ikut komentar juga deh...boleh kaaaan.........

sebagian besar pendapat saya udah dikemukakan sama bro aris ....cuma saya ingin 
sekedar meluruskan......

dikalangan pendaki ada perbedaan antara nekat dengan berani yang bertanggung 
jawab.....nekat seringkali dilakukan oleh para pendaki2 atau penggiat kegiatan 
alam bebas yang tidak memiliki pengetahuan mengenai tekhnik2 melakukan kegiatan 
dia lama bebas..sedangkan berani yang bertanggung jawab berarti tiga hal yang 
digunakan yaitu OON (Otak,Otot,Nyali)...nah ketika para penggiat alam bebas 
melakukan hal nekat...hasilnya adalah peristiwa yang kemarin....yang perlu 
diketahui bahwa kemarin yang bikin geger adalah satu orang simpatisan yang 
BUKAN ANGGOTA MAPALA . orang tersebut summit attack ke puncak sendirian 
meninggalkan rekan2 MAPALA yang lain dan sampai dipuncak mengirimkan SMS yang 
bikin geger. untuk diketahui rekan2 Yarsi yang 6 orang pun sempat mengirimkan 
SMS memberitahukan bahwa mereka sudah sampai puncak dengan selamat dan 
perbekalan masih banyak.... para anggota MAPALA ataupun KPA (kelompok Pencinta 
Alam) dibekali
kemampuan2 bertahan hidup di hutan serta resiko2 dari melakukan
kegiatan alam bebas.........jadi mereka diajarkan untuk tidak takabur, 
bertindak pake OTAK dan mengandalkan seluruh keterampilan yang 
dimiliki.......organisasi pencinta alam juga berlatih tidak hanya sekali dua 
kali...ada yang per organisasi ada yang gabungan.......ada Gladian Pencinta 
Alam Se-Indonesia (ajang pertemuan organisasi penggiat lam bebas serta latihan 
bersama), di MAPALA ada TWKM (Temu wicara dan kenal medan MAPALA se-Indonesia) 
dimana pada dua even tersebut adalah ajang kita semua saling berbagi 
pengetahuan serta evaluasi kejadian2 ketika melakukan kegiatan alam 
bebas....bukan cuma kongkow2 dan hehehehe gak jelas.......disana semua saling 
belajar, (tak peduli walaupun kegiatan itu tak pernah diekspos media...kalaupun 
ada yang meliput paling cuma kolom kecil aja...foto dan keterangan 
dibawahnya).....selain itu mereka pun memiliki kode etik pencinta alam 
se-indonesia yang disyahkan bersama pada gladian ke 14 thn 1984 dan wajib 
dipatuhi oleh
 seluruh penggiat alam bebas....jadi klo ada yang mengalami musibah ketika 
melakukan kegiatan alam bebas, apakah rock climbing, caving ataupun 
mountainerring semua itu adalah MUSIBAH yang tak pernah diduga 
kejadiannya.......yang terpenting adalah kita tetap melakukan safety procedure 
dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa.....

mohon koreksi bila salah
Salam Rimba & Lestari



 Pada Kam, 5/2/09, Aris <[email protected]> menulis:
Dari: Aris <[email protected]>
Topik: RE: [indobackpacker] Pendaki Gunung Hilang
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 5 Februari, 2009, 9:26 AM











    
            Boleh ikut komentar?



Saya sendiri melihat pendakian di musim hujan adalah sebuah tantangan,

apalagi medannya semakin sulit. Kendalanya dan resiko,  saya pikir teman2x

pendaki sudah memprediksi semua itu.



Persoalan utama?   Ada yang satu yang hilang, tapi ada 99 yang tetap safety

dan pulang dengan nyaman, setelah menjelajah medan sulit!

Di Indonesia, saya melihat 1 yang hilang, media seperti mau kiamat!  Semua

memberitakan. . dan kalau ada 99 yang sukses, tak ada beritanya.



Sama seperti ketika kita menilai 1 x buruk seolah-olah melupakan 99 yang

baik.



Saya lupa edisi ke Berapa, NG (national Geography)  menurunkan tulisan keren

" Pendaki Polandia"   mereka mendaki gunung2x diatas 7000 m  di saat 99

mengatakan, Bulan itu tak mungkin ada pendakian. Hasilnya mereka sukses di

pendakian Musim dingin. Suhu bisa -43c



Kembali ke Indonesia!   Di Indonesia, bulan tersulit atau istilah saya

"Musim kurang baik dan kurang rekomendasi"  antara Nop - Mar,  bulan ini

bukan karena Musim hujan yang bikin Banjir dimana-mana, tapi juga Badai yang

begitu cepat.



Pertanyaannya?   Disini anda harus belajar menyelinap di antara Hujan atau

Badai, tentu harus tetap bisa bepikir Baik, Otak masih berfunsi dan bisa

mengambil keputusan yang terbaik.



Membaca komentar ini, saya kok 2 kali ke salak, nggak nemu kawah beracunnya?

Setau saya Gunung Salak dipuncaknya hanya ada 1 Kuburan dan dikeramatkan,

kawahnya sendiri ad adi Kawah Ratu.



Dalam hati hanya mikir atau berandai2x.

Kalau gunung di tutup untuk semua bentuk pendakian, ya sebaiknya tak di

langgar!  Begitu juga kadang kita harus menghormati Rummor penduduk Lokal,

Misalnya "jangan naik ke Gunung Pangrango Malam Hari, karena masih ada

Macan?   Setelah saya coba, ternyata bukan ada Macan, tapi jalurnya kalau

malam sulit terlihat"



Kalau saya boleh kasih komentar lagi?  Bagaimana bisa belajar survival

sungguhan kalau belum pernah tersesat?



Semua kembali berpulang ke Pendaki Masing2.



Tahun lalu, saya sempat menolong kawan pendaki yang sudah mau Mati di trek

semeru, saya bilang.. Baru Hampir Mati, tapi kan belum mati??

Wong diem dirumah juga bisa Mati kok.



Musuh Paling Menakutkan selama saya menyukai petualangan adalah Membunuh

Ketakutan.



Salam

ARIS

Adventure log see at www.exploredesa. com/ndeso



-----Original Message-----

From: indobackpacker@ yahoogroups. com [mailto:indobackpacker@ yahoogroups. com]

On Behalf Of irwan utomo

Sent: 04 Februari 2009 17:53

To: IBP; Putrimona Minarosa

Subject: Re: [indobackpacker] Pendaki Gunung Hilang



Gunung salak itu salah satu gunung berbahaya buat didaki. Kadang orang

menganggap enteng ketinggian nya yg cumna sekitar 2 rbuan M DPL, jauh di

banding gede pangrango yg 3 rb an M DPL. Gunung salak berbahaya karena cuaca

di sana yg cepat sekali berubah, badai yg sering menerjang puncaknya sampai

asap beracun krn merupakan salah satu gunung yg aktif



--- On Wed, 2/4/09, Putrimona Minarosa <putrimonam502@ gmail.com> wrote:



> From: Putrimona Minarosa <putrimonam502@ gmail.com>

> Subject: Re: [indobackpacker] Pendaki Gunung Hilang

> To: "IBP" <indobackpacker@ yahoogroups. com>

> Date: Wednesday, February 4, 2009, 8:53 AM

> Dua kelompok mahasiswa pecinta alam sudah diketemukan oleh

> team sar

> plus dibantu pihak pihak lainnya dan selamat.

> saya ingatnya : 6 mahasiswa kedokteran Uini Yarsi tersesat

> ketika

> mendaki gn Salak.....ditemukan di daerah tn Halimun

> awal pendakiannya juga salah pilih krn tempat tsb udah

> dtutup yaitu

> Cimelati.

> 

> yang satu lagi, lupa,  ada koq di Metro  kemarin,  Selasa 

> sore

> 

> cuaca -gini hari,enakan juga dirumah.

> 

> 

> Mona

> 

> 

> 

> On 2/4/09, david.d.nanulaitta@ exxonmobil. com <

> david.d.nanulaitta@ exxonmobil. com> wrote:

> >

> >

> >

> > Dear All,

> > Baru-baru ini kita dikejutkan dengan hilangnya

> beberapa mahasiswa di dua

> > tempat, Gunung Halimun dan Merapi (saya agak lupa).

> Mahasiswa yang masih

> > berumur 18-21 tahun ini melakukan ekspedisi pendakian

> pada saat yang kurang

> > tepat. Cuaca yang tidak mendukung saat pendakian

> diabaikan, bahkan larangan

> > dari petugas juga dilanggar. Padahal kalau dilihat

> mereka

> > mahasiswa-mahasiswa dari universitas yang mempunyai

> organisasi pencinta

> > alam yang sudah memiliki integritas di kalangan

> organisasi pencinta alam

> > lainnya. Entah, arogan atau tidak tahu prosedur

> pendakian sehingga mereka

> > tetap melanjutkan pendakian meski dilarang. Sayang

> sekali mereka tidak

> > belajar kepada yang lebih senior.

> >

> > regards,

> >

> > David D Nanulaitta

> > 021-71203944

> > 08129413054

> > ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~

> > Wisma GKBI lt.31

> > 021-5740707 ext 1706

> >

> > 

> >

> 

> 

> [Non-text portions of this message have been removed]

> 

> 

> ------------ --------- --------- ------

> 

> Indonesian Backpacker Community

> visit our website at http://www.indoback packer.com atau

> bisa juga di http://www.backpack er-indonesia. info/

> 

> 

> Silakan membuka arsip milis

> http://groups. yahoo.com/ group/indobackpa cker/   untuk

> melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

> 

> No SPAMMING or forwarding unrelated messages.

> Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari Jumat. 

> 

> Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak

> perlu dan kutip bagian yang perlu saja

> 

> Milis Indobackpacker tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk

> menghindari virus dan menghemat bandwidth.

> 

> Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

> 

> - Satu email perhari: indobackpacker- dig...@yahoogrou ps.com

> - No-email/web only: indobackpacker- nom...@yahoogrou ps.com

> - menerima email: indobackpacker- nor...@yahoogrou ps.com

> - berhenti dari milist kirim email kosong :

> indobackpacker- unsubscribe@ yahoogroups. com

> - Begabung kembali ke milist kirim email kosong :

> indobackpacker- subscribe@ yahoogroups. comYahoo! Groups Links

> 

> 

> 



------------ --------- --------- ------



Indonesian Backpacker Community

visit our website at http://www.indoback packer.com atau bisa juga di

http://www.backpack er-indonesia. info/



Silakan membuka arsip milis http://groups. yahoo.com/ group/indobackpa cker/

untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.



No SPAMMING or forwarding unrelated messages.

Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari Jumat. 



Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip

bagian yang perlu saja



Milis Indobackpacker tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari virus

dan menghemat bandwidth.



Cara mengatur keanggotaan di milis ini :



- Satu email perhari: indobackpacker- dig...@yahoogrou ps.com

- No-email/web only: indobackpacker- nom...@yahoogrou ps.com

- menerima email: indobackpacker- nor...@yahoogrou ps.com

- berhenti dari milist kirim email kosong :

indobackpacker- unsubscribe@ yahoogroups. com

- Begabung kembali ke milist kirim email kosong :

indobackpacker- subscribe@ yahoogroups. comYahoo! Groups Links



Send instant messages to your online friends http://asia. messenger. yahoo.com 


 

      

    

           
  
    
        
         
        
        








        


        
        


      Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi! Yahoo! 
memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba! 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke