Dalam perjalanan bis udara yang megal-megol saya nonton sebuah film  
dokumenter berjudul First Contact. Menarik karena bercerita tentang  
pedalaman Papua dengan suku terasing. Seorang Amerika bernama Kelly  
Wolford membuka jasa guiding  membawa turis mencari suku terasing  
yang belum penah kontak dengan dunia luar.

Dari 'First Contact' terlihat reaksi orang asli terhadap 'pendatang'  
ini. Tidak bersahabat karena sebenarnya memasuki wilayah kekuasaan  
suku, bahkan cenderung membahayakan nyawa. Lantas pertanyaan etis  
muncul. Apakah ini dibenarkan atas nama eco-tourism? Benarkan mereka  
itu betul2 suku terasing atau hanya bagian dari pertunjukkan besar?  
Benarkah kita masih dibuai romantisme petualangan seperti abad20an?

Usaha Kelly ini tentu saja dikecam oleh anthropogist seperti Roger  
Sandall. Bahkan dua turis yang diajaknya beberapa tahun lalu sempat  
meragukan ke-aslian pertemuan pertama itu. Fiona Watson dari Survival  
International bahkan menasehati para turis yang merindukan  
petualangan adventurer sebaiknya menyadari resiko tindakan mereka.

Hari ini  (12 Sept 2007 EST time) PBB mengumumkan deklarasi  
melindungi suku2 terasing. Walau sempat ditentang negara2 besar  
seperti Canada, Australia, New Zealand dan US. Suku terasing ini  
berhak untuk menentukan nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia  
berdasar mereka sendiri. Rasanya kita (ie. modern society dengan  
nilai2 kemanusiaan) tidak berhak lagi memaksakan 'keberadaban' kepada  
suku terasing.

Hanya sebagai renungan buat temen2 yang masih ingin melihat Baduy,  
Dayak atau suku2 pedalaman lainnya.


Sumber :
First Contact Expedition Kelly Wolford
http://www.papua-adventures.com/first-contact.html

News feeds dari AFP
UN General Assembly backs indigenous peoples' rights
http://afp.google.com/article/ALeqM5ixWgtCGxM1ZSp0cA7qDku9h87pRA



Salam,
Ambar

Cerita Ambar
http://ambarbriastuti.blogspot.com
http://www.flickr.com/photos/ambarbriastuti/
Adventures. Backpacking. Photography.





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke