Saya tertarik dengan Ultralight Backpacking, tapi kalau mau di sediakan
semua alatnya, harganya Mahaall nya minta ampun,
Untuk tenda saja, rata2x harganya diatas 2 juta.

Mungkin, kalau di indonesia, model Ndeso travelling..  Sleeping Bag dig anti
sarung bag,
Terus tenda diganti dengan tidur di alam bebas tampa tenda.

Tapi, resikonya tinggi!

Saya masih pusing mikiran Berpetualang Murah dan Ringan!?   Backpacker bule
juga bilang alat-alat Backpacking itu mahal..apalagi yang ultralight.

Salam
ARIS



-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of n0nesee
Sent: Friday, June 20, 2008 2:54 PM
To: [email protected]
Subject: [indobackpacker] Re: apa beda backpacker sama tourist?

kalau dari wiki sih, backpaking ada 3 tipe,
yang suka outdoor (gunung, hutan etc), yang suka kunjungan kota
(city-traveling), trus yang
lenggang kangkung.. alias light backpaking.
(http://en.wikipedia.org/wiki/Backpacking)

disana dibilang, dasarnya backpaking dateng karena orang yang pengen
berpetualang murah (nggak mau mahal) karena itu juga males berat-berat
bawa koper (makannya ada istilah back-pack), mokonya minimalist laa,
kalau bawa tas gede nanti malah emosian pengen ngisi (belanja) jadinya
diluar dari inti backpacking itu sendiri = murah meriah
jadi intinya: 
nggak mahal dan nggak berat

saya pernah kedatengan temen perempuan yang cuma bawa tas backpack
kecil tapi udah jalan-jalan sepertiga dunia. 
saya sendiri banyak liat group yang bawa seisi dapur pas trekking
gunung gede, emang sih mereka bakal kemping 3 hari, cuman ukuran
puluhan liter backpack buat begitu keknya agak terlalu deh :(

sejarah backpaking sih dari para hippies yang memutuskan berpetualang
dengan bareng-bareng dalam group (rame-rame), supaya bisa menghemat
biaya (patungan bayar kereta kuda), begitu sampai tujuan mereka
jalanin kehidupan seperti layaknya orang lokal (nggak pake makan
direstauran kayak turis (ini kali yang membedakan mereka dan lainnya),
 mereka milih makan di warteg, de el el) dan bertahan hidup dengan
bergaul bersama orang-orang lokal, karena mereka lebih tau harga murah
dibanding pendatang.

pendek kata, kalau kamu berfikir berpetualang harus murah dan ringan,
yaa... berarti udah berfikir perjalanan secara backpacker.

--- In [email protected], Fey K <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> ikutan jug..
> tapi ini dari sudut pandang pribadi..
> backpakers dan turis pada dasarnya sama, yang membedakan mungkin klo
backpacker lebih pada  jiwa petualangan  dalam mengexploitasi suatu
tempat...entah mendatangi tempat wisata yang sudah dikenal atau
menyusuri lorong-lorong kampung di suatu tempat..
> 
> Piss
> /Fe!
> 

Send instant messages to your online friends http://asia.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke