Izin share ya. Menuliskan kedongkolan sekaligus berbagi pengalaman buruk
dengan Piramid Online Shop, jadi sebuah blog post deh.
Jika ada gambar yang tidak muncul, dapat dilihat langsung di blog saya:
http://www.gontagantihape.com/2015/09/piramid-online-setitik-nila-di-belanga-susu-lazada.html

Piramid Online, Setitik Nila di Belanga Susu Lazada
<http://www.gontagantihape.com/2015/09/piramid-online-setitik-nila-di-belanga-susu-lazada.html>
Sekitar dua minggu lalu, di Lazada sedang ramai-ramainya bertebaran hujan
voucher diskon. Sebagai seorang konsumen oportunis, saya tak luput dari
khilaf, memanfaatkan diskon-diskon ini, dengan harapan bisa mendapatkan
gadget yang selama ini diimpikan namun belum kunjung nyata akibat halangan
dana. He.. He..

*Menyasar BlackBerry Q10 yang Harganya Terjun Bebas* Bidikan kali ini saya
arahkan kepada perangkat dengan keypad fisik yang nyaman. Belakangan ini
saya sering merasa kesulitan mencari waktu untuk menulis, padahal banyak
sekali yang ingin saya tuangkan di blog ini, entah itu pengalaman saya
bertualang di ranah e-commerce dan layanan konsumen online, maupun
kabar-kabar bahagia seputar dunia gadget.

Perangkat Blackberry nampaknya masih berada di lini depan untuk soal
smartphone berkeypad fisik. Hanya saja tak mungkin saya membeli perangkat
dengan BlackBerry OS 7 ke bawah, paket BIS tidak ada yang bersahabat dengan
kantong. Jatuhlah pilihan saya pada BlackBerry Q10 dengan harga termurah
sebelum diskon di Lazada sebesar Rp 1,9 jutaan.

Pada Halaman Handphone dan Tablet, Terpampang Piramid Online dalam Program
Promo Rekomendasi Seller Saat saya mengunjungi Lazada dan masuk ke halaman
Handphone dan Tablet, sebuah space terisi oleh program promosi Merchant
atau Seller (istilah Lazada: supplier). Waktu itu Merchant yang kebagian
dipromosikan adalah Piramid Online. Kebetulan Merchant ini menjual
BlackBerry Q10 yang sedang saya buru dengan harga Rp 1,9 jutaan juga.

<http://1.bp.blogspot.com/-6X6hfJF4tw0/Vgiv5ff8moI/AAAAAAAACDg/bY3VXBYirvM/s1600/laz-piramid.png>


Saya simulasikan dengan program diskon yang saat itu ada di Lazada,
harganya tinggal Rp 1,7 jutaan saja deh. Wah, *good deals* pikir saya kala
itu.

Saya lalu teringat, Piramid Online sebelumnya sudah banyak kasus. Coba saja
googling, ada kasus Redmi Note cacat, Zenfone 2 salah spesifikasi, dan
barang refurbished. Bimbang antara harga murah dan banyaknya kasus, saya
putuskan lanjut saja membeli BlackBerry Q10 di sana, sekalian menguji
kabar-kabar yang banyak beredar soal Merchant ini saja lah. Saya yakin uang
saya takkan ke mana-mana di marketplace online sebesar Lazada begini.

Mencoba Pembayaran Menggunakan Internet Banking Mandiri untuk Pertama Kali
Ada yang lain saat checkout pesanan kali ini, rupanya Lazada sudah
mengadaptasi metode pembayaran baru melalui channel Bank Mandiri. Metodenya
yaitu melalui menu pembayaran yang dapat dilakukan dari ATM Mandiri maupun
web internet banking Bank Mandiri. Metode seperti ini biasanya tak butuh
konfirmasi manual, dan mengingat dana saya memang adanya di rekening Bank
Mandiri, sayapun eksekusi pembayaran melalui menu pembayaran di Internet
Banking Mandiri. Untuk metode yang satu ini, rupanya Lazada bekerjasama
dengan *payment gateway* Mitrapay.

Pesanan Tak Kunjung Berubah Status Selesai melakukan pembayaran, saya
kembali mengecek pesanan saya di Lazada. Tidak seperti saat melakukan
pembayaran via BCA ATM Otomatis (menu pembayaran di ATM BCA), status
pesanan kali ini tidak langsung berubah. Saya pun kemudian mengontak
Customer Service Lazada melalui fitur livechat, jawaban dari pihak Lazada
cukup melegakan hati, pembayaran sudah diterima meskipun status pesanan
belum terupdate.

Keesokan harinya, status pesanan berubah dari 'verifying' menjadi
'memproses'. Bertambah legalah hati ini, setidaknya meskipun Gista Putri
melangsungkan resepsi pernikahannya dengan orang lain, pesanan saya di
Lazada lancar prosesnya (ga nyambung, I knew. Baper, itu juga *I already
knew* ha.. ha..).

Mengirim Pesan kepada Piramid Online di Tokopedia, Lagi-lagi Sudah tiga
hari berlalu sejak saya melakukan pembayaran, status pesanan belum juga
berada dalam pengiriman. Rasa galau kembali datang (halah). Saya kembali
bercengkrama dengan CS Lazada melalui jejaring livechat, dikatakan barang
sedang dalam proses pengemasan oleh Supplier, saya tahu jawaban ini
hanyalah template semata, tapi ya sudah kita cari cara lain untuk mem-push
si Piramid Online ini untuk segera mengirim barang.

Hasil dari googling, saya dapat beberapa info kontak Piramid Online.
Pertama saya invite BBM mereka, hasilnya sampai saat saya menulis artikel
ini, belum juga kami dapat berteman di BBM, padahal saya sudah gemas lho
ingin mengirim ribuan PING! kerinduan saya (pada pesanan saya tentunya,
bukan pada owner Piramid Online hehehe).

Kedua, saya dapat nomor telepon Piramid Online dari sebuah postingan blog
yang pemiliknya juga pernah dikecewakan Piramid Online. Sms sudah dikirim,
namun rupanya kerinduan saya masih harus bertepuk sebelah tangan. Tak ada
balasan yang saya terima, mungkin dia lelah, ataukah tak punya pulsa untuk
sms saya, he.. he..

Terakhir, jurus andalan saya, berkirim pesan di Tokopedia. Kebetulan
Piramid Online juga menggelar lapak di sana. Jumlah transaksinya di
Tokopedia ternyata baru belasan, hebat juga ya bisa sampai mendapat space
promo di Lazada si Merchant nakal yang satu ini. Dari data Tokopedia bisa
diketahui user Piramid Online ini baru saja login dalam kurun waktu 24 jam
yang lalu, sip deh pesan pun saya tulis agar mereka segera mengirim pesanan
saya di Lazada.

Lagi-lagi jurus kirim pesan di Tokopedia ini menemui hasil, esoknya Piramid
membalas pesan saya. Mereka menanyakan nomor pesanan saya di Lazada.

Saya balas dengan mencantumkan nomor pesanan saya di Lazada. Tak lupa saya
tegaskan supaya mereka tidak mengirim barang *refurbished *buat saya.

Pesanan Saya Dibatalkan, (Konon) Piramid Kehabisan Stok
<http://3.bp.blogspot.com/-sLWQsp_pk8M/VgivpIosoTI/AAAAAAAACC8/mvsXbz1KbBg/s1600/toped-piramid.PNG>


Sehari setelah PDKT dengan Piramid Online, saya harus menerima kenyataan
pahit, gagal gagal gagal dalam bercinta dengan BlackBerry Q10. Pesanan saya
di Lazada statusnya menjadi 'dibatalkan'.

<http://4.bp.blogspot.com/-O4kvj7W4Qso/VgivziStPyI/AAAAAAAACDQ/plo1CK-TJl4/s1600/laz_bbq10cancelled.PNG>


Penuh kekesalan dan emosi, saya menghubungi kembali CS Lazada. Jawabannya
sungguh tak memuaskan, mereka beralasan ada kendala di sistem, saya
nyatakan saya tak puas dengan alasan ini. CS Lazada yang bernama Nuryasin
itu pun meminta waktu untuk menghubungi tim terkait untuk informasi
detailnya. Saya diminta tenang karena pasti dana saya akan dikembalikan
dalam waktu 3-7 hari kerja setelah permohonan masuk ke bagian keuangan
Lazada.

Sore harinya, CS Lazada sudah mendapatkan informasi bahwa pembatalan
disebabkan oleh Supplier mengalami OOS, Out of Stock alias kehabisan stok.
Menggelikan! Bagaimana tidak, saat itu Piramid Online masih menjual
BlackBerry Q10 dengan SKU dan link yang berbeda. Saya sampaikan fakta ini,
dan sedikit memaki bahwa Lazada memelihara Supplier bermasalah!

<http://1.bp.blogspot.com/-XTxXURAxfCs/Vgiv0Kt99lI/AAAAAAAACDY/ObvhyY_m0uw/s1600/lazadacancel002.jpg>


Jika Anda cari saat ini, seharusnya Piramid Online sudah tidak menjual lagi
BlackBerry Q10, mungkin ini tindak lanjut atas protes keras saya.

Setahu saya, jika Supplier tidak dapat memenuhi komitmen kepada pembeli
seperti ini, Lazada berhak memotong deposit mereka untuk kemudian diberikan
sebagai kompensasi kepada pembelii berupa voucher belanja. Namun sepertinya
saya memang sedang apes pake banget, cuma dapat permohonan maaf atas
ketidaknyamanannya saja.

Tanggapan dari Mereka yang Pernah Berurusan dengan Piramid Online Saat saya
bahas kasus saya ini di milis id-android, rupanya ada beberapa suhu di sana
yang juga pernah bermasalah dengan Piramid Online ini. Satu di antaranya
pernah dibatalkan pesanan BlackBerry Q10-nya, namun akhirnya tetap dikirim
setelah mengancam akan memperkarakan Lazada dan Piramid Online.

Refund Lazada cepat, ajaib sekali. Kebetulan juga, salah satu pakar gadget
Indonesia, sedang mempunyai transaksi yang dibatalkan oleh Lazada, saya
mention deh dia di twitter, menanyakan kabar refund-nya dengan tak lupa
memberi mention ke @LazadaID <http://www.twitter.com/LazadaID>.

Jawaban dari admin twitter Lazada untuk proses refund adalah 7-14 hari, wow
lebih lama dari jawaban yang diberikan CS Lazada di livechat yang berkisar
antara 3-7 hari saja.

Namun ajaibnya, hanya butuh waktu satu hari saja hingga uang saya
dikembalikan utuh oleh Lazada. Mungkin protes keras saya disertai mention
ke seorang pakar gadget cukup ampuh membantu proses refund di Lazada ya,
he.. he..

Blacklist Yuk Piramid Online Ini Sebelum Jatuh Korban Selanjutnya Tak ingin
memaksa Piramid memenuhi kewajibannya, saya memilih menerima refund ini
walaupun tanpa kompensasi. Daripada dapat barang refurbished, mendingan
uang kembali saja deh, biar saya gunakan membeli gadget di marketplace
lain, sekalian menguji bertransaksi di beberapa e-commerce Indonesia yang
belum saya arungi.

Pesan saya, di marketplace manapun oknum penjual bermasalah sangat mungkin
ada. Pastikan Anda mengecek reputasi penjual di berbagai tempat. Untuk
Piramid Online ini, rekomendasi saya sebaiknya jangan pernah deh membeli
barang dari mereka. Daripada makan hati sendirian, barang tak datang, Gista
Putri dipinang orang, lengkap kan penderitaannya? He.. he..

Saya bersyukur uang saya kembali dengan utuh, namun dalam hati ini sudah
terpatri, untuk menyebarkan pesan ini: Mari kita masukkan Piramid Online ke
dalam blacklist belanja online. Semoga saya jadi korban terakhir
ketidakbecusan Piramid Online Shop.

Hilmy
/* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */

-- 
==========
Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet. 
Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy
Ikuti obrolannya di Forum ICITY  >> http://bit.ly/1UxYCDA
 
----------------------
Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell.
Hubungi: [email protected]
----------------------
Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap 
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke