Betul sekali.
Kebetulan memang gue lagi mau bisnis jualan air isi ulang nih, Arlan.
ha ha ha... 

Seriously, kita sebenernya lebih baik meminum air yang mengandung
mineral daripada H2O murni. Kan tubuh kita juga perlu mineral2 itu,
walaupun kalau terlalu berlebihan juga gak baik untuk ginjal. 

Tapi ngomong2 soal air hujan... kalau kita langsung mangap dan menadah
air hujan di Jakarta, dijamin langsung mules dan masuk rumah sakit
deh. Bayangin residue dari polutant asap kendaraan bermotor, asap
pabrik, asap pembakaran sampah yang ada di Jakarta aja... yyyyyyuuuuuck!

So, my point is, air hujan untuk minum, gak bisa dilihat dari sisi
religius, tapi harus dari sisi science. 

Apakah itu point yang juga kalian maksud, Arlan dan Eri?

Salam,
Indie

--- In [email protected], Arlandi Landjono <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> 
> ngomong2 soal air hujan...
> 
> pernah gak ngeliat orang yg men-demokan air minum dg cara
membandingkan dg air mineral yg beredar
> di pasaran? 
> caranya dia dg memasukkan alat bertenaga listrik ke gelas yg berisi
air lalu dibiarkan beberapa
> menit. dan selanjutnya keliatan kalau di gelas berisi air mineral
akan terbentuk banyak "kotoran2"
> tetapi di gelas air milik dia gak muncul apa2.
> 
> cmiiw karena ilmu kimia gue cetek banget...
> setau gue kalau air mineral itu kan mengandung mineral2 gak cuma H2O
aja. makanya apabila
> dimasukkan alat khusus yg dia miliki akan terbentuk banyak
"kotoran2" hasil proses elektrolisa.
> sedangkan air yg si orang itu jual adalah air H2O murni yg gak
mengandung mineral, makanya gak
> akan terjadi pembentukan kotoran itu.
> dan emang setelah gue liat di botolnya, dia gak menyebutkan
kandungan apa2 di dalam produk. beda
> dg air mineral.
> 
> utk mendapatkan air H2O murni kan sebenarnya mudah aja. rebus aja
air sampai mendidih, kumpulkan
> uap airnya. dan biarkan uap air itu dingin. kumpulin aja embunnya.
thats it.
> 
> sebenarnya ini kan termasuk bentuk "penipuan" yg memanfaatkan
kekurang-tahuan calon
> pembeli/korban-nya?
> 
> what do you guys think?
> 
> --- Eri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Air hujan yang muni 100% mungkin udah ga ada lagi....
> > bahkan mungkin sewaktu masih dalam bentuk awan aja udah
terkontaminasi zat2
> > kimia.
> > 
> > 
> > 
> > Salam,
> > Eri.


Kirim email ke