Saya setuju dengan Opini nya Mas Yulius, tentang Pandangan orang asing tentang indonesia begitu buruk. Tahun ini, di akhir penghujung taun, kalau boleh share saya nenami turist asing asal US, UK, GB, FR, CZEK, RU, FL, BE, AU, MY, KR
Ketika datang ke indonesia, mereka umumnya terheran-heran, apa yang mereka baca di media bertolak belakang dengan Apa yang mereka lihat ketika datang ke Indonesia. Tapi, tak semuanya benar.. Saya pernah juga temani turis yang mau lihat sisi lain Indonesia, POOR... agak beresiko, tapi ya inilah indonesia, walaupun kebanyakan Saya lebih banyak membawa turist asing ke desa2x, karena saya bisa bilang 100% bebas Crowded, 100% quite, 100% bebas dari kejaran penjaja Barang Souvenier dan tawaran trip2x murah...hehe! Kebanyakan yang saya bawa, mereka akan Komplain ketika visit Borobudur + Prambanan kalau di Jawa,... word titipanya just say "No Thank You" walaupun tetap di kejar2x..... (polisi Pariwisata, mestinya tugasnya ngatur tentang ini...hehehe", jangan Cuma nongkrong doang" Indonesia terkenal dengan Tour paling murah di dunia, karena kompetisi sesama pekerja pariwisata saling merusak! Dan saling mematikan.. Berujung pada Para pekerja yang akhirnya di bayar dengan Upah yang sangat Rendah, malah lebih rendah dari Tukang cuci Mobil.. Beberapa daerah memang tidak selalu aman utk Travelling di indonesia, contohnya. BUKU LP, menulis, perjalanan ke Tangkahan anda harus berjuang melawan CALO di terminal Medan, walaupun selepas itu, anda akan di sambut sangat Ramah! Begitu juga... ada di beberapa tempat lain, contoh.. kalau ke NTT, anda juga akan di buntuti preman, nggak peduli turist Lokal atau Asing, Orang lokal juga di Mangsa! Travelling di Java, kalau memilih Private Tour, anda bebas dari uwelan2n, tapi kalau Naik Bus, saya melihat Orang Jawa sudah mulai menghilangkan Budaya Teposaliro... mereka tak peduli lagi IBU + anak bayi yang gendong, harus berdiri di BUS selama perjalanan missal Jakarta YOGYA- SBY... di musim liburan sekolah! Nah, cerita tentang Pandangan asing tentang Indonesia, ini kesalahan terbesar di Kawan2x PERS, karena Jumlah berita buruk yang cetak atau publish, terlalu banyak di bandingkan Jumlah tentang Kebaikan dan keramahan juga tentang Budaya dan Hidupan Damai di Indonesia. Saya biasanya jelaskan ke turist, Media terlalu membesarkan2x berita buruk, ini yang di kutip media2x di Negara mereka, makanya bacaan yang mereka baca pun... isianya BOM Meledak, Banjir Bandang, GEmpa BUMI, ... padahal gempa di Padang, seolah2x Indonesia keseluruhannya kena Gempa! (saya sempat sampai turist membatalkan datang, hanya karena BOM di Jakarta, walaupun saya jelaskan.. we are not visiting Jakarta, because our trip will visit some eco village..hehehe)... untung, di recommended sama turist yang pernah saya bawa, jadinya dia tetap datang.... dan mereka percaya, Indonesia tak seperti di Media Cetak atau TV, atau Koran Online. Let' go Kenali Indonesia dalam sisi Positif...dan kedamainnya... Salam ARIS -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of wily julius Subject: [indobackpacker] Pandangan orang Asing Malam ini saya menemani orang seorang teman dari Bangladesh. Dia sudah berkeliling ke 16 negara. selama ini menurutnya Indonesia ini negara yang dipenuhi oleh orang radikal. karena dia hanya melihat melalui pemberitaan pers. ternyata saat saya bawa keliling Jakarta, dia sangat terpesona dengan keramahan orang Indonesia. saya jelaskan padanya orang garis keras, sangat-sangat sedikit di Indonesia. Mayoritas rakyat Indonesia sangat ramah & welcome terhadap orang asing. saya jelaskan juga, jika dia ingin mencicipi makanan aneh-aneh seperti aneka masakan dari ular, buaya, tikus (paniki) dll. bisa dicoba di Indonesia (kebetulan dia bukan Muslim). Muslim Indonesia sangat menghargai perbedaan itu, mereka tidak masalah dengan makanan 'terlarang' (haram bagi orang Islam) yang disantap oleh orang dari golongan agama lain. Selain itu saya katakan apa yang kamu ketahui dari brosur, hanyalah sebagian kecil dari Indonesia. banyak bagian Indah dari negeri ini yang tidak pernah ada dalam brosur yang dikeluarkan pemerintah. Dia sangat tertarik mendengar semua hal itu. dia mengatakn akan memberitakan hal ini kepada kawan-kawan dari berbagai negara. sekian berita dari saya.... trims Willy [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------
