Dear all,

 

Terima kasih kepada semua teman2 yg sudah memberi info nya yg sangat
berguna, saya baru saja kembali dari Kaltim..alhamdulillah perjalanan sangat
menyenangkan :)

 

Mohon maaf mbak Hikmah, aku ga sempet mampir Balikpapan berlama2, jadi ga
bisa ketemuan dengan mbak, moga2 lain waktu aku dapat kesempatan lagi ya J
terima kasih banyak untuk tawarannya yg begitu bersahabat.

 

Dari Samarinda saya naik mobil ke Kedang Pahu (Muara Lawa) tepatnya ke Desa
Lambing, perjalanan sekitar 7 jam. Jalanan sudah lumayan bagus, cuma waktu
awal2 dari Tenggarong selama 2 jam-an goncang2 dikit hehe. Kalau 2 tahun y.l
sih katanya hancur banget, sampai2 kalau pas banjir bisa nginep di mobil di
jalan karena ga bisa maju (mesti pake mobil off road kali ya). Saya nginap
di Desa Lambing ini di rumah penduduk, sempat muter2 ke Damai naik "ces"
(perahu motor). Juga jalan2 ke tempat2 sekitarnya seperti Cempedas, Jengan
Danum, Keay, Barong Tongkok, Nyuatan, dan tentu saja ke Kersik Luway.

 

Di Kersik Luway, anggrek hitam sedang tidak musim berbunga, tapi ketemu juga
beberapa pohon yang sedang berbunga walau tempatnya tersembunyi sekali, juga
melihat Kantong Semar. Indah sekali bunga Anggrek Hitam itu, unik, walau
saya salah sangka, saya kira keseluruhan bunga nya berwarna hitam ternyata
berwarna hijau dan ada bagian2nya yg berawarna hitam.

 

Kembali ke Samarinda saya menggunakan kapal (taxi air) dari Pelabuhan Melak.
Walau perjalanan memakan waktu 2x lipat (14 jam), tapi sangat menyenangkan
dan ga kerasa, bisa melihat sunrise dan sunset di Sungai Mahakam. Berangkat
dari Pelabuhan Damai pk. 18.30 WITA sampai di pelabuhan Sei Kunjang
Samarinda pk. 09.00 WITA. Harga tiket 120.000,- di dek atas, dapat kasur
lipat.

 

Di Samarinda sempet makan buah Lai (katanya cuma ada di Kaltim ?) yg mirip
duren dan enak banget juga . cuma kayaknya harganya masih mahal tuh, di
Samarinda aja Rp.20.000,-/ buah. Masa' di hulu aja malah harganya
Rp.100.000,- / 3 buah pdhal yg belikan juga penduduk asli sana lho. Ga
sempet makan duren, abis mahalnya amit2.masa' Rp. 40.000,-/buah, yah
mendingan beli duren di Bogor :( Katanya sih karena belum panen raya . wah
berarti lain kali kalo ke Kalimantan harus di-pas-in panen raya duren.

Trus sempet juga ke Desa Adat di Pampang, cuma kebetulan saya datangnya hari
Senin jadi ga ada pertunjukan seni.

 

Di Balikpapan, sambil nunggu pesawat ke Jakarta sore, saya ke Jembatan
Kariangau yang dibuat dari Kayu Ulin. Ternyata bukitnya sedang ditutup
karena sedang perbaikan jalan. Kami maksa masuk, dan dipersilahkan oleh
penjaganya karena kebetulan mitra saya adalah mitra dekat Inhutani dan kami
datang dengan kendaraan off road, eh udah sampai tengah jalan tetap aja ga
bisa terus karena perbaikan jalannya udah mau dimulai (udah dipasang besi
cor-cor-an) hehe.kualat tuh abis maksa. Rencananya daerah itu ditutup sampai
tahun depan (ga tau bulan apa) . jadi yaaa.. berdoa supaya segera bisa
jalan2 ke Kaltim lagi :)

 

Selamat Idhul Adha 1429 H .

 

Salam,

Mayang

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Teguh Sudarisman
Sent: Friday, November 21, 2008 12:14 PM
To: bonjopii; [EMAIL PROTECTED]; En Hikmah
Cc: Bolsa Nusantara; [email protected]
Subject: Re: [indobackpacker] Mohon info: Penginapan murah di Balikpapan &
Samarinda, juga perjalanan ke Kedang Pah

 

Mungkin saya bisa menambahkan sedikit. 

Kedang Pahu merupakan nama sungai, cabang dari Sungai Mahakam. Di muara
sungai ini ada desa, namanya Muara Pahu, yang menjadi tempat monitoring
pesut mahakam oleh Yayasan Konservasi RASI. Ada beberapa penginapan
sederhana di sini, namun yang paling sering disinggahi adalah Penginapan
Anna (Tel: +62 812 5517379).

Untuk ke Muara Pahu bisa naik taksi (angkutan umum) air dari Terminal Sei
Kunjang, Samarinda. Kapal berangkat jam 7 pagi dan biaya ke Muara Pahu
sekarang Rp 120.000. Lama perjalanan sekitar 16,5 jam (!), bukan 10 jam.
Kalau dari Muara Pahu ke Sei Kunjang biasanya lebih cepat, sekitar 12 jam.
Kapal yang dari Muara Pahu (malam sekitar jam 8-8.30) biasanya juga mampir
ke Terminal Loajana di Samarinda Seberang, sebelah barat Sei Kunjang, di
mana orang-orang lalu bisa naik bis ke Balikpapan. Namun kapal dari Sei
Kunjang TIDAK SELALU mampir ke Loajana ini, jadi lebih baik kalo dari
Samarinda naik taksi airnya dari Sei Kunjang. 
Kalau ke Muara Pahu, mungkin ada baiknya mampir ke Melak (4 jam lagi ke
hulu), lalu ke hutan konservasi anggrek di Kersik Luway. Mungkin artikel di
link ini bisa menjadi ide:

http://sudarisman.multiply.com/journal/item/14/Black_Orchid_Crown_Jewel_of_B
orneo

Semoga membantu.

Tg

Kirim email ke