Naskah ini juga dapat dibaca di <https://goo.gl/y7JkSW>goo.gl/y7JkSW
Tautan di atas boleh Anda informasikan dan sebarkan kepada orang lain. ------------------------------------------------------------ Samsung Z2 tampaknya sedang naik daun. Banyak pengikut akun <https://twitter.com/herrysw/>Twitter @herrysw dan pembaca <http://ponselmu.com/>blog Ponselmu.com yang menanyakan ponsel itu. Kalau dihitung, minimal mencapai puluhan orang. Mereka berharap penulis alias HSW mau me-review ponsel tersebut. Dengan senang hati HSW memenuhi permintaan mereka. Setelah gagal menguji pakai Samsung Galaxy Note 7, padahal HSW telah membeli aksesorinya, Z2 seolah menjadi pelipur lara. Spesifikasi Z2 tentu tak layak diadu dengan Galaxy Note 7 yang kini menjadi barang haram di dunia penerbangan. Berbeda jauh banget. Namun, ada satu hal yang membuat Z2 menarik di mata HSW. Ia adalah ponsel Tizen OS pertama yang resmi beredar di Indonesia. <http://ponselmu.com/2-9-kelebihan-dan-kekurangan-samsung-z2/dav/> HSW berikan disclaimer dulu. Tulisan ini bukan review berdasarkan uji pakai dengan durasi memadai, melainkan preview yang dibuat setelah HSW menggunakan Z2 selama 24 jam saja. Review lengkap akan diunggah ke blog Ponselmu paling cepat dua minggu mendatang. Ada dua hal utama yang membuat Z2 terasa menarik. Apa saja? - Bermerek terkenal. Siapa sih yang tidak mengenal Samsung. Tak sedikit konsumen di Indonesia yang beranggapan membeli ponsel pintar (smartphone) ya berarti membeli ponsel Samsung. - Bisa dual Maksudnya, pengguna Z2 bisa mengaktifkan dua akun WhatsApp sekaligus. Pengguna tinggal masuk ke settings, apps, lalu dual profile apps. Pengguna tak perlu menginstalasikan aplikasi tambahan lagi untuk menikmati kemampuan itu. Seperti kata peribahasa, tiada gading yang tak retak. Z2 juga tidak luput dari berbagai kekurangan. - Layarnya tak sedap dipandang mata. Dilihat dari depan kurang nyaman, apalagi dari samping. - Kualitas pengerjaan fisiknya (build quality) jauh dari istimewa. Setara dengan kondisi fisik ponsel merek lokal berharga jual Rp 400 ribuan. Padahal, harga ritel resmi Z2 dipatok Rp 899 ribu. Harga pasar malahan menembus Rp 1,05 juta. - Dalam pemakaian sehari-hari, ponsel sangat terasa kurang responsif. Sering sekali tersendat alias nge-lag. - Kompatibel dengan WhatsApp, tetapi fiturnya disunat. Misalnya, tak ada pilihan mute dan clear messages. Buat pengguna yang mengikuti banyak grup WhatsApp, tidak adanya dua fitur itu sungguh merepotkan. - Belum tersedia aplikasi Twitter yang kompatibel dengan Z2. Di home screen ponsel memang terlihat ikon Twitter. Namun, saat diklik, ternyata ponsel akan mengakses browser dan membuka m.twitter.com. Hmmm… serasa memakai ponsel abal-abal yang beberapa tahun lalu mewabah di Indonesia. - Rutin memakai BlackBerry Messenger (BBM)? Maaf, Z2 belum mendukung BBM. - Sering memanfaatkan transportasi online seperti Go-Jek, Uber, dan Grab? Bila tetap ingin meneruskan kebiasaan itu, berarti pengguna harus membawa satu ponsel tambahan. Sebab, aplikasi semua transportasi online tersebut belum bisa dinikmati di Z2. - Kinerja kameranya buruk. Mudahnya, kamera tersebut sebatas bisa memberitahu kalau jeruk itu bulat dan berwarna oranye. Jangan memimpikan kamera Z2 bisa mengabadikan guratan-guratan di kulit jeruk. - Suara yang dikeluarkan via speaker internal Z2 kurang prima. Bayangkan saja seseorang yang sedang pilek bernyanyi. Apakah suaranya merdu? Nah… itu yang terjadi dengan speaker Z2. Kesimpulannya, apakah Z2 layak beli? Ya, ponsel itu sangat pantas dibeli. Buat penggemar Samsung, Z2 merupakan ponsel Tizen pertama yang resmi dijual di Indonesia. Anda patut mengoleksinya. Sedangkan buat Anda yang selama ini tidak cinta mati dengan Samsung, Z2 boleh dibeli untuk dijadikan bukti. Bukti kalau ponsel merek global dan terkenal tidak selalu berkualitas prima. Terakhir, Z2 sukses mengubah paradigma HSW. Biasanya HSW cenderung menghindari ponsel merek lokal. Misalnya, Advan, Evercoss, dan Mito. Kinerja, reliabilitas, dan daya tahan menjadi alasan utama. Berkat Z2, penilaian itu mulai berubah. Seandainya boleh memilih, kali ini HSW lebih condong menggunakan ponsel Advan daripada Samsung Z2. Salam, Herry SW -- =========== Install #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm --------------------- Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru Kunjungi >> http://bassaudio.net ---------------------- Kontak Admin, Twitter @agushamonangan ----------------------- FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.
