ow skip deh boyong z2 utk cicipin os tizen 2016-10-19 10:26 GMT+07:00 Herry SW <[email protected]>:
> Naskah ini juga dapat dibaca di goo.gl/y7JkSW > > Tautan di atas boleh Anda informasikan dan sebarkan kepada orang lain. > ------------------------------ > > Samsung Z2 tampaknya sedang naik daun. Banyak pengikut akun Twitter > @herrysw <https://twitter.com/herrysw/> dan pembaca blog Ponselmu.com > <http://ponselmu.com/> yang menanyakan ponsel itu. Kalau dihitung, > minimal mencapai puluhan orang. Mereka berharap penulis alias HSW mau me- > *review* ponsel tersebut. > > Dengan senang hati HSW memenuhi permintaan mereka. Setelah gagal menguji > pakai Samsung Galaxy Note 7, padahal HSW telah membeli aksesorinya, Z2 > seolah menjadi pelipur lara. Spesifikasi Z2 tentu tak layak diadu dengan > Galaxy Note 7 yang kini menjadi barang haram di dunia penerbangan. Berbeda > jauh *banget*. Namun, ada satu hal yang membuat Z2 menarik di mata HSW. > Ia adalah ponsel Tizen OS pertama yang resmi beredar di Indonesia. > > <http://ponselmu.com/2-9-kelebihan-dan-kekurangan-samsung-z2/dav/> > > HSW berikan *disclaimer* dulu. Tulisan ini bukan *review* berdasarkan uji > pakai dengan durasi memadai, melainkan *preview* yang dibuat setelah HSW > menggunakan Z2 selama 24 jam saja. *Review* lengkap akan diunggah ke blog > Ponselmu paling cepat dua minggu mendatang. > > Ada dua hal utama yang membuat Z2 terasa menarik. Apa saja? > > 1. Bermerek terkenal. Siapa *sih* yang tidak mengenal Samsung. Tak > sedikit konsumen di Indonesia yang beranggapan membeli ponsel pintar ( > *smartphone*) ya berarti membeli ponsel Samsung. > 2. Bisa *dual* Maksudnya, pengguna Z2 bisa mengaktifkan dua akun > WhatsApp sekaligus. Pengguna tinggal masuk ke *settings, apps*, lalu *dual > profile apps*. Pengguna tak perlu menginstalasikan aplikasi tambahan > lagi untuk menikmati kemampuan itu. > > Seperti kata peribahasa, tiada gading yang tak retak. Z2 juga tidak luput > dari berbagai kekurangan. > > 1. Layarnya tak sedap dipandang mata. Dilihat dari depan kurang > nyaman, apalagi dari samping. > 2. Kualitas pengerjaan fisiknya (*build quality*) jauh dari istimewa. > Setara dengan kondisi fisik ponsel merek lokal berharga jual Rp 400 ribuan. > Padahal, harga ritel resmi Z2 dipatok Rp 899 ribu. Harga pasar malahan > menembus Rp 1,05 juta. > 3. Dalam pemakaian sehari-hari, ponsel sangat terasa kurang responsif. > Sering sekali tersendat alias *nge-lag*. > 4. Kompatibel dengan WhatsApp, tetapi fiturnya disunat. Misalnya, tak > ada pilihan *mute* dan *clear messages*. Buat pengguna yang mengikuti > banyak grup WhatsApp, tidak adanya dua fitur itu sungguh merepotkan. > 5. Belum tersedia aplikasi Twitter yang kompatibel dengan Z2. Di *home > screen* ponsel memang terlihat ikon Twitter. Namun, saat diklik, > ternyata ponsel akan mengakses *browser* dan membuka m.twitter.com. > Hmmm… serasa memakai ponsel abal-abal yang beberapa tahun lalu mewabah di > Indonesia. > 6. Rutin memakai BlackBerry Messenger (BBM)? Maaf, Z2 belum mendukung > BBM. > 7. Sering memanfaatkan transportasi *online* seperti Go-Jek, Uber, dan > Grab? Bila tetap ingin meneruskan kebiasaan itu, berarti pengguna harus > membawa satu ponsel tambahan. Sebab, aplikasi semua transportasi > *online* tersebut belum bisa dinikmati di Z2. > 8. Kinerja kameranya buruk. Mudahnya, kamera tersebut sebatas bisa > memberitahu kalau jeruk itu bulat dan berwarna oranye. Jangan memimpikan > kamera Z2 bisa mengabadikan guratan-guratan di kulit jeruk. > 9. Suara yang dikeluarkan via speaker internal Z2 kurang prima. > Bayangkan saja seseorang yang sedang pilek bernyanyi. Apakah suaranya > merdu? Nah… itu yang terjadi dengan speaker Z2. > > Kesimpulannya, apakah Z2 layak beli? Ya, ponsel itu sangat pantas dibeli. > Buat penggemar Samsung, Z2 merupakan ponsel Tizen pertama yang resmi dijual > di Indonesia. Anda patut mengoleksinya. > > Sedangkan buat Anda yang selama ini tidak cinta mati dengan Samsung, Z2 > boleh dibeli untuk dijadikan bukti. Bukti kalau ponsel merek global dan > terkenal tidak selalu berkualitas prima. > > Terakhir, Z2 sukses mengubah paradigma HSW. Biasanya HSW cenderung > menghindari ponsel merek lokal. Misalnya, Advan, Evercoss, dan Mito. > Kinerja, reliabilitas, dan daya tahan menjadi alasan utama. Berkat Z2, > penilaian itu mulai berubah. Seandainya boleh memilih, kali ini HSW lebih > condong menggunakan ponsel Advan daripada Samsung Z2. > > > > Salam, > > > > Herry SW > > -- > =========== > Install #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store > https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm > > --------------------- > Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru > Kunjungi >> http://bassaudio.net > ---------------------- > Kontak Admin, Twitter @agushamonangan > ----------------------- > FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id > > Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT > > ========== > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian > Android Community" di Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android. > -- ------------------ Gadget Supply Jasa Kloteran Jasa Unlock Distributor Mesin KanGen Water Ph. 08170002442 / 081517600412 Wa 08170002442 -- =========== Install #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm --------------------- Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru Kunjungi >> http://bassaudio.net ---------------------- Kontak Admin, Twitter @agushamonangan ----------------------- FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.
