90 % National 10  %% expat , ok. Tapi lihat expend utk salary dan fasilitas nya 
, hampir bisa dipastikan dompleng.
Jadi cara berfikirnya , jangan berapa besar sehrusnya national staff  ,akan 
tetapi apakah adil atau tidak seorang dengan kontribusi yang sama , diberikan 
penghargaan lebih hanya karena dia expat ?

Tentunya tidak adil kan  ! Apalagi lahan kerjanya adalah umber daya alam  
bangsa kita lha mana adilnya .

si Abah


________________________________
 From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Friday, April 5, 2013 8:25 AM
Subject: Re: [iagi-net] MASALAH KLASIK: EXPAT vs NATIONAL
 


He he........ Cak Shof, itulah yang dipilih teman2. Maunya the authorities 
meminimalkan brain drain.......

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
________________________________

From:  Shofiyuddin <[email protected]> 
Sender:  <[email protected]> 
Date: Fri, 5 Apr 2013 07:39:44 +0700
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [iagi-net] MASALAH KLASIK: EXPAT vs NATIONAL

Kesimpulannya, kalo mau gaji expat, ya kerja jadi expat di negeri lain aja .....





2013/4/4 noor syarifuddin <[email protected]>

Abah,
>Jumlah expat di tiap PSC itu terbatas, saya kira nggak sampai 10%....,
>nah skg bsyangkan kalau yang separo saja dari 90% nasional tsb (katakanlah yg 
>pegawai inti) hrs disamakan dgn mereka... apa nggak melonjak itu OPEX.... 
>Harus diingat juga gaji itu setiap thn juga hrs dinaikkan baik utk ngejar 
>inflasi maupun krn prestasi...
>Waktu saya jd expat, orang bule lokal juga pada ngiri sama saya...,: apartemen 
>bagus, usng sekolah anak ditsnggung, tiap thn plg ke Indonesia dll....
>
>>
>>
>>
>>
>>
>>>
>>
>>
>>

Kirim email ke