Dear All,

Biasanya untuk menghasilkan batuan fracture reservoir yang baik itu
mempunyai kondisi:

1. Pernah terungkap kepermukaan.
2. Mengalami tarikan.
3. Proses diagenesa.
4. Kompresi

1. Pada batuan reservoir weathered granite yang dicontohkan Pak Sofi ini
bisa dilihat contoh surface exposurenya di Sumbar atau di Kuantan pantai
timur Malaysia. Weathered granite reservoir ini juga merupakan batuan
reservoir di lepas pantai Vietnam.
Endapan Tufa Vulkanik yang teredapakan ketika berada dipermukaan juga dapat
menjadi batuan reservoir pada formasi Jatibarang Jawa barat.
Manusela Karbonate platform reservoir pernah mengalami exposure kepermukaan
pada masa Jurassic.

2. Tarikan, untuk merekahkan batuan maka dibutuhkan beban kurang lebih
sepuluh kali lebih besar untuk tekanan jika dibandingkan dengan tarikan.
Batuan akan lebih mudah terekahkan karena proses tarikan mungkin bisa
dikatakan " Kompresi bagus untuk pembentukan struktur dan extensi bagus
untuk pembentukan frakture reservoir. Pada strike -slip juga bisa ada
komponen tariknya yang akan dapat merekahkan batuan.

3. Rekahan-rekahan pada batuan carbonate dapat menjadi media untuk
terbentuknya proses diagenesa semacam dissolusi, brexiasi, karsting dll.
Pada batuan volkanik reservoir di Sumatra selatan proses diagenesa
hydrotermal menghasilkan mineral-mineral yang mempunyai rock strength yang
rendah sehinggga lebih mudah terekahkan. Kalau pada batuan Tufa pada
formasi Jatibarang kita dapat membuat hubungan antara fracture porosity dan
rock strength, pada salah satu IPA paper datanya saya ambil dan dibuat
cross plot antara rock strength fracture porosity maka akan didapat
hubungan bahwa semakin besar rock strengthnya maka akan lebih kecil
porositasnya.

4. Gaya kompresi dapat membentuk struktur mereaktifasi rekahan lama dan
pembentukan rekahan baru.


Hal lain yang kami amati adalah sepertinya pada batuan fracture reservoir
distribusi porositinya lebih bergantung kepada sifat mekanika batuannya.
Mungkin Mbak Parvita kalau sedang bekerja di wilayah SS bisa mencoba dengan
membuat hubungan: litologi, sonic velocity dan fracture parameter dari FMI.
Mungkin bisa menghipotesakan: Sonic log rendah yang berarti velocity tinggi
akan mempunyai rock strength yang tinggi sehingga lebih sulit terekahkan.



Salam
Anggoro Dradjat

2013/9/25 Awang Harun Satyana <[email protected]>

>  Menambahkan keterangan teman2 yang sudah makin mengerucut ke pertanyaan
> Vita, berikut ini pengalaman2 PSC2 yang bermain basement di Sumatra dan
> Jawa bahwa fracture porosities paling banyak terbentuk bila: ****
>
> ** **
>
> **1.      **Structural history: polyphase deformation antara extension
> dan compression (tidak hanya kompresi atai ekstensi, tetapi gabungannya)**
> **
>
> **2.      **Stress character: rotated (bukan yang hanya tegak lurus atau
> sejajar terhadap stress regional)****
>
> **3.      **Basement lithology: felsic intrusives, marble, volcanics,
> limestone quartzite (prone to be fractured)****
>
> **4.      **Magmatism: yang pernah terintrusi, terisi urat-urat
> hidrotermal lebih baik untuk mengalami peretakan****
>
> **5.      **Umur struktur: semakin tua semakin baik, yang pernah
> mengalami reaktivasi tektonik lebih baik****
>
> **6.      **Lipatan: high relief folding lebih baik untuk peretakan****
>
> ** **
>
> Salam,
> Awang****
>
> ** **
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On Behalf Of *Reki
> Indrawan
> *Sent:* Wednesday, September 25, 2013 2:15 PM
>
> *To:* [email protected]
> *Subject:* Re: [iagi-net] Basement di Sumatra: jarak dekat tapi berbeda?**
> **
>
> ** **
>
> Mbak Vita,****
>
>  ****
>
> Sedikit menambahkan untuk dating beberapa basement lithology di Sumatera
> Selatan yang saya tahu.****
>
> 1. Metamorphic (Phyllite, Metaquartzite, Marble-Metalimestone) adalah yang
> tertua 250 -350 mya (Permian - Triassic)****
>
> 2. Andesite sekitar 180 mya (Jurassic)****
>
> 3. Granite - Granodiorite sekitar 150 mya (Jurassic - Cretaceous)****
>
> 4. Dike Gabbro dan Dolerite sekitar 110 mya (Cretaceous)****
>
> Fracture basement di Sumatera Selatan dapat berlaku sebagai storage
> (''matrix'' yang berasosiasi dengan hairline/background fracture) dan
> highway (perm enhancement yang berasosiasi dengan big open fracture). Dapat
> dikatakan sebagai dual porosity model.****
>
> Untuk productive zone seperti yang ada di zona weathered bagian atas
> basement yang menghasilkan secondary porosity dari pelapukan dan leaching
> Feldspar, sebagian teralterasi menjadi clay mineral (non productive zone).
> Selain itu juga di zona2 kontak antara metamorphic rock dan igneous rock
> yang menghasilkan alterasi hydrotermal dan perbedaan sifat mekanika batuan
> antara granite dan phyllite seperti yang Mas Shofi jelaskan.****
>
> Structural history dan patternnya (fault mapping) adalah key untuk
> mengetahui dimana zona produktif dan dimana yang non produktif yang
> dikombinasi dengan basement lithology distribution.****
>
> Salam,****
>
> Reki****
>
> ** **
>
>
> ----------------------------------------------------
> Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)
> The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition
> Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/
> ----------------------------------------------------
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
> ----------------------------------------------------
> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> ----------------------------------------------------
> Subscribe: [email protected]
> Unsubscribe: [email protected]
> ----------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
> In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
> limited
> to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
> resulting
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with
> the use of
> any information posted on IAGI mailing list.
> ----------------------------------------------------****
>
> ----------------------------------------------------
> Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)
> The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition
> Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/
> ----------------------------------------------------
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
> ----------------------------------------------------
> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> ----------------------------------------------------
> Subscribe: [email protected]
> Unsubscribe: [email protected]
> ----------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
> In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
> limited
> to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
> resulting
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with
> the use of
> any information posted on IAGI mailing list.
> ----------------------------------------------------
>
>

----------------------------------------------------
Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)
The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition
Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

Kirim email ke