Bang Dody yks,

Coba abang perhatikan Alquran keluaran Saudi, Bismillah dalam surat Al-Fatihah 
bukanlah ayat pertama tetapi surat Al-Fatihah tetap berjumlah 7 ayat. Makanya 
ada mazhab yg tidak mewajibkan membaca Bismillah saat membaca Al-Fatihah.
Jadi bang, sewaktu Alquran pertama sekali dituliskan pada zaman Rasulullah SAW 
itu tidak ada baris atas, bawah, tanwin bahkan titik yg membedakan QAF dan FA, 
TA dgn TSA, BA dgn YA pun tidak ada makanya pada saat disusun mushaf pada zaman 
Utsman, banyak sekali perbedaan qiraah pada mushaf2 yang lain makanya dibakar 
oleh Utsman supaya tidak menyesatkan kita kelak (dan Ali ikut mendukungnya). 
Beruntunglah pada masa itu banyak sekali sahabat yang dapat menghapal AlQuran 
(apalagi hadits krn org Arab kuat sekali hapalannya) sehingga mereka bisa 
saling mengoreksi. Mungkin inilah salah satu mukjizat Alquran, walau kita nggak 
ngerti artinya tapi dengan mudah kita menghapalnya. Coba kita baca bibel dalam 
edisi Indonesia, walau kita ngerti artinya tapi jangankan kita pastorpun nggak 
hapal isinya!

Salam,
MA 

  ----- Original Message ----- 
  From: Nasution, Dody Arfiandi 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, May 15, 2007 2:49 PM
  Subject: RE: [immam] Re: Sunni-Syiah



  Sepanjang yg saya ketahui : Tidak ada Hadits Nabi yg melarang Memushafkan 
Al-Quran.
  Bisa disebutkan sumbernya ?

  Karena kalau ada pastilah Imam Ali akan menentangnya. Dan banyak versi 
Al-Quran yg beredar.
  Kenyataannya Al-Quran yg dipakai di seluruh dunia saat ini sama semua 
(kecuali yg keluaran Indonesia :
  coba perhatikan Surat Al-Fatihah keluaran Indonesia dengan yg terbitan Luar : 
Perhatikan surat Al-Fatihah saja,
  Indonesia version ada penambahan huruf Alif.

  Kalau pemusnahan Hadits itu bener terjadi di zaman khalifah Abu Bakar ra. 
Semua tulisan-tulisan Hadits Nabi 
  dikumpulkan/diambil dari rumah2 dan dibakar.Abu Bakar termasuk yg berpendapat 
: Cukuplah Kitab Allah (Al-Quran).
  Argumentasinya : Takut tercampur Quran dan Hadits.

  Menurut saya Argumentasi yg sangat lemah. Untunglah ada generasi tabi'in 
tabi'in  yg menuliskanya, sehingga bisa
  sampai kepada kita Hadits-Hadits Nabi SAW.



------------------------------------------------------------------------------
  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of msl_008
  Sent: Tuesday, May 15, 2007 1:43 PM
  To: [email protected]
  Subject: [immam] Re: Sunni-Syiah


  awak mau komentari yg "dikit" [dari tulisan abang] ini aja bang,

  >Bukankah nabi sdh melarang Alquran dibukukan tetapi kenapa semua 
  >sahabat sepakat untuk memmushafkan Alquran? Apakah mereka menentang 
  >perintah nabi?

  sulit untuk tidak bilang iya, bahwa dalam konteks "pelarangan 
  memushafkan alqur'an" ini, sangat gamblang sekali, sahabat 
  memang "menentang" nabi.

  perintah nabi kepada sahabat: melarang memushafkan Alquran (entah 
  apapun alasannya)
  yg dilakukan sahabat: memushafkan alqur'an (entah apapun alasannya)
  artinya: sahabat TENTU menentang nabi

  tanya: kenapa?

  >dan kita tdk usah percaya dengan AlQuran ini? 

  Al-Qur'an yg mana? Bagaimana pengertian nabi ttg Al-Qur'an (yg 
  dilarangnya untuk dimushafkan itu)? di mana bisa kita dapatkan Al-
  qur'an yg dimaksud nabi tsb?

  trims bang. salam.




   

Kirim email ke