Dari berita disebutkan ketujuh pendaki ini dari Lombok, memasuki pendakian Rinjani tanpa mendaftarkan diri ke pos TN, memakai jalur yang tidak familiar, kurangnya persiapan diri dan kemampuan survival.
Saya hanya menyayangkan anak2 muda dengan semangat menggebu untuk unjuk diri tapi sepertinya kurang diberi wawasan tentang safety. Kegiatan adventurer seringan apapun mengandung resiko. Yang pasti kesiapan kita untuk menghadapi kemungkinan2 yang tidak terduga. Cuaca buruk, tersesat, sakit dsb. Safety bukan berarti nilai petualangan berkurang. Mendaftar di jagawana berarti membantu petugas TN menjaga pendaki, menghitung jumlah pengunjung, melihat tingkat kerusakan alam yang mungkin terjadi, membantu masyarakat setempat dll. It's care about other's people. Salam, Ambar --- In [email protected], Aris <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > turut berduka cita, atas tewasnya temen-temen kita di gunung rinjani, > saya setuju dengan pendapat mu, walaupun seperti biasa terkadang kalau > sudah di gunung, semua ego-sentris harus di keluarkan atau sengaja atau > tampa sengaja si ego nongol juga. > >
