Karena dulu masalah ini saya posting ke milis, kini setelah masalah tuntas saya 
merasa berkewajikan menginformasikannya lagi kepada teman-teman. Saya unggah 
utuh dimulai dari awal sampai penutup. 

Tulisan yang sama bisa diakses di 
<https://ponselmu.com/nomor-xl-hangus-padahal-masa-aktif-sampai-2019/>https://ponselmu.com/nomor-xl-hangus-padahal-masa-aktif-sampai-2019/.
 Silakan masuk ke sana bila ingin membagikan pengalaman serupa. 

------------------------------------------------------------


Walaupun masih memiliki masa aktif sampai Juli 2019, nomor XL prabayar saya 
pada 21 September lalu dinyatakan hangus. Cerita lengkapnya saya paparkan di 
bawah. Semoga yang saya alami tidak menimpa pengguna lain. Pesan saya untuk 
para pengguna XL, mulai sekarang biasakan menyimpan segala bukti transaksi.

Cerita bermula pada 21 September malam. Dalam perjalanan dari kawasan Pluit ke 
Thamrin, Jakarta, saya membeli pulsa untuk sebuah nomor XL prabayar. Nomor itu 
telah saya miliki sejak masih berkuliah di sebuah PTS.
Selama belasan tahun, nomor tersebut saya gunakan sebagai nomor utama. Namun, 
seiring memburuknya performa XL di Surabaya, sejak sekitar sembilan tahun lalu 
nomor itu lebih banyak menghuni kotak penyimpanan kartu SIM. Hanya sesekali 
saya memakainya untuk mengetahui kondisi terkini layanan XL.
Walaupun jarang dipakai, kadang saya mengisikan pulsa ke nomor tersebut. Untuk 
menjaga masa aktif, saya membeli masa aktif tahunan. Dari hasil pembelian 
terakhir masa aktif tahunan, masa aktif nomor XL tersebut hingga Juli 2019. 
Saya lupa tanggal tepatnya. Pasti 20-an Juli 2019.
Tidak seperti biasanya, proses pengisian pulsa ke nomor XL sepuluh digit yang 
tergolong cantik itu dinyatakan gagal. Saya coba mengulangnya. Gagal lagi.
Dari nomor utama saya saat ini, kartuHalo Telkomsel, saya coba menelepon nomor 
XL tersebut. “Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi. Mohon periksa kembali 
nomor tujuan Anda.” Begitu suara yang terdengar. Aneh. Kalimat seperti itu 
biasanya hanya terdengar bila nomor tujuan tidak/belum terdaftar di sistem.
Sesampai di hotel, kartu nano SIM XL bergegas saya keluarkan dari kotak 
penyimpanan lalu memasangkannya ke ponsel Huawei P20 Pro. Hingga bermenit-menit 
kemudian sinyal XL tak muncul di layar ponsel.
Saya menelepon call center XL di 021-57959817. Informasi detail saya sampaikan 
kepada petugas yang melayani. Setelah melakukan pengecekan, petugas menyatakan 
nomor saya telah hangus per 21 September 2018 pagi.
Jawaban itu spontan saya debat. Sebab, saya yakin masa aktif nomor XL tersebut 
sampai Juli tahun depan. Petugas tetap menyatakan nomor telah hangus. Bila 
tetap ingin memakai nomor itu lagi, saya diminta datang ke XL Center bla… bla… 
bla….
Jalur lain saya coba. Kali ini saya menghubungi customer service XL di akun 
Twitter @myXLCare. Merujuk kepada pengalaman saya yang sesekali iseng mengetes 
layanan customer service aneka operator seluler, jawaban petugas di @myXLCare 
seringkali lebih menukik dan solutif daripada petugas call center.
Ternyata… kali ini sama saja. Bahkan, data awal yang saya berikan tampaknya 
sempat terabaikan. Tiga petugas berbeda merespons keluhan saya dengan agak 
berputar-putar. Nomor saya tetap dinyatakan hangus. Kalau ingin mengaktifkannya 
kembali, saya harus bla… bla… bla….
<https://ponselmu.com/nomor-xl-hangus-padahal-masa-aktif-sampai-2019/xl-1/>
<https://ponselmu.com/nomor-xl-hangus-padahal-masa-aktif-sampai-2019/xl-2/>
<https://ponselmu.com/nomor-xl-hangus-padahal-masa-aktif-sampai-2019/xl-3/>
<https://ponselmu.com/nomor-xl-hangus-padahal-masa-aktif-sampai-2019/xl-4/>
Baiklah. Berarti, sesampai di Surabaya, saya lebih baik datang langsung ke XL 
Center. Di Xl Center, informasi awal dan keluhan saya sampaikan dengan rinci 
kepada petugas. Jawaban yang saya dapatkan sama dengan jawaban dari petugas di 
call center dan Twitter. Nomor saya dinyatakan telah hangus.
Saya menyatakan yakin nomor XL itu seharusnya memiliki masa aktif sampai Juli 
2019. Saya meminta petugas untuk mengecek transaksi pembelian masa aktif 
setahun yang pernah saya lakukan. Namun, kata petugas, hal itu tak dapat 
dilakukan olehnya. “Ketika suatu nomor sudah dinyatakan hangus, yang bisa saya 
akses hanya nomor XL dan nama pemilik nomor. Kalau Bapak masih menyimpan screen 
capture pembelian masa aktif, saya bisa coba ajukan,” tuturnya.
Sampai di sini saya merasa percuma berbincang lebih lanjut. Saya tidak 
menyimpan tangkapan layar transaksi pembelian masa aktif. Sedangkan petugas 
yang saya nilai cekatan itu juga tak bisa mengakses sistem dengan lebih 
mendalam.
“Begini saja deh, Mbak. Saya ikuti prosedur untuk mengaktifkan ulang nomor XL 
itu dulu. Yang penting nomornya aktif lagi. Tentang masa aktif yang sebenarnya 
sampai Juli 2019 saya urus belakangan,” kata saya.
Saya membayar dengan uang tunai Rp26.000. Sekitar dua menit kemudian nomor XL 
saya sudah aktif lagi dengan saldo pulsa Rp25.000.
Hikmah dari kejadian ini, mulai sekarang saya harus membiasakan diri menyimpan 
segala bukti transaksi terkait nomor XL prabayar. Bertahun-tahun silam, ketika 
masih berlangganan nomor XL pascabayar, suatu “hal kecil” di sistem membuat 
saya didatangi debt collector. Bukan hanya sekali.
Eh… kini nomor XL prabayar saya mendadak hangus. Masa aktif tahunan yang 
seharusnya berlaku sampai Juli 2019 diamputasi di tengah jalan. Entah ada 
berapa banyak pulsa yang ikut raib. Saya tak mengingatnya. Pada Juli 2018 saja, 
setidaknya saya mengisikan pulsa Rp300 ribu. Bila tidak silap ingatan, sebagian 
pulsa itu lalu saya gunakan untuk membayar layanan roaming internasional ke 
Madrid, Spanyol.
Pesan saya untuk pengguna XL, rajin-rajinlah menyimpan bukti transaksi. Kalau 
ternyata di antara Anda ada yang pernah mengalami hal serupa dengan saya, 
silakan berbagi cerita di bagian bawah halaman ini.
Kepada XL, tolong lakukan penelusuran dengan lebih mendalam. Bila memerlukan 
informasi lebih detail, saya dapat dihubungi lewat kolom komentar di blog ini 
atau akun Twitter @herrysw. Kalau yang saya alami ini ternyata bug atau glitch 
di sistem, segeralah membenahinya. Sebaliknya, bila kasus yang saya alami 
tergolong wajar, harap sosialisasikan syarat dan ketentuan itu karena saya tak 
menemukannya di https://www.xl.co.id/terms-and-condition.
Selamat ulang tahun ke-22 pada 8 Oktober mendatang, XL Axiata. #XLhebat
Update 24 September 2018 pukul 14.20:
Setelah kejadian nomor hangus di atas saya unggah ke blog Ponselmu, saya merasa 
customer service XL di akun Twitter @myXLCare lebih proaktif. Mereka juga dapat 
memberikan jawaban yang menukik atas pertanyaan saya. Padahal, pada 21 
September lalu mereka tak menjawabnya.
<https://ponselmu.com/nomor-xl-hangus-padahal-masa-aktif-sampai-2019/xl-7/>
<https://ponselmu.com/nomor-xl-hangus-padahal-masa-aktif-sampai-2019/xl-8/>
<https://ponselmu.com/nomor-xl-hangus-padahal-masa-aktif-sampai-2019/xl-9/>
<https://ponselmu.com/nomor-xl-hangus-padahal-masa-aktif-sampai-2019/xl-10/>
Tadi pagi, setelah sejak kemarin mencari-cari di tumpukan file laptop dan 
Twitter, saya berhasil mendapatkan bukti kalau masa aktif nomor XL saya sampai 
Juli 2019. Perhatikan bagian yang saya tandai dengan kotak biru.
Nomor lengkap sengaja saya tutupi. Saldo pulsa tidak terlihat angka-angkanya, 
tetapi tampak ada enam digit angka yang bermakna ratusan ribu rupiah. Hal itu 
berarti sesuai dengan informasi yang disampaikan petugas @myXLCare.
<https://ponselmu.com/nomor-xl-hangus-padahal-masa-aktif-sampai-2019/xl-6/>

Update 27 September 2018 pukul 10.06:

Pada 24 September 2018 menjelang sore, petugas XL menelepon dari nomor 
0274-557604. Dia menginformasikan:
1. Masa aktif nomor XL saya telah dikembalikan ke 23 Juli 2019.
2. Pulsa Rp100 ribu ditambahkan ke nomor XL saya. Saya tetap meminta jawaban 
pasti mengapa nomor saya bisa mendadak hangus. 
<https://ponselmu.com/nomor-xl-hangus-padahal-masa-aktif-sampai-2019/xl-11/>
Hari ini, 27 September 2018 pukul 09.33, customer service XL menelepon saya 
dari nomor 0818 01 1108. Ada tiga poin penjelasan.
1. Masa aktif nomor saya telah dikembalikan menjadi 23 Juli 2019. (Di dalam 
hati saya langsung berkata, “Sudah tahu. Kan beberapa hari lalu sudah 
diiinformasikan.”)

2. XL memberikan complimentary pulsaRp100.000 dan saat ini sudah dimasukkan ke 
dalam nomor saya. (Ah… ini saya juga sudah diberitahu. Itu sih bukan 
complimentary melainkan menggantikan saldo pulsa yang hilang akibat nomor 
tiba-tiba dinyatakan hangus.)

3. Nomor saya dinyatakan hangus, walaupun masa aktif sebenarnya masih sampai 
Juli 2019, karena ada bug di sistem. (Di dalam hati saya berkata, “Wah… bahaya 
juga kalau ada bug seperti ini.” Walaupun kata petugas XL bug itu hanya menimpa 
nomor saya, terus terang saya meragukannya.)
Dengan mengacu kepada penjelasan terakhir customer service XL, permasalahan 
berarti dapat dianggap tuntas. Pesan saya kepada pengguna XL, tetaplah waspada 
dan rajin menyimpan segala bukti transaksi. Seandainya saya tak bisa 
menunjukkan tangkapan layar masa aktif nomor XL saya, saya menduga hasil 
akhirnya bakal berbeda.

Salam,

Herry SW

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke