Sirajuddin Maizir wrote: > sorry jadi ikutan OOT, tapi koq klo saya perhatikan rata2x orang IT > (di Indo) cita2xnya berbisnis di bidang yang non-IT yah ? Mmm, mungkin > ini bisa dijadikan bahan diskusi tersendiri apakah memang berbisnis di > core IT tidak/kurang menguntungkan di Indonesia ???
IT Business tentu *sangat* menguntungkan, contoh, di Indonesia belum ada rails hosting yang *mantap* seperti bikinan si Ezra di EngineYard[1] padahal sudah lumayan banyak yang teriak minta hosting dan ada juga programmer2x bahasa2x lain yang ternyata diam2x juga codingnya coba-coba ruby (termasuk rails) trus ketagihan :-D Adapun secara pribadi buat saya (dan mungkin juga termasuk steven yang pernah posting di id-perl pingin berkebun terlepas dari entah dia serius atau cuma bercanda/karena kalau memang serius saya punya relasi *sangat dekat* yang dengan sangat mudah bisa diajak kerja sama!) karena ingin latihan berbisnis *mulai dari yang kecil-kecil dulu* semampunya saya. Kalau saya sangat kuat bermain di server mungkin saja saya akan buka itu hosting rails pertama di indonesia :-D lalu selain business hosting, juga ada software development yang menjadi *core* adalah ruby (jadi saya tetap coding disitu, tidak ingin jadi PHB), kemudian untuk ahli JavaScript sampai si Genius yang bisa tulis AJAX sendiri bisalah dipikirkan recruit orang, termasuk desainer animasi dan grafis, tapi kan nyatanya nggak, semoga ada yang lain yg lebih berkompeten yg bisa implementasikan kalau ide-ide baru. Kalau ada skillnya, ya baiknya dicoba saja. BTW soal business itu tadi baru soal hosting dan development, ada lagi kalau mau gaet aja terus perluas bidang usahanya, mis. media (dg cara berdayakan saja SDM yang memang berniat dan suka belajar/berkembang) detilnya mungkin lebih bagus kalau dibicarakan tatap muka/meeting aja, udah itu aja dulu ditekuni. > Sebenarnya alasan saya kenapa saya ingin menggunakan rails dan bukan > Java (spring, hibernate,dll) selain karena menurut saya development > dengan rails lebih bagus untuk prototyping (saya orangnya suka > coba-coba), lagipula klo pake Java aplikasinya jd cenderung lebih > berat, padahal client saya bukan enterprise. Sampe2x ada manajer di > kantor yg bilang, Java is slow ! (:P), no offense, tp saya Java > programmer by day dan kurang puas dengan development cycle di Java Pak saya sangat tertarik ketika Anda sebut2 kurang puas dengan development cycle, maaf, boleh saya tanya: 1. Apa yang salah dengan development cycle Anda di Java? 2. Lalu bolehkah saya tau perbandingan yang signikan ketika Anda pakai development cycle di Ruby itu apa aja? Links: 1. http://www.engineyard.com/ -- Khawatir salah-salah kalau terlanjur panggil nama aja nggak taunya lebih senior khan gak enak.

