) > sehingga memiliki angka seperti yang dikemukakan Bu Nuning diatas. Menurut > saya SKKMIGAS sangat cerdas taktis dalam menanganinya, dengan penelitian > sederhana saja, mampu memberikan angka yang lebih pasti. Sebenernya anyak > riset semacam ini yang dilakukan oleh konsultan diluar seperti Price > Waterhouse Cooper, IHS dll. Tapi mereka selalu melihat dari kacamata > investor, bukan kacamata government atau regulator. Dan pemerintah perlu > melakukannya secara mandiri dan terbuka. > > Jadi menurutsaya Pemerintah (ESDM) juga mesti membuat riset sederhana utk > mengetahui pangsa pasar dan mengetahui posisi barang "dagangan"-nya. > > Salam > > RDP > > Salam, > Hotma Sijabat. > On Mar 24, 2013 1:08 PM, "Rovicky Dwi Putrohari" <[email protected]> > wrote: > > 2013/3/24 kartiko samodro <[email protected]> > > yah mungkin memang bloknya yang sudah tidak bagus sehingga seminimum > komitmen saja bloknya sudah bisa jadi milik kita. joint study kan tetap ada > proses right to match,yang berarti Migas sendiri sudah tidak menemukan > company lain yg bisa memberikan penawaran komitmen yang lebih baik. > > Sepakat Mas Kartiko, barangkali Dirjen Migas ESDM tidak menemukan > penawaran lebih bagus. Apakah memang blok harus diberikan (terjual) ke > perusahaan yg menawar (seberapapun tawarannya) ?. Sependek pengetahuan > saya, untuk kali inipun tidak semua yg menawar disetujui oleh Migas (dari > laporan Pak Dirjen ketika mengumumkannya kemarin). Ada yg penawarannya > dibawah target sehingga blok ini juga tidak distujui (diterima) tawarannya. > > Sebelum berbicara realisasinya nanti seperti yg ditulis bu Nuning, > Sedikitnya komitmen pasti dalam 14 Blok penawaran langsung ini menurut saya > menunjukkan lemahnya posisi pemerintah (ESDM) dalam menawarkan blok. Nah, > apa penyebabnya ? Mungkin dapat kita pilah dan kita pilih mana yang harus > diprioritaskan supaya penemuan migas lebih cepat. > - Apakah memang bloknya tidak bagus ? > - Apakah subsurface data kurang, potensi sedikit (kecil), geologi > daerahnya sulit ? > - Apakah posisi pemerintah yang sedang BU, sehingga dijual murah ? > - Apakah ada faktor lain non tehnis ? > - ... > > Kalau kita dapat memilah dengan benar saya kira pemerintah dapat > memprioritaskan langkah apa yang harus diambil oleh pemerintah dalam > menawarkan blok eksplorasi ini. Sehingga dapat meningkatkan posisi tawar > pemerintah. > Mudah-mudahan team percepatan penemuan migas yang sudah dibentuk ESDM, > mampu meningkatkan posisi tawar dan berhasil menemukan migas. > > RDP > > > On Mar 24, 2013 8:27 AM, <[email protected]> wrote: > > ** > Mungkin ini menunjukkan tingkat kematangan Basin yg sudah tinggi shg high > risk but manageble dan high reward makin berkurang > > Semua ini saya kira karena keterbukaan data menjadi masalah di Negara ini, > katakan kita bicara Jurassic Sand, bagaimana penyebaran dan kwalitasnya, > apakah kita mengerti spt kita mengerti Mid Mio Sands di Delta Mahakam? Saya > kira tidak > > Bagaimana mencoba mengurai struktur yg overprinting di East Indonesia apa > betul sudah ada solusi yg katakan 80% solution dan banyak masalah tektonik > yg lain yg perlu dipecahkan dalam mendorong kesuburan investasi explorasi > di Indonesia dan Ind Timur pada umumnya > > Nah kalao status kepahaman thd stratigrafi di Frontier area masih kaya > sekarang susah investor masuk? Mungkin saatnya pemerintah mengeluarkan > modal untuk membantu mengAddress masalah ini > > Saya kira bukan masalah nasional dan MNC tapi yg di pahami risknya blom > managable, kenapa TEPI ngotot perpanjangan krn managable risknya memang > ZERO artinya tidak ada resiko bukannya begitu den bagus!!! > > Saya setuju dg Hess untuk bayar signature bonus 40jt USD krn kalo melihat > seismic Andalan predrill sangat SEXY tebal dan gede dg assumsi Jurassic > sand dg porositas tapi faktanya mungkin tidak begitu shg cuman oil stain > aja katanya. > > Yg namanya perusahaan Nasional ya harus tetap di dukung dong cak Noor ojo > di wk wk wk hiks hiks > > Selamat week end > Avi > Peace on Earth > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> > *Sender: * <[email protected]> > *Date: *Sun, 24 Mar 2013 07:54:07 +0700 > *To: *IAGI< > > > > > -- > *"**Good idea is important key to success, "working on it" will make it > real."* >

