Pak Djarot, sedikit tertinggal dari penjelasan berikutnya untuk perbaikan
rumus matematis: ruang + waktu = kehampaan + amanah, sehingga: ruang + waktu
= 0 + amanah, sehingga: ruang + waktu = amanah (mission).
Dan amanah ini menjadi tugas bagi 'ibadurrahman (25:63). Salam.

-ekadj


2009/11/28 Djarot Purbadi <[email protected]>

>
>
>   Pak Eka, kenapa jumlahnya kok kehampaan ? Apakah meditasi / kontemplasi
> dalam spiritualitas Islam ujungnya adalah kehampaan ? Mohon pencerahan.
>
> Dalam ajaran kejawen, khususnya melalui lakon Dewa Ruci, ujung meditasi
> adalah PERJUMPAAN antara diri dengan jatidiri (Bimo dengan Dewaruci).
> Setelah perjumpaan itulah kemudian lahir pencerahan, dan kita tahu dari
> seluruh wayang yang diciptakan hanya Bimoseno yang berjumpa dengan
> jatidirinya. Apakah artinya, meditasi itu sulit, dan yang mampu berjumpa
> dengan jatidiri sangat minim ?
>
> Dalam keyakinan kami, meditasi yang benar ya perjumpaan dengan Tuhan, yang
> dalam rumusan Jawa dikatakan Manunggaling Kawulo lan Gusti. Sejauh saya
> tahu, kemanunggalan ciptaan dengan pencipta merupakan sebuah hal yang tabu
> dibicarakan dalam Islam. Apakah begitu ? Sebab pada akhirnya toh jiwa
> manusia yang diperkenankan memasuki surga ilahi ya akan bersatu dengan
> Allah. Mohon pencerahan lagi.
>
> Salam,
>
> Djarot Purbadi
>
> http://realmwk.wordpress.com [Blog Resmi MWK]
> http://forumriset.wordpress.com [Blog Resmi APRF]
> http://fenomenologiarsitektur.wordpress.com
>
>
>

Kirim email ke