________________________________
 From: Rahmawan Helmi <[email protected]>
To: [email protected] 


Pak Rachmawan

.di 206 m dengan T 61 C , apakah maksudnya pada kedalaman 206 m temperatur yang 
tercatat 206 derajat Celcius ?


si Abah


Sent: Tuesday, June 4, 2013 5:29 AM
Subject: Re: [iagi-net] Peran patahan dalam geothermal --> Fwd: Sharing Ilmu
 




Kebetulan saat ini kita dari tim PSDG Bandung lagi ngebor di Lainea LNA-3 
Sulawesi tenggara.  Sudah dimulai dari 16 mei - 14 Juni (2 bulan).  Kondisi 
terakhir masih di 206m dengan T 61 C.  Nilai ini sudah bagus karena mengingat 
di sini batuannya metamorf berupa sekis - sabak - filit, yang punya sifat 
rontok.  Jadi kita perlu formulasi yang optimal untuk RPM bor dan Mud-nya.  
Saya hitung kita udah tiga kali putus pipa. 






Pada 3 Juni 2013 15.43, Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> menulis:

Ada yang bisa bantu menjelaskan patahan dalam geothermal ?
>
>Salam
>RDP
>
>--
>"Nasionalisme itu ekspresi perasaan ketika negaramu terpuruk"
>
>
>---------- Forwarded message ----------
>From: Rezki Amaliah <[email protected]>
>Date: 2013/6/3
>Subject: Sharing Ilmu
>To: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
>
>
>
>Assalamu 'Alaikum
>Pak Rovicky, bagaimana kabarnya Pak?
>Oia Pak, saya ingin menanyakan mengenai gravity yang dalam kaitannya di bidang 
>geotermal.
>Pak, bagaimana sebenarnya kaitannya sesar/patahan terhadap suatu sistem 
>geotermal?
>Apakah patahan itu bisa mnimbulkan rekahan kemudian dapat diimplementasikan 
>sebagai sebuah reservoar sehingga bisa dimodelkan melalui anomali medan 
>gravity?
>
>
>Maksih Pak.
>

Kirim email ke