Betul sekali. Begitu pula gw mengartikannya.

Itu adalah sebuah kekuatan kehendak. The power of Will

Di adalah "Penyebab" pertama.

 

So I refuse cyclic concept. Coz there was a moment of creation.

And there was a reason to create.

 

 

Salam,

Eri

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Ario Wirawan
Sent: Monday, September 24, 2007 1:58 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Re: Balasan: RE: Balasan: RE: Balasan: RE:
Effort vs Time, from A to B (was Bala

 

Sorry bagi yang nggak/kurang mengerti: Kun fayakun adalah ucapan Allah SWT
di Al Quran surat Yaasin yang artinya kurang lebih (please CMIIW) "Aku
berkata 'jadi' maka jadilah."

Dalam penafsiran orang Islam selama ini, kun fayakun ini identik dengan
kekuatan (kemampuan/kesanggupan) Allah untuk menciptakan sesuatu secara
instan. Tinggal petik jari "klik" maka langsung jadi. Itu aja sih.

Ario

_____ 

From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com]
On Behalf Of Ario Wirawan

Nggak ngerti... maksudnya?

Mencoba meng-elaborasi: sebetulnya kun fayakun itu memang eksklusif power
Allah. Yang gue maksud tinggal diciptain "ding" jadi gitu aja itu sebetulnya
HANYA dalam persepsi manusia kita saat ini yang masih terkungkung
keterbatasan dimensi dan persepsi linier. Pada saat kita sudah berevolusi ke
tahap berikutnya, mungkin sebetulnya nggak kun fayakun juga. Sebetulnya ada
proses yang rumit juga (walaupun berbeda dari proses "manual" yang kita
kenal sekarang ini). Tapi proses rumit itu nggak kelihatan oleh persepsi
linier manusia saat ini (yang belum berevolusi), makanya kelihatannya "ding"
langsung jadi gitu aja.

Analoginya, biar nggak bingung: Orang purba yang sudah bisa menyalakan api
dengan menggesekkan batu, melihat kita menyalakan api dengan lighter pasti
bingung. Kok begitu instan tinggal tekan tombol langsung menyala. Dia kan
nggak tahu di balik ke"instan"an tadi ada proses gesekan batu api dengan
gerinda, ada proses pembukaan katup gas sehingga gas keluar dari wadahnya,
dan ada proses gas terbakar oleh percikan batu api dan menyala menjadi api.

Ario

[Non-text portions of this message have been removed]

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke