Iya pak syaiful. Terima kasih jg atas bantuan pak helmi sdh mau share di tengah 
kesibukan beliau. 

Salam hangat IAGI

Andi
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Yanto R. Sumantri" <[email protected]>
Sender: <[email protected]>
Date: Mon, 3 Jun 2013 18:37:44 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] Peran patahan dalam geothermal --> Fwd: Sharing Ilmu
Pak Rachmawan 

Kalau boleh tahu bagaimana kelandaian suhunya ?
Program kedalaman akhirnya berapa ya ?

si Abah


________________________________
 From: mohammad syaiful <[email protected]>
To: IAGI Pusat <[email protected]> 
Sent: Tuesday, June 4, 2013 7:15 AM
Subject: Re: [iagi-net] Peran patahan dalam geothermal --> Fwd: Sharing Ilmu
 


Ayo, langsung tangkap, om Andi Mawakaru! Mungkin bisa diajak pula adik2 
mahasiswa di Univ. Haluoleo untuk jalan2 nengok rig. 

Salam,
Syaiful



2013/6/4 Rahmawan Helmi <[email protected]>

Secara umum patahan di geothermal sama dengan patahan di migas.  Yang jadi 
permasalahan hanya : apakah zona patahannya menjadi rekah terbuka "open" atau 
malah terisi oleh alterasi sehingga menjadi "sealing". Di wilayah geotermal 
intensitas alterasi hidro - biasanya intensif, dibuktikan dengan berkembangnya 
mineral alterasi dan lempung ubahannya. Biasanya terlihat di permukaan sebagai 
mata air panas, atau hot ground, atau berupa vegetation stress.   Karena di 
geotermal kita berburu "fracture" yang diharapkan nantinya menjadi zona 
porus-reservoir.  Memang interpretasi geofisikanya kadang ambigu antara sesar 
dengan batuan intrusi atawa plutonik cs . . . . biasa . . .  diperlukan kerja 
sama dan . . jam terbang.
>
>Kebetulan saat ini kita dari tim PSDG Bandung lagi ngebor di Lainea LNA-3 
>Sulawesi tenggara.  Sudah dimulai dari 16 mei - 14 Juni (2 bulan).  Kondisi 
>terakhir masih di 206m dengan T 61 C.  Nilai ini sudah bagus karena mengingat 
>di sini batuannya metamorf berupa sekis - sabak - filit, yang punya sifat 
>rontok.  Jadi kita perlu formulasi yang optimal untuk RPM bor dan Mud-nya.  
>Saya hitung kita udah tiga kali putus pipa. 
>
>Pak Sukhyar sendiri (ka Badan Geologi) sudah mampir di lokasi pada hari sabtu 
>1 Juni kemaren, beserta tim JICA (1) Dr. Hiroo Yoshiyama  (Sr Geothermal 
>Geologist) (2) Dr. Yoshikazu Sueyoshi     (Drilling Engineer) 
> dan beliau memberi arahan secara langsung, bahwa untuk periode ke dua setelah 
>periode 1 (16 mei - 14 Juni) kegiatan ini difokus di LNA-3 sampai 700m hingga 
>di dapat data yg optimal.
>
>Sebenarnya kegiatan ini bisa diikuti oleh teman-teman IAGI Pengda Sultra . . 
>Pak Andi M untuk sekedar sharing knowlegde.
>
>
>
>
>Pada 3 Juni 2013 15.43, Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> menulis:
>
>
>Ada yang bisa bantu menjelaskan patahan dalam geothermal ?
>>
>>Salam
>>RDP
>>
>>--
>>"Nasionalisme itu ekspresi perasaan ketika negaramu terpuruk"
>>
>>
>>---------- Forwarded message ----------
>>From: Rezki Amaliah <[email protected]>
>>Date: 2013/6/3
>>Subject: Sharing Ilmu
>>To: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
>>
>>
>>
>>Assalamu 'Alaikum
>>Pak Rovicky, bagaimana kabarnya Pak?
>>Oia Pak, saya ingin menanyakan mengenai gravity yang dalam kaitannya di 
>>bidang geotermal.
>>Pak, bagaimana sebenarnya kaitannya sesar/patahan terhadap suatu sistem 
>>geotermal?
>>Apakah patahan itu bisa mnimbulkan rekahan kemudian dapat diimplementasikan 
>>sebagai sebuah reservoar sehingga bisa dimodelkan melalui anomali medan 
>>gravity?
>>
>>
>>Maksih Pak.
>>
>


-- 
Mohammad Syaiful - Explorationist, Consultant Geologist
Mobile: 62-812-9372808
Emails:
[email protected] (business)
[email protected]

President Director of
Exploration Think Tank Indonesia (ETTI)

Kirim email ke