Om..gt tu pake penipuan biasa ato jg pake hipnotis y?

Btw misal pake hipnotis..dan kita tsadar..klo kita akalin ganti..dia yang
kita mintai duit bisa gak y hipnotisnya kembali?

Maap OOT..
On Oct 21, 2015 3:47 PM, "Hilmy Irfan" <[email protected]> wrote:

> Tidak perlu izin om, tulisan saya ini kan sifatnya umum dan memang
> sebaiknya dibagi ke orang terdekat supaya waspada. :)
> On Oct 21, 2015 3:42 PM, "Sanya Naratoma" <[email protected]> wrote:
>
>> Thx infonya Om Hilmy. Mohon ijin infonya saya Share ke keluarga & teman
>> saya
>> On Oct 21, 2015 11:33 AM, "Hilmy Irfan" <[email protected]> wrote:
>>
>>> Dear rekan milis, izin share kejadian percobaan penipuan via telepon
>>> yang saya alami ya. Sepertinya penipu sudah lumayan pinter, kuat dugaan
>>> saya kali ini dia memanfaatkan data dari thread transaksi rekening bersama
>>> di salah satu forum online terbesar di Indonesia.
>>>
>>> Semoga menjadi perhatian agar kita waspada apabila menaruh nomor telepon
>>> atau data penting lainnya di forum umum, dan menerima telepon dari penipu
>>> seperti yang saya alami.
>>>
>>> Tulisan ini dapat juga dibaca langsung di blog saya melalui shortlink
>>> berikut: http://goo.gl/bIpIUO
>>>
>>> -------------
>>>
>>>
>>> <http://4.bp.blogspot.com/-t-7gzUQG-1g/VicFWmbNfjI/AAAAAAAACWs/qH2OKGZO4ME/s1600/00001510_604_gontagantihape_penpu_rekber_kaskus_001.jpg>
>>>
>>>
>>>
>>> Minggu lalu, tepatnya pada hari *Kamis* tanggal *15 Oktober 2015*, saya
>>> dan beberapa teman sedang bekerja dari sebuah *cafe* di bilangan Teuku
>>> Umar, dekat kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung. Hingga kemudian telepon
>>> genggam saya berdering, layarnya menampilkan sebuah nomor baru yang tidak
>>> ada pada daftar kontak yang saya miliki. Dikarenakan saya sedang memasang
>>> iklan menjual beberapa gadget dan juga rumah tinggal pribadi saya di
>>> Depok
>>> <http://rumahdijual.com/depok/935024-rumah-2-lantai-margonda-dekat-ke-mana-mana-di.html>,
>>> saya sempatkan untuk menerima panggilan ini. Siapa tahu ada rezeki hari
>>> ini, pikir saya.
>>>
>>>
>>> "Lagi di mana?" demikian sang lawan bicara dengan sigap mengambil
>>> kesempatan membuka percakapan dengan sebuah pertanyaan. Selanjutnya mari
>>> kita sebut lawan bicara saya ini sebagai *Bapak X* saja ya.
>>>
>>>
>>> Saya yang tidak mengetahui siapa lawan bicara saya, dengan sedikit kaget
>>> hanya mampu menjawabnya dengan pertanyaan, "Ini dengan siapa?"
>>>
>>>
>>> "Masa lupa, hayo ini siapa?" Rupanya *Bapak X* senang bermain
>>> teka-teki. Namun saya yang sedang sibuk menghadapi beberapa pelamar kerja,
>>> kehilangan selera bermain tebak-tebakan, dan kembali bertanya, "Siapa ya?"
>>>
>>>
>>> "*DS*", jawab *Bapak X* dengan semangat. Nama lengkap yang dia sebutkan
>>> saya samarkan ya.
>>>
>>>
>>> "*DS* mana ya?" Untuk kesekian kalinya saya balik bertanya kepada *Bapak
>>> X* ini, kali ini dengan pikiran yang sibuk membuka-buka kembali
>>> lembaran ingatan saya akan nama *DS* ini. Ingatan saya hanya terpaut
>>> kepada satu orang, *DS* yang dulu membeli Motorola Moto X bekas yang
>>> saya jual di Kaskus <https://www.kaskus.co.id/>. Apa mungkin dia ya?
>>> Sepengetahuan saya, *DS* ini nama yang identik dengan orang Jawa, namun
>>> suara *Bapak X* ini jelas terdengar sangat kental akan logat dari Pulau
>>> Sumatera.
>>>
>>>
>>> Saya tanya saja lagi *Bapak X* ini, "*DS* yang dulu beli Moto X ya?"
>>>
>>>
>>> "Iya, lagi di mana? Sibuk ngga?" Kali ini terdengar nada sumringah dari 
>>> *Bapak
>>> X* karena merasa saya sudah mengingat siapa dia.
>>>
>>>
>>> "Lagi di Bandung Mas, kebetulan lagi sibuk ngewawancara nih." Jawab saya
>>> to the point, karena terus terang saya masih kaget ada apa *DS* ini
>>> menelepon setelah sekian lama transaksi kami selesai. Memang beberapa waktu
>>> lalu, *DS* ini sempat mengirim pesan via *Whatsapp Messenger*. Waktu
>>> itu dia menginfokan akan kasus yang menimpa salah satu layanan rekening
>>> bersama di Kaskus. Kami sama-sama bersyukur proses transaksi kami yang
>>> ditengahi oleh layanan rekening bersama tersebut tidak menemui kendala.
>>> Kalau tidak salah ingat, transaksi kami dilakukan sekitar 2-3 bulan sebelum
>>> kasus tersebut ramai dibicarakan orang. Namun setelah itu *DS* tidak
>>> pernah menghubungi saya lagi, dan memang kami juga tidak pernah melakukan
>>> panggilan telepon sama sekali.
>>>
>>>
>>> "Oh, ini saya mau memberitahukan nomor baru saya. Tolong disimpan ya
>>> Mas, jangan lupa." *Bapak X* pun menyudahi percakapan kami waktu itu.
>>> Saya yang masih menerka-nerka ada apa gerangan *DS *menghubungi saya
>>> pun kembali melanjutkan pekerjaan. Meskipun setelahnya pikiran saya sedikit
>>> bercabang, jangan-jangan Moto X-nya rusak, mana tidak ada garansinya pula,
>>> karena memang Moto X *2nd generation *(2014) dengan seri XT1092 itu
>>> tidak secara resmi masuk ke Indonesia.
>>>
>>>
>>> Selang setengah jam berlalu, nomor yang sama yang digunakan oleh *Bapak
>>> X* tersebut kembali menelepon. Terhitung dua kali dia melakukan
>>> panggilan dan saya diamkan karena sedang ada pekerjaan yang berhadapan
>>> langsung dengan orang lain.
>>>
>>>
>>> Sekitar pukul setengah enam sore, pekerjaan saya sudah selesai dan
>>> secara kebetulan *Bapak X* pun kembali menelepon saya. Kali ini saya
>>> sudah bisa menerima panggilan, yang kira-kira isi pecakapannya seperti
>>> berikut ini:
>>>
>>>
>>> Bapak X: "Lagi di mana? Sibuk ngga?"
>>>
>>> Saya: "Di Bandung Mas, sudah selesai pekerjaan saya."
>>>
>>> Bapak X: "Ini saudara saya ada keperluan di rumah sakit, saya mau pinjam
>>> uang. Nanti malam jam sembilan saya *transfer*."
>>>
>>> Saya: "Berapa Mas?" (di sini jantung saya mulai berdetak kencang, kaget
>>> juga ada orang langsung berani pinjam uang)
>>>
>>> Bapak X: "Satu aja, ada ga?"
>>>
>>> Saya: "Satu juta Mas?" (di sini saya mulai ber*dzikir* sebisa saya biar
>>> pikiran tidak kosong, he.. he..)
>>>
>>> Bapak X: "Iya, satu aja. Ada ga?"
>>>
>>> Saya: "Wah saya ga ada uang segitu, Mas." (saya berusaha sebisa mungkin
>>> menolak, dan sudah berencana menghubungi *DS* via *Whatsapp* untuk
>>> konfirmasi)
>>>
>>> Bapak X: "Lima ratus aja kalo gitu. Ada ga?"
>>>
>>> Saya: "Wah, saya lagi di luar kota ini Mas. Ga ada uang segitu."
>>>
>>> Bapak X: "Kalau gitu tolong *transferin* pulsa aja ke nomor ini ya!"
>>> (pada tahap ini, sudah keliatan jelas ini adalah modus penipuan)
>>>
>>> Saya: "Isiin pulsa? Ini siapa sih?"
>>>
>>> Bapak X: "Bentar ya, ada yang mau ngomong nih."
>>>
>>>
>>> Pada saat *Bapak X* meminta jeda, saya segera menutup teleponnya dan
>>> kembali ke meja *cafe* yang tadi saya tinggalkan guna menerima panggila
>>> ini. Sembari duduk, saya mulai membuka *Whatsapp Messenger *dan
>>> mengirim pesan kepada nomor *DS *yang ada di daftar kontak saya.
>>> Kira-kira lagi ya, seperti inilah percakapan dengan *DS* yang asli:
>>>
>>>
>>> Saya: "Mas, tadi nelpon?"
>>>
>>> DS: "Ngga, kenapa gitu Mas?"
>>>
>>> Saya: "Tadi ada yang nelpon ngaku namanya *DS*, terus minjem uang
>>> sejuta."
>>>
>>> DS: "Hah?"
>>>
>>> Saya: "Penipu kali ya Mas, sepertinya dia baca data transaksi kita di
>>> *thread* rekber B****P*** di Kaskus"
>>>
>>> DS: "Wah, hati-hati Mas *modus* baru tuh"
>>>
>>> Saya: "Iya, saya takutnya ini pakai hipnotis juga"
>>>
>>>
>>> Saya kemudian teringat kejadian yang menimpa Tante saya. Dia menerima
>>> telepon dari nomor tak dikenal, dan persis seperti kejadian yang saya
>>> alami, si penelepon berusaha membuat Tante saya menerka siapa penelepon
>>> ini. Sayangnya Tante saya malah menerka bahwa ini adalah keponakannya, yang
>>> mana memang itulah tujuan dari penelepon yang merupakan penipu tersebut.
>>>
>>>
>>> Penipuan dengan *modus* seperti ini berusaha mengorek keterangan dari
>>> calon korban dengan membuat calon korban menerka identitas penelepon.
>>> Begitu calon korban menyebutkan sebuah nama, maka tugas sang penipu lebih
>>> mudah karena tinggal mengaku-ngaku sebagai sang pemilik nama, lalu
>>> menyebutkan bahwa saat ini sedang dalam kesulitan atau kondisi darurat,
>>> semisal: mobil mogok di luar kota, saudara masuk rumah sakit, atau bahkan
>>> sedang di kantor polisi.
>>>
>>>
>>> Tante saya mengalami kerugian sekitar satu juta Rupiah dalam bentuk
>>> *voucher* pulsa fisik. Dia pergi ke salah satu kedai pulsa dan membeli
>>> sepuluh buah *voucher* untuk kemudian dia kirimkan nomor kode *voucher*-nya
>>> kepada si penipu.
>>>
>>>
>>> Merujuk kepada keterangan penjaga kedai pulsa yang juga merupakan
>>> tetangga, sepertinya Tante saya tidak dalam kondisi kesadaran yang penuh.
>>> Entah hipnotis atau apa, saya tidak punya latar belakang keilmuan yang
>>> cukup untuk membuat prediksi tentang ini, namun yang saya rasakan setelah
>>> menerima telepon dari *Bapak X*, badan ini terasa lemas seperti
>>> kehilangan tenaga, padahal selama di *cafe *saya memesan beberapa porsi
>>> makanan dan minuman lho.
>>>
>>>
>>> Pesan saya, jika ada nomor tak dikenal yang menelepon dan meminta Anda
>>> menebak siapa yang berada di ujung telepon sana, lebih baik segera tutup.
>>> Jikalau penting dan memang orang yang kita kenal menghubungi kita
>>> menggunakan nomor yang lain dari biasanya, sudah seharusnya dia
>>> memberitahukan identitas dirinya terlebih dahulu bukan?
>>>
>>>
>>> Saya sadari resiko berjualan barang secara *online* dengan mencantumkan
>>> nomor telepon adalah seringnya muncul gangguan dari penipu-penipu macam
>>> ini. Tapi penipu kali ini sedikit lebih pintar, saya yakin dia mendapatkan
>>> nama *DS* dan nomor telepon saya dari data orang yang bertransaksi jual
>>> beli menggunakan layanan rekening bersama di Kaskus.
>>>
>>>
>>> Ada satu langkah dalam transaksi menggunakan rekening bersama yang
>>> membuat data ini terekspos, yaitu pada langkah konfirmasi bahwa pembeli
>>> sudah melakukan *transfer* dana ke rekening milik penyedia layanan
>>> rekening bersama. Pada langkah tersebut, pembeli diminta mengkonfirmasi
>>> *transfer* dana dengan format: *SUDAH TRANSFER dari Rekening [NAMA
>>> BANK] nomor [NOMOR REKENING] atas nama [NAMA PEMBELI] untuk pembelian [NAMA
>>> BARANG] seharga [NOMINAL]. Dari thread [LINK KE THREAD], Id pembeli [ID
>>> PEMBELI], nomor telepon [NO TELP PEMBELI], Id penjual [ID PENJUAL], nomor
>>> telepon [NO TELP PENJUAL]*. Lengkap sekali bukan?
>>>
>>>
>>> Dari kejadian percobaan penipuan yang saya alami, saya merasa perlunya
>>> penggunaan media lain untuk proses konfirmasi *transfer* rekening
>>> bersama yang lebih tertutup, misal hanya dapat diakses oleh penjual dan
>>> pembeli. Kaskus yang berawal dari bentuk forum umum, rasanya belum dapat
>>> mengakomodasi kebutuhan akan keamanan data ini. Semoga para orang hebat di
>>> balik Kaskus dapat melihat celah-celah seperti ini dan membuat terobosan
>>> baru agar layanan mereka semakin baik dan bernilai guna, mengingat sejak
>>> dari awal dulu hingga kini bisa dibilang perubahan yang terlihat hanya
>>> sebatas tampilan baru dan jarangnya Kaskus mengalami maintenis
>>> (maiantenance period) lagi. Secara fitur atau proses bisnisnya, belum ada
>>> perubahan yang signifikan yang saya rasakan.
>>>
>>>
>>> Akhir kata, selalu waspada dengan telepon dari nomor asing, apalagi bila
>>> sudah menyangkut keuangan. Hati-hati pula menyimpan nomor telepon di dunia
>>> maya, sebisa mungkin hapus nomor telepon dari tulisan apapun apabila
>>> tujuannya sudah tercapai, misalnya dalam proses iklan dan jual beli
>>> *online*, maka segera hapus nomor telepon Anda saat transaksi sudah
>>> selesai.
>>>
>>>
>>> Waspadalah, waspadalah...
>>>
>>> ----
>>>
>>>
>>> Hilmy
>>> /* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */
>>>
>>> --
>>> ==========
>>> Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet.
>>> Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy
>>> Ikuti obrolannya di Forum ICITY >> http://bit.ly/1UxYCDA
>>>
>>> ----------------------
>>> Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell.
>>> Hubungi: [email protected]
>>> ----------------------
>>> Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap
>>> Kunjungi >> http://bassaudio.net
>>> ----------------------
>>> Kontak Admin, Twitter @agushamonangan
>>> -----------------------
>>> FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id
>>>
>>> Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
>>>
>>> ==========
>>> ---
>>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android]
>>> Indonesian Android Community" di Google Grup.
>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>>> kirim email ke [email protected].
>>> Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.
>>>
>> --
>> ==========
>> Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet.
>> Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy
>> Ikuti obrolannya di Forum ICITY >> http://bit.ly/1UxYCDA
>>
>> ----------------------
>> Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell.
>> Hubungi: [email protected]
>> ----------------------
>> Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap
>> Kunjungi >> http://bassaudio.net
>> ----------------------
>> Kontak Admin, Twitter @agushamonangan
>> -----------------------
>> FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id
>>
>> Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
>>
>> ==========
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian
>> Android Community" di Google Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.
>>
> --
> ==========
> Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet.
> Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy
> Ikuti obrolannya di Forum ICITY >> http://bit.ly/1UxYCDA
>
> ----------------------
> Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell.
> Hubungi: [email protected]
> ----------------------
> Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap
> Kunjungi >> http://bassaudio.net
> ----------------------
> Kontak Admin, Twitter @agushamonangan
> -----------------------
> FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id
>
> Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
>
> ==========
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian
> Android Community" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.
>

-- 
==========
Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet. 
Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy
Ikuti obrolannya di Forum ICITY  >> http://bit.ly/1UxYCDA
 
----------------------
Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell.
Hubungi: [email protected]
----------------------
Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap 
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke